• Card 1 of 30
Internasional

Trump Sebut Tuduhan Pemerkosaan kepada Kavanaugh Hoaks

Arpan Rahman    •    09 Oktober 2018 10:28

Presiden AS Donald Trump (tengah) bersama Brett Kavanaugh (kiri) di Gedung Putih,Washington, 8 Oktober 2018. (Foto: AFP/JIM WATSON) Presiden AS Donald Trump (tengah) bersama Brett Kavanaugh (kiri) di Gedung Putih,Washington, 8 Oktober 2018. (Foto: AFP/JIM WATSON)

Washington: Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut tuduhan pemerkosaan kepada Brett Kavanaugh yang telah dilantik menjadi Hakim Agung AS adalah "hoaks." Kavanaugh telah dilantik pada Sabtu pekan kemarin setelah bertahan di tengah isu dugaan pemerkosaan dari tiga wanita.

Kavanaugh dijadwalkan menghadiri acara seremonial sebagai Hakim Agung AS di Gedung Putih. Acara tersebut kemungkinan diwarnai aksi protes ribuan orang di sekitar area Gedung Putih.

Baca: Calon Hakim Agung Pilihan Trump Akhirnya Dilantik

Dalam sebuah acara di Kansas, Trump membela Kavanaugh. Ia menyebut tuduhan pemerkosaan itu, yang salah satunya dilayangkan oleh wanita bernama Christine Blasey Ford, adalah "hoaks."

Ia mengungkapkan hal serupa kepada awak media di dalam pesawat menuju Florida. "Saya mendengar ada orang-orang yang ingin menjatuhkan hakim ini, seorang pria yang tidak berbuat salah, seorang pria yang terjerat hoaks buatan (Partai) Demokrat," ungkap Trump, seperti dikutip dari kantor berita Sky News, Senin 8 Oktober 2018.

"Saya mendengar kabar ini dari banyak orang. Saya rasa ini adalah penghinaan bagi publik Amerika," lanjut dia.

Hakim Kavanaugh -- yang membantah keras tuduhan pemerkosaan terhadap dirinya -- akan menjalankan jabatan barunya di Mahkamah Agung AS pada Selasa ini. Ia akan mendengarkan argumen mengenai masa tahanan yang lebih lama bagi kriminal kambuhan.

Pekan kemarin, Senat AS mendukung nominasi Kavanaugh dengan 50 suara dukungan melawan 48. Terpilihnya Kavanaugh merupakan kemenangan bagi Trump menjelang pemilihan umum paruh waktu (mid-term election) pada November mendatang.