amerika serikat
30cards

amerika serikat

Updated 20 Juni 2018 14:22
  1. Trump Desak Republik Selesaikan Krisis Pemisahan Imigran
  2. Kecaman Komisioner Dewan HAM PBB pada Kebijakan AS
  3. Israel Dukung Mundurnya AS dari Dewan HAM PBB
  4. Politikus Demokrat Teriaki Trump soal Pemisahan Anak Imigran
  5. Meksiko Kutuk Kebijakan AS yang Pisahkan Keluarga Imigran
  6. AS Sebut Dewan HAM PBB Kerap Serang Israel
  7. AS Diharapkan Tetap Berada di Dewan HAM PBB
  8. Menlu AS: Kinerja Dewan HAM PBB Sangat Buruk
  9. Pompeo: AS Keluar untuk Jaga Anugerah Tuhan
  10. AS Keluar dari Dewan HAM PBB
  11. Yoga Practitioners Bring Mats to the Lawn of US Capitol
  12. Bocorkan Info Rahasia, Mantan Pegawai CIA Didakwa
  13. Kisah Pilu Anak Imigran di AS
  14. AS Bantah Gempur Salah Satu Posisi Militer Suriah
  15. Ikut Unjuk Rasa di Vietnam, Mahasiswa AS Ditangkap
  16. Melania Protes Kebijakan Imigrasi Milik Trump
  17. Pemilu 2020, Trump Gunakan Perusahaan Serupa Cambridge Analytica?
  18. Momen-momen Pertemuan Trump dan Jong-un yang Jadi Viral
  19. Jatuh di Jepang, Pilot Jet Tempur AS Selamat
  20. Jet Tempur AS Jatuh di Lepas Pantai Jepang
  21. AS Bersedia Berdialog dengan Taliban
  22. Seorang Prajurit Komando AS Tewas Diserang di Somalia
  23. Bocorkan Informasi Rahasia, Mantan Asisten Senat AS Ditangkap
  24. Muncul Gejala Penyakit Misterius, Diplomat AS Dievakuasi
  25. Buka Puasa Trump Hanya Formalitas
  26. Reunion of a Tribe and Their Artifacts
  27. Diduga Bocorkan Rahasia, Mantan Perwira Intelijen AS Ditangkap
  28. US and China End Latest Trade Talks Without Settlement
  29. Wanita Bersenjata Ditangkap di Acara Maraton California
  30. Melania Tidak akan Dampingi Trump di Kanada dan Singapura
  • Card 1 of 30
Internasional

PM Pakistan Sebut Bantuan dari AS Tidak Signifikan

Arpan Rahman    •    06 Januari 2018 19:08

Perdana Menteri Pakistan Shahid Khaqan Abbasi sebut bantuan Amerika Serikat (AS) tidak signifikan (Foto: AFP). Perdana Menteri Pakistan Shahid Khaqan Abbasi sebut bantuan Amerika Serikat (AS) tidak signifikan (Foto: AFP).

Islamabad: Perdana Menteri Pakistan, Shahid Khaqan Abbasi, mengaku bingung dengan ancaman Amerika Serikat (AS) untuk memotong dana. 
 
Ia katakan bahwa bantuan keuangan AS "sangat, sangat tidak signifikan" dan bahwa Pakistan "berada di garis depan perang melawan teror".
 
 
Dalam sebuah wawancara dengan Guardian, Abbasi berkata laporan bahwa AS mempertimbangkan pemotongan sampai USD2 miliar bantuan keamanan jadi membingungkan karena total bantuan yang diberikan pada Pakistan -sipil dan militer- sebenarnya adalah sebagian kecil dari jumlah tersebut.
 
"Saya tidak yakin apa bantuan AS telah dibahas," kata Abbasi di kantornya di Islamabad. 
 
"Bantuan dalam lima tahun terakhir setidaknya telah kurang dari USD10 juta per tahun. Ini jumlah yang sangat, sangat tidak signifikan. Jadi ketika saya membaca di surat kabar bahwa bantuan di tingkat USD250 juta atau 500 atau 900 telah dipotong, setidaknya kami tidak mengetahui bantuan itu," lanjutnya.
 
Donald Trump mencuit pertama kali tahun 2018 dengan mengancam untuk menahan bantuan ke Pakistan karena apa yang dia sebut "kebohongan dan pengelabuhan" atas terorisme. Mengatakan: "Mereka memberi tempat yang aman bagi para teroris yang kami cari di Afghanistan, dengan sedikit pertolongan." Presiden Trump mengatakan bahwa AS "dengan bodoh" memberi Pakistan USD33 miliar selama 15 tahun terakhir.
 
 
Menurut Badan Pembangunan Internasional AS, AS memberi bantuan USD778 juta ke Pakistan pada 2016, di mana 35 persen untuk militer dan sisanya ekonomi.
 
