konflik myanmar
30cards

konflik myanmar

Updated 11 Juli 2018 23:18
  1. Myanmar Buka Peluang Akhiri Konflik Bersenjata
  2. Pengadilan Tuntut Wartawan Reuters dengan UU Rahasia Negara
  3. Palang Merah Nilai Myanmar Belum Siap Terima Rohingya
  4. Sekjen PBB Mendengar Banyak Cerita Pilu di Kamp Rohingya
  5. Rohingya Takut Pulang, Kamp Transit Myanmar Sepi
  6. Amnesty: Panglima Militer Myanmar Bersalah atas Kejahatan Kemanusiaan
  7. Myanmar Pecat Satu Jenderal Terkait Krisis Rohingya
  8. 12 Pengungsi Rohingya Tewas Tertimbun Tanah Longsor
  9. PBB dan Myanmar Sepakati Pemulangan Rohingya
  10. Sejumlah Rohingya Pulang secara Sukarela ke Myanmar
  11. Din Syamsuddin Temui Aung San Su Ki
  12. Amnesty Internasional Sebut ARSA Bantai Warga Hindu Rakhine
  13. Serangan Pemberontak di Myanmar Tewaskan 20 Orang
  14. Bentrokan Militer Myanmar dan Pemberontak Tewaskan 19 Orang
  15. PBB akan Tekan Myanmar Terkait Keselamatan Rohingya
  16. Ribuan Orang Melarikan Diri dari Bentrok di Myanmar Utara
  17. Perwakilan DK PBB Masuk ke Rakhine Selidiki Kasus Rohingya
  18. Perjanjian Repatriasi Rohingya Masih Belum Jelas
  19. Bangladesh Tampik Klaim Myanmar Pulangkan Satu Keluarga Rohingya
  20. Kamp Pengungsi di India Terbakar, Ratusan Rohingya Telantar
  21. Keluarga Pertama Rohingya Direpatriasi ke Myanmar
  22. Myanmar Janji Prioritaskan Repatriasi Rohingya
  23. Bantai Rohingya, Tujuh Prajurit Myanmar Dibui 10 Tahun
  24. Lima Pengungsi Rohingya Diselamatkan Nelayan Indonesia
  25. Filipina Siap Terima Pengungsi Rohingya
  26. Malaysia Cegat Kapal Pengungsi Rohingya
  27. Myanmar Mulai Terbuka pada PBB
  28. Bangladesh Relokasi 100 Ribu Rohingya ke Lokasi Baru
  29. Myanmar Hanya Izinkan 374 Rohingya Masuk Kembali
  30. Penyelidik PBB Salahkan Facebook Sebarkan Kebencian Rohingya
  • Card 12 of 30
Internasional

Amnesty Internasional Sebut ARSA Bantai Warga Hindu Rakhine

Sonya Michaella    •    23 Mei 2018 11:21

Warga Hindu Rakhine yang selamat dari pembantaian ARSA. (Foto: Andrew Stanbridge/Amnesty International) Warga Hindu Rakhine yang selamat dari pembantaian ARSA. (Foto: Andrew Stanbridge/Amnesty International)

Rakhine: Amnesty Internasional mengeluarkan bukti baru terkait bentrokan di Rakhine, Myanmar, yang menyebabkan hampir satu juta etnis Rohingya melarikan diri ke perbatasan Bangladesh.

"Bukti yang dikumpulkan di Rakhine menunjukkan adanya pembantaian mengerikan kelompok bersenjata Rohingya terhadap komunitas Hindu di Rakhine," sebut laporan dari Amnesty yang diterima Medcom.id, Rabu 23 Mei 2018.

Setidaknya, 99 warga Hindu Rakhine -- terdiri dari perempuan, laki-laki serta anak-anak -- tewas dan hilang pada Agustus 2017.

Berdasarkan puluhan wawancara yang dilakukan di sana dan di perbatasan di Bangladesh, serta bukti foto yang dianalisis oleh ahli patologi forensik, Amnesty Internasional mengungkapkan bagaimana para militan Arakan Rohingya Salvation Army (ARSA) menebarkan ketakutan di antara umat Hindu dan komunitas etnis lainnya dengan melakukan serangan brutal.

