konflik myanmar
30cards

konflik myanmar

Updated 18 Agustus 2018 14:50
  1. Rohingya Khawatir atas Rentetan Pembunuhan di Kamp Bangladesh
  2. Sekelumit Pengakuan Rohingya soal Operasi Militer Myanmar
  3. Myanmar Minta Bangladesh Tak Lagi Bantu Rohingya
  4. Tanah Longsor Tewaskan 5 Anak Rohingya di Cox's Bazar
  5. Myanmar Buka Peluang Akhiri Konflik Bersenjata
  6. Pengadilan Tuntut Wartawan Reuters dengan UU Rahasia Negara
  7. Palang Merah Nilai Myanmar Belum Siap Terima Rohingya
  8. Sekjen PBB Mendengar Banyak Cerita Pilu di Kamp Rohingya
  9. Rohingya Takut Pulang, Kamp Transit Myanmar Sepi
  10. Amnesty: Panglima Militer Myanmar Bersalah atas Kejahatan Kemanusiaan
  11. Myanmar Pecat Satu Jenderal Terkait Krisis Rohingya
  12. 12 Pengungsi Rohingya Tewas Tertimbun Tanah Longsor
  13. PBB dan Myanmar Sepakati Pemulangan Rohingya
  14. Sejumlah Rohingya Pulang secara Sukarela ke Myanmar
  15. Din Syamsuddin Temui Aung San Su Ki
  16. Amnesty Internasional Sebut ARSA Bantai Warga Hindu Rakhine
  17. Serangan Pemberontak di Myanmar Tewaskan 20 Orang
  18. Bentrokan Militer Myanmar dan Pemberontak Tewaskan 19 Orang
  19. PBB akan Tekan Myanmar Terkait Keselamatan Rohingya
  20. Ribuan Orang Melarikan Diri dari Bentrok di Myanmar Utara
  21. Perwakilan DK PBB Masuk ke Rakhine Selidiki Kasus Rohingya
  22. Perjanjian Repatriasi Rohingya Masih Belum Jelas
  23. Bangladesh Tampik Klaim Myanmar Pulangkan Satu Keluarga Rohingya
  24. Kamp Pengungsi di India Terbakar, Ratusan Rohingya Telantar
  25. Keluarga Pertama Rohingya Direpatriasi ke Myanmar
  26. Myanmar Janji Prioritaskan Repatriasi Rohingya
  27. Bantai Rohingya, Tujuh Prajurit Myanmar Dibui 10 Tahun
  28. Lima Pengungsi Rohingya Diselamatkan Nelayan Indonesia
  29. Filipina Siap Terima Pengungsi Rohingya
  30. Malaysia Cegat Kapal Pengungsi Rohingya
  • Card 9 of 30
Internasional

Rohingya Takut Pulang, Kamp Transit Myanmar Sepi

Willy Haryono    •    30 Juni 2018 11:07

Pengungsi Rohingya berada di area antara Myanmar dan Bangladesh. (Foto: AFP) Pengungsi Rohingya berada di area antara Myanmar dan Bangladesh. (Foto: AFP)

Rakhine: Kamp transit di Rakhine sudah dibangun pemerintah Myanmar untuk menyambut kembali 150 pengungsi Rohingya dari Bangladesh pada setiap harinya.

Namun kamp tersebut kosong melompong hampir setiap hari sepanjang pekan, seiring ketakutan dan kekhawatiran para Rohingya terhadap aksi kekerasan yang mungkin akan mereka terima kembali jika pulang ke Rakhine.

"Kami sudah siap menerima mereka kembali sejak Januari, saat kamp ini kami buka," ujar kepala imigrasi Win Khaing kepada sejumlah awak media di Nga Khu Ra, seperti dikutip dari AFP, Sabtu 30 Juni 2018.

Para pejabat imigrasi Myanmar menunggu Rohingya yang tak kunjung datang. Mereka hanya membolak-balik dokumen dan mempersiapkan peralatan biometrik, dan sesekali menyambut kedatangan delegasi atau jurnalis.

