amerika serikat
30cards

amerika serikat

Updated 20 September 2018 20:10
  1. Trump Sarankan Spanyol Bangun Tembok di Perbatasan Gurun Sahara
  2. Penembakan di Balaikota Pennsylvania Lukai 4 Orang
  3. FBI Diminta Periksa Calon Hakim Agung AS Pilihan Trump
  4. Trump Bela Calon Hakim Agung yang Diterpa Isu Pemerkosaan
  5. Korban Perdagangan Manusia Ungkap Kisah Pilunya
  6. Seorang Wanita Mengaku Nyaris Diperkosa Calon Hakim Agung AS
  7. Semua Rekening Bank Milik PLO di AS Dibekukan
  8. AS kembali Pangkas Dana Bantuan untuk Palestina
  9. Trump Deklarasikan Status Bencana di North Carolina
  10. Korban Tewas Badai Florence Jadi Lima Orang
  11. Lumba-Lumba Muncul di Tengah Banjir Imbas Badai Florence
  12. Mantan Ketua Kampanye Trump akan Bantu Dugaan Intervensi Rusia
  13. Badai Florence Tewaskan Tiga Orang di Pesisir Timur AS
  14. Badai Florence Menerjang, Narapidana AS tak Dievakuasi
  15. Kekuatan Badai Florence Menurun jadi Kategori 1
  16. 60 Ledakan Sebabkan Puluhan Rumah Terbakar di AS
  17. Inisiatif Global untuk Perubahan Iklim
  18. Penghormatan 17 Tahun Tragedi WTC, Langit New York Bersinar
  19. Warga AS Beramai-ramai Mengungsi Jelang Badai Florence
  20. Israel Dukung AS Tutup Perwakilan Palestina di Washington
  21. 17 Tahun Berlalu, 1.100 Jenazah Korban 9/11 Belum Teridentifikasi
  22. Badai Florence Mendekat, 1 Juta Warga AS Diminta Mengungsi
  23. AS akan Tutup Gedung Perwakilan Palestina di Washington
  24. AS Tarik 3 Dubes Negara yang Putus Hubungan dengan Taiwan
  25. AS Cabut Bantuan Rp370 Miliar untuk Rumah Sakit Palestina
  26. Obama: Trump Langgar Prinsip-Prinsip Dasar Demokrasi AS
  27. Jelang Pemilu, Obama Serang Trump dan Partai Republik
  28. Mantan Ajudan Trump Dipenjara dalam Kasus Intervensi Rusia
  29. Kapal Induk AS akan Tinjau Angkatan Laut Korsel
  30. Wapres AS Bantah Tulis Artikel Kritikan ke Pemerintah
  • Card 1 of 30
Internasional

Berniat Penggal Kepala Orang, Warga AS Divonis Penjara

20 Desember 2017 13:08

Ilustrasi: Metrotvnews.com Ilustrasi: Metrotvnews.com

Boston: Seorang pria warga negara bagian Massachusetts dijatuhi hukuman penjara 28 tahun karena berkomplot mendukung kelompok militan ISIS untuk menyerang polisi serta memenggal kepala seorang penulis daring tahun 2015, yang menyelenggarakan sayembara 'Menggambar Muhammad'.
 
Pria yang bernama David Wright dan berusia 28 tahun itu diputuskan bersalah pada Oktober atas dakwaan melakukan kejahatan membuat rencana bersama paman dan satu temannya untuk berangkat ke New York dengan niat memenggal kepala penulis daring konservatif, Pamela Geller.
 
Ketiga orang itu tidak jadi pergi karena paman Wright, Usamaah Rahim, kehilangan kesabaran dan mengatakan kepada para perencana serangan bahwa ia ingin membunuh para petugas penegak hukum di Massachusetts.
 
Agen-agen intelijen mendengar pembicaraan tersebut dan, ketika polisi mendekati Rahim di tempat parkir sebuah toko serba ada untuk meminta keterangan dari pria itu, pihak berwenang mengatakan bahwa Rahim menusuk mereka dengan sebuah pisau dan kemudian ia ditembak hingga tewas.
 
Wright tidak hadir namun ia divonis bersalah karena merencanakan serangan New York serta menghilangkan barang bukti. Para jaksa menginginkan agar Wright dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.
 