"Investigasi terbaru kami di lapangan mengungkapkan pelanggaran HAM oleh ARSA, yang sebagian besar tidak dilaporkan, selama sejarah gelap negara bagian Rakhine belakangan ini," tambah laporan tersebut.

Amnesty Internasional pun meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk segera mengirim tim untuk menyelidiki lebih dalam kasus pembantaian tersebut. 
 
"Kekejaman ini sama pentingnya dengan kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan oleh pasukan keamanan Myanmar di Rakhine utara," tambah laporan tersebut.

ARSA disebut menyerang komunitas Hindu di Desa Ah Nauk Kha Maung Seik, sekelompok desa yang dikenal sebagai Kha Maung Seik di Kota Maungdaw utara. Pada saat serangan, penduduk desa Hindu tinggal di dekat penduduk desa Rohingya, yang mayoritas Muslim. Penduduk desa Rakhine, yang sebagian besar beragama Buddha, juga tinggal di daerah yang sama.

Serangan berikutnya terjadi pada 26 Agustus 2017, anggota ARSA membunuh enam orang Hindu — dua wanita, seorang pria, dan tiga anak — dan melukai wanita Hindu lainnya di pinggiran kota Maungdaw, dekat desa Myo Thu Gyi.

konflik myanmar
30cards

konflik myanmar

Updated 11 Juli 2018 23:18
  1. Myanmar Buka Peluang Akhiri Konflik Bersenjata
  2. Pengadilan Tuntut Wartawan Reuters dengan UU Rahasia Negara
  3. Palang Merah Nilai Myanmar Belum Siap Terima Rohingya
  4. Sekjen PBB Mendengar Banyak Cerita Pilu di Kamp Rohingya
  5. Rohingya Takut Pulang, Kamp Transit Myanmar Sepi
  6. Amnesty: Panglima Militer Myanmar Bersalah atas Kejahatan Kemanusiaan
  7. Myanmar Pecat Satu Jenderal Terkait Krisis Rohingya
  8. 12 Pengungsi Rohingya Tewas Tertimbun Tanah Longsor
  9. PBB dan Myanmar Sepakati Pemulangan Rohingya
  10. Sejumlah Rohingya Pulang secara Sukarela ke Myanmar
  11. Din Syamsuddin Temui Aung San Su Ki
  12. Amnesty Internasional Sebut ARSA Bantai Warga Hindu Rakhine
  13. Serangan Pemberontak di Myanmar Tewaskan 20 Orang
  14. Bentrokan Militer Myanmar dan Pemberontak Tewaskan 19 Orang
  15. PBB akan Tekan Myanmar Terkait Keselamatan Rohingya
  16. Ribuan Orang Melarikan Diri dari Bentrok di Myanmar Utara
  17. Perwakilan DK PBB Masuk ke Rakhine Selidiki Kasus Rohingya
  18. Perjanjian Repatriasi Rohingya Masih Belum Jelas
  19. Bangladesh Tampik Klaim Myanmar Pulangkan Satu Keluarga Rohingya
  20. Kamp Pengungsi di India Terbakar, Ratusan Rohingya Telantar
  21. Keluarga Pertama Rohingya Direpatriasi ke Myanmar
  22. Myanmar Janji Prioritaskan Repatriasi Rohingya
  23. Bantai Rohingya, Tujuh Prajurit Myanmar Dibui 10 Tahun
  24. Lima Pengungsi Rohingya Diselamatkan Nelayan Indonesia
  25. Filipina Siap Terima Pengungsi Rohingya
  26. Malaysia Cegat Kapal Pengungsi Rohingya
  27. Myanmar Mulai Terbuka pada PBB
  28. Bangladesh Relokasi 100 Ribu Rohingya ke Lokasi Baru
  29. Myanmar Hanya Izinkan 374 Rohingya Masuk Kembali
  30. Penyelidik PBB Salahkan Facebook Sebarkan Kebencian Rohingya