• Card 1 of 30
Internasional

Trump Bela Calon Hakim Agung yang Diterpa Isu Pemerkosaan

Willy Haryono    •    18 September 2018 11:59

Calon Hakim Agung AS Brett Cavanaugh berbicara di depan Komite Yudisial Senat AS di Washington, 5 September 2018. (Foto: AFP/SAUL LOEB) Calon Hakim Agung AS Brett Cavanaugh berbicara di depan Komite Yudisial Senat AS di Washington, 5 September 2018. (Foto: AFP/SAUL LOEB)

Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) tetap kukuh mempertahankan Brett Cavanaugh, tokoh pilihannya untuk mengisi jabatan Hakim Agung Amerika Serikat, di tengah isu pemerkosaan yang dilontarkan seorang profesor.

Kepala Komite Yudisial Senat AS Chuck Grassley membatalkan pemungutan suara terhadap Cavanaugh yang awalnya dijadwalkan Kamis mendatang.

Ia mengatakan Cavanaugh dan wanita yang melontarkan tuduhan, Christine Blasey Ford, akan bersaksi di bawah sumpah pada Senin mendatang. 

Ford adalah seorang profesor asal Universitas California. Ia mengaku nyaris diperkosa Cavanaugh saat mereka berdua masih remaja.

Baca: Seorang Wanita Mengaku Nyaris Diperkosa Calon Hakim Agung AS

Trump menilai situasi saat ini sebagai "penundaan sementara," dan meyakini Cavanaugh tidak akan pernah mundur dari pencalonannya sebagai Hakim Agung AS.

"Hakim Cavanaugh adalah salah satu orang terbaik yang pernah saya kenal," tutur Trump kepada awak media di Gedung Putih, seperti dilansir dari kantor berita AFP, Selasa 18 September 2018.

"Dia bahkan tidak mempunyai sedikit pun cela dalam catatannya (sebagai hakim)," lanjut dia.

Sang presiden tidak mengomentari secara langsung mengenai klaim dari Ford terhadap Cavanaugh, yang menyebut percobaan pemerkosaan itu terjadi pada 1982.

Kavanaugh membantah keras tuduhan Ford, dan mengaku siap bersaksi untuk mengklarifikasi semuanya. 

"Saya tidak pernah melakukan apa yang dituduhkan -- baik terhadap dia atau orang lain," ungkap Cavanaugh.