Dalam persidangan yang sebelumnya berlangsung dalam waktu lima minggu, Wright mengaku bahwa ia hidup dalam 'dunia fantasi' dan bahwa rencananya itu sekedar main-main. Ia mengatakan dirinya tidak pernah berniat menyakiti Geller dan bahwa ia merasa terkejut ketika mendengar Rahim menyerang
polisi.
 
"Saya menentang apa pun yang diperjuangkan dan diwakili ISIS," kata Wright dalam pernyataan yang diselingi tangisan, seperti dikutip dari Antara, Rabu 20 Desember 2017.
 
"Saya ingin meminta maaf kepada para penegak hukum karena kata-kata saya telah membahayakan mereka." Wright juga meminta maaf kepada keluarganya dan Geller.
 
"Saya minta maaf karena telah membuat Anda ketakutan." Para pengacara Wright sebelumnya meminta agar hukuman penjara diberikan 16 tahun saja, diikuti dengan pembebasan dengan pengawasan seumur hidup.
 
Sayembara yang diadakan Geller pada Mei 2015 di Texas menampilan kartun-kartun Nabi Muhammad, yang dianggap banyak kalangan Muslim sebagai penghujatan. Dua pria bersenjata menyerang acara itu dan keduanya kemudian tewas ditembak polisi.
 
Geller mengatakan acara yang digelarnya itu dimaksudkan sebagai unjuk rasa untuk menyokong hak kebebasan berpendapat seperti yang dilindungi oleh Amandemen Pertama Undang-undang Dasar Amerika Serikat.

amerika serikat
30cards

amerika serikat

Updated 20 September 2018 20:10
  1. Trump Sarankan Spanyol Bangun Tembok di Perbatasan Gurun Sahara
  2. Penembakan di Balaikota Pennsylvania Lukai 4 Orang
  3. FBI Diminta Periksa Calon Hakim Agung AS Pilihan Trump
  4. Trump Bela Calon Hakim Agung yang Diterpa Isu Pemerkosaan
  5. Korban Perdagangan Manusia Ungkap Kisah Pilunya
  6. Seorang Wanita Mengaku Nyaris Diperkosa Calon Hakim Agung AS
  7. Semua Rekening Bank Milik PLO di AS Dibekukan
  8. AS kembali Pangkas Dana Bantuan untuk Palestina
  9. Trump Deklarasikan Status Bencana di North Carolina
  10. Korban Tewas Badai Florence Jadi Lima Orang
  11. Lumba-Lumba Muncul di Tengah Banjir Imbas Badai Florence
  12. Mantan Ketua Kampanye Trump akan Bantu Dugaan Intervensi Rusia
  13. Badai Florence Tewaskan Tiga Orang di Pesisir Timur AS
  14. Badai Florence Menerjang, Narapidana AS tak Dievakuasi
  15. Kekuatan Badai Florence Menurun jadi Kategori 1
  16. 60 Ledakan Sebabkan Puluhan Rumah Terbakar di AS
  17. Inisiatif Global untuk Perubahan Iklim
  18. Penghormatan 17 Tahun Tragedi WTC, Langit New York Bersinar
  19. Warga AS Beramai-ramai Mengungsi Jelang Badai Florence
  20. Israel Dukung AS Tutup Perwakilan Palestina di Washington
  21. 17 Tahun Berlalu, 1.100 Jenazah Korban 9/11 Belum Teridentifikasi
  22. Badai Florence Mendekat, 1 Juta Warga AS Diminta Mengungsi
  23. AS akan Tutup Gedung Perwakilan Palestina di Washington
  24. AS Tarik 3 Dubes Negara yang Putus Hubungan dengan Taiwan
  25. AS Cabut Bantuan Rp370 Miliar untuk Rumah Sakit Palestina
  26. Obama: Trump Langgar Prinsip-Prinsip Dasar Demokrasi AS
  27. Jelang Pemilu, Obama Serang Trump dan Partai Republik
  28. Mantan Ajudan Trump Dipenjara dalam Kasus Intervensi Rusia
  29. Kapal Induk AS akan Tinjau Angkatan Laut Korsel
  30. Wapres AS Bantah Tulis Artikel Kritikan ke Pemerintah