amerika serikat
30cards

amerika serikat

Updated 17 Desember 2018 17:04
  1. 17 Warga Suriah Tewas dalam Serangan Koalisi Pimpinan AS
  2. Arab Saudi Marah AS Campur Tangan Kasus Khashoggi
  3. Mendagri AS Mengundurkan Diri
  4. Lonceng Kemerdekaan Dikembalikan AS, Warga Filipina Bersukacita
  5. Putra Indonesia Pimpin Organisasi Pemuda Internasional
  6. Pemerintah AS Desak Perekrutan Militer Transgender Dihentikan
  7. AS Yakin Konflik Yaman akan Berakhir
  8. Ditahan di Perbatasan AS, Anak Imigran Meninggal
  9. Trump Calonkan Menantunya jadi Kepala Staf Presiden
  10. Trump Bantah Mengarahkan Eks Pengacaranya Melanggar Hukum
  11. AS Bersiap Deportasi Imigran Ilegal Asal Kamboja
  12. Trump Kembali Ancam Shutdown Pemerintahan
  13. Pameran Replika Stasiun Kereta Api Bersejarah di AS
  14. Biarawati Gelapkan Dana Sekolah untuk Judi
  15. Comey Ajak Warga AS Bersama-sama Depak Trump di 2020
  16. Calon Kepala Staf Favorit Trump Memilih Mundur
  17. Lebih dari 18 Ribu Imigran Capai Perbatasan AS
  18. Menantu Trump Nasihati Pangeran Saudi Soal Khashoggi
  19. Trump Umumkan Kepala Staf Gedung Putih Mundur
  20. Iran Sebut Sanksi AS 'Terorisme Ekonomi'
  21. Mantan Menlu AS Sebut Trump Sosok Tak Disiplin
  22. Kantor CNN New York Terima Ancaman Bom
  23. Trump Pilih Jubir Kemlu AS jadi Dubes PBB
  24. Klub Golf Trump Diduga Pekerjakan Imigran Gelap
  25. Resolusi Anti-Hamas Buatan AS Tak Didukung di PBB
  26. Pesawat Militer Jatuh, Enam Marinir AS Hilang
  27. Joe Biden Klaim Paling Layak Jadi Presiden AS
  28. Jepang Pertimbangkan Undang Trump Bertemu Kaisar Baru
  29. Trump Sebarkan Klaim Palsu Terkait Demo Paris
  30. AS Dukung Israel Hancurkan Terowongan Hizbullah
  • Card 1 of 30
Internasional

Ancaman AS Jelang Sidang PBB Terkait Resolusi Yerusalem

Fajar Nugraha    •    20 Desember 2017 20:09

Dubes AS untuk PBB Nikki Haley bersuara lantang terkait Sidang Majelis Umum PBB terkait Yerusalem (Foto: AFP). Dubes AS untuk PBB Nikki Haley bersuara lantang terkait Sidang Majelis Umum PBB terkait Yerusalem (Foto: AFP).

Washington: Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Nikki Haley bersikap keras menjelang Sidang Majelis Umum PBB terkait isu Yerusalem.
 
Pada Kamis 21 Desember 2017, negara-negara anggota PBB akan menentukan suara mengenai resolusi tidak mengikat terkait pengakuan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.
 
 
Sesi darurat dari Sidang Majelis Umum PBB sangat jarang terjadi. Haley pun melontarkan ancaman terhadap mereka yang akan memberikan dukungan terhadap resolusi itu, melalui akun Twitternya.
 
"Kami (AS) selalu diminta bertindak dan memberikan lebih. Jadi ketika kami mengambil keputusan, yang sesuai dengan keinginan rakyat AS mengenai lokasi Kedutaan Kami, kami pun berharap kepada mereka yang sudah dibantu untuk mengincar kami," tutur Haley dalam akun Twitternya pada 19 Desember 2017 waktu setempat, seperti dikutip AFP, Rabu 20 Desember 2017.
 
 

Haley yang mengadopsi sikap agresif melalui PBB lanjut melontarkan ancaman lebih keras. "Akan ada pemungutan suara mengenai keputusan kami. Amerika Serikat tentu akan mencatat (siapa yang melawan)," imbuhnya.
 
Sebelumnya, Amerika telah memveto resolusi Dewan Keamanan PBB yang menolak pengakuan Presiden AS, Donald Trump atas Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Ke-14 anggota Dewan yang tersisa memilih mendukung langkah yang dirancang oleh Mesir.
 
 
Naskah resolusi itu mengungkapkan 'penyesalan mendalam' atas pengumuman Trump awal bulan ini yang mengakui Yerusalem dan memulai proses pemindahan kedutaan AS dari Tel Aviv.
 
Warga Palestina menginginkan Yerusalem Timur sebagai ibu kota masa depan negara Palestina, dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan pekan lalu, pihaknya tidak lagi menerima peran AS dalam proses perdamaian. Dia berbicara di sebuah pertemuan para pemimpin Arab di mana banyak orang mengutuk keputusan Trump sebagai tindakan melanggar hukum.

amerika serikat
30cards

amerika serikat

Updated 17 Desember 2018 17:04
  1. 17 Warga Suriah Tewas dalam Serangan Koalisi Pimpinan AS
  2. Arab Saudi Marah AS Campur Tangan Kasus Khashoggi
  3. Mendagri AS Mengundurkan Diri
  4. Lonceng Kemerdekaan Dikembalikan AS, Warga Filipina Bersukacita
  5. Putra Indonesia Pimpin Organisasi Pemuda Internasional
  6. Pemerintah AS Desak Perekrutan Militer Transgender Dihentikan
  7. AS Yakin Konflik Yaman akan Berakhir
  8. Ditahan di Perbatasan AS, Anak Imigran Meninggal
  9. Trump Calonkan Menantunya jadi Kepala Staf Presiden
  10. Trump Bantah Mengarahkan Eks Pengacaranya Melanggar Hukum
  11. AS Bersiap Deportasi Imigran Ilegal Asal Kamboja
  12. Trump Kembali Ancam Shutdown Pemerintahan
  13. Pameran Replika Stasiun Kereta Api Bersejarah di AS
  14. Biarawati Gelapkan Dana Sekolah untuk Judi
  15. Comey Ajak Warga AS Bersama-sama Depak Trump di 2020
  16. Calon Kepala Staf Favorit Trump Memilih Mundur
  17. Lebih dari 18 Ribu Imigran Capai Perbatasan AS
  18. Menantu Trump Nasihati Pangeran Saudi Soal Khashoggi
  19. Trump Umumkan Kepala Staf Gedung Putih Mundur
  20. Iran Sebut Sanksi AS 'Terorisme Ekonomi'
  21. Mantan Menlu AS Sebut Trump Sosok Tak Disiplin
  22. Kantor CNN New York Terima Ancaman Bom
  23. Trump Pilih Jubir Kemlu AS jadi Dubes PBB
  24. Klub Golf Trump Diduga Pekerjakan Imigran Gelap
  25. Resolusi Anti-Hamas Buatan AS Tak Didukung di PBB
  26. Pesawat Militer Jatuh, Enam Marinir AS Hilang
  27. Joe Biden Klaim Paling Layak Jadi Presiden AS
  28. Jepang Pertimbangkan Undang Trump Bertemu Kaisar Baru
  29. Trump Sebarkan Klaim Palsu Terkait Demo Paris
  30. AS Dukung Israel Hancurkan Terowongan Hizbullah