Langkah yang terancam, dirancang untuk memaksa aparat militer dan intelijen Pakistan mengurangi dukungan terhadap Taliban dan kelompok Islam lainnya. Pemotongan juga akan mencakup bantuan militer AS dan pendanaan koalisi Afghanistan ke Islamabad.
 
Seorang pejabat senior dikutip oleh Badan Pers Prancis mengatakan bahwa potensi pemotongan dapat memengaruhi bantuan keamanan bilateral dan pendanaan yang disalurkan ke Islamabad melalui koalisi pimpinan AS di Afghanistan.
 
Pejabat tersebut mengatakan bahwa "sekitar USD2 miliar peralatan dan dana dukungan koalisi ada dalam skema ini".
 
Pejabat tersebut menambahkan bahwa "semua opsi tersedia" ketika sampai pada langkah lebih lanjut, termasuk melucuti Pakistan dari statusnya sebagai "sekutu non-NATO".
 
Pejabat Pakistan mengatakan bahwa jumlah sebenarnya dari uang bantuan yang dikeluarkan jauh lebih sedikit daripada yang dikutip dan mereka berencana untuk segera menerbitkan versi mereka.
 
Abbasi, yang terpilih sebagai perdana menteri tahun lalu, menolak tuduhan Trump bahwa Pakistan bermuka dua karena perang melawan terorisme. Sembari menyebut klaimnya bahwa Pakistan menyembunyikan teroris sebagai "kesalahan".
 
"Kami menderita lebih dari 6.500 (militer) terbunuh dari hampir 37.000 penduduk sipil yang tewas. Ada puluhan ribu orang terluka. Kami telah mengalami kerugian lebih dari USD120 miliar dalam perekonomian. Jadi dunia harus menghargai itu. Kami hanya ingin dunia tahu bahwa Pakistan berada di garis terdepan dalam perang melawan teror ini," serunya seperti dilansir Guardian, Sabtu 6 Januari 2018.
 
"Hari ini kita memerangi teroris. Jadi jika ada yang bilang kami menyimpan teroris, tidak ada kekeliruan yang lebih besar lagi," kata Abbasi. 
"Kami telah melibatkan AS di setiap tingkat mulai dari Presiden Trump. Kami sudah menjelaskan kepada mereka apa yang telah dilakukan Pakistan telah kami sampaikan ke seluruh dunia juga," tegasnya.

amerika serikat
30cards

amerika serikat

Updated 20 Juni 2018 14:22
  1. Trump Desak Republik Selesaikan Krisis Pemisahan Imigran
  2. Kecaman Komisioner Dewan HAM PBB pada Kebijakan AS
  3. Israel Dukung Mundurnya AS dari Dewan HAM PBB
  4. Politikus Demokrat Teriaki Trump soal Pemisahan Anak Imigran
  5. Meksiko Kutuk Kebijakan AS yang Pisahkan Keluarga Imigran
  6. AS Sebut Dewan HAM PBB Kerap Serang Israel
  7. AS Diharapkan Tetap Berada di Dewan HAM PBB
  8. Menlu AS: Kinerja Dewan HAM PBB Sangat Buruk
  9. Pompeo: AS Keluar untuk Jaga Anugerah Tuhan
  10. AS Keluar dari Dewan HAM PBB
  11. Yoga Practitioners Bring Mats to the Lawn of US Capitol
  12. Bocorkan Info Rahasia, Mantan Pegawai CIA Didakwa
  13. Kisah Pilu Anak Imigran di AS
  14. AS Bantah Gempur Salah Satu Posisi Militer Suriah
  15. Ikut Unjuk Rasa di Vietnam, Mahasiswa AS Ditangkap
  16. Melania Protes Kebijakan Imigrasi Milik Trump
  17. Pemilu 2020, Trump Gunakan Perusahaan Serupa Cambridge Analytica?
  18. Momen-momen Pertemuan Trump dan Jong-un yang Jadi Viral
  19. Jatuh di Jepang, Pilot Jet Tempur AS Selamat
  20. Jet Tempur AS Jatuh di Lepas Pantai Jepang
  21. AS Bersedia Berdialog dengan Taliban
  22. Seorang Prajurit Komando AS Tewas Diserang di Somalia
  23. Bocorkan Informasi Rahasia, Mantan Asisten Senat AS Ditangkap
  24. Muncul Gejala Penyakit Misterius, Diplomat AS Dievakuasi
  25. Buka Puasa Trump Hanya Formalitas
  26. Reunion of a Tribe and Their Artifacts
  27. Diduga Bocorkan Rahasia, Mantan Perwira Intelijen AS Ditangkap
  28. US and China End Latest Trade Talks Without Settlement
  29. Wanita Bersenjata Ditangkap di Acara Maraton California
  30. Melania Tidak akan Dampingi Trump di Kanada dan Singapura