Kurang dari 200 Rohingya saat ini sudah kembali pulang ke Rahkhine. Jumlah tersebut sangat kecil dari sekitar 700 ribu yang melarikan diri dari operasi pemerintah di Rakhine pada Agustus.

Sejumlah wanita mengaku diperkosa pasukan keamanan Myanmar saat operasi perburuan militan berlangsung di Rakhine. Ada juga saksi mata yang mengaku menyaksikan eksekusi dan kekerasan keji lainnya oleh militer Myanmar terhadap Rohingya.

Perserikatan Bangsa-Bangsa menyebut operasi militer Myanmar di Rakhine dapat disebut sebagai pembersihan etnis. Myanmar membantah, dan mengaku hanya menjalankan operasi perburuan militan Arakan Rohingya Salvation Army atau ARSA.

April lalu, pemerintah Myanmar mendeklarasikan kepulangan seorang keluarga Rohingya ke Rakhine. Namun hal tersebut dianggap hanya 'atraksi' karena ternyata keluarga itu berasal dari area yang secara teknis masih bagian dari Myanmar.

konflik myanmar
30cards

konflik myanmar

Updated 18 Agustus 2018 14:50
  1. Rohingya Khawatir atas Rentetan Pembunuhan di Kamp Bangladesh
  2. Sekelumit Pengakuan Rohingya soal Operasi Militer Myanmar
  3. Myanmar Minta Bangladesh Tak Lagi Bantu Rohingya
  4. Tanah Longsor Tewaskan 5 Anak Rohingya di Cox's Bazar
  5. Myanmar Buka Peluang Akhiri Konflik Bersenjata
  6. Pengadilan Tuntut Wartawan Reuters dengan UU Rahasia Negara
  7. Palang Merah Nilai Myanmar Belum Siap Terima Rohingya
  8. Sekjen PBB Mendengar Banyak Cerita Pilu di Kamp Rohingya
  9. Rohingya Takut Pulang, Kamp Transit Myanmar Sepi
  10. Amnesty: Panglima Militer Myanmar Bersalah atas Kejahatan Kemanusiaan
  11. Myanmar Pecat Satu Jenderal Terkait Krisis Rohingya
  12. 12 Pengungsi Rohingya Tewas Tertimbun Tanah Longsor
  13. PBB dan Myanmar Sepakati Pemulangan Rohingya
  14. Sejumlah Rohingya Pulang secara Sukarela ke Myanmar
  15. Din Syamsuddin Temui Aung San Su Ki
  16. Amnesty Internasional Sebut ARSA Bantai Warga Hindu Rakhine
  17. Serangan Pemberontak di Myanmar Tewaskan 20 Orang
  18. Bentrokan Militer Myanmar dan Pemberontak Tewaskan 19 Orang
  19. PBB akan Tekan Myanmar Terkait Keselamatan Rohingya
  20. Ribuan Orang Melarikan Diri dari Bentrok di Myanmar Utara
  21. Perwakilan DK PBB Masuk ke Rakhine Selidiki Kasus Rohingya
  22. Perjanjian Repatriasi Rohingya Masih Belum Jelas
  23. Bangladesh Tampik Klaim Myanmar Pulangkan Satu Keluarga Rohingya
  24. Kamp Pengungsi di India Terbakar, Ratusan Rohingya Telantar
  25. Keluarga Pertama Rohingya Direpatriasi ke Myanmar
  26. Myanmar Janji Prioritaskan Repatriasi Rohingya
  27. Bantai Rohingya, Tujuh Prajurit Myanmar Dibui 10 Tahun
  28. Lima Pengungsi Rohingya Diselamatkan Nelayan Indonesia
  29. Filipina Siap Terima Pengungsi Rohingya
  30. Malaysia Cegat Kapal Pengungsi Rohingya