amerika serikat
30cards

amerika serikat

Updated 20 Oktober 2018 10:23
  1. Castro Tuduh Kushner di Balik Pembunuhan Khashoggi
  2. Trump: Penjelasan Saudi soal Kematian Khashoggi Kredibel
  3. Mattis Kunjungi Bekas Situs Terkontaminasi di Vietnam
  4. Kasus Khashoggi, Saudi Berjanji Tidak Lindungi Siapapun
  5. AS Tidak akan Abaikan Kasus Jurnalis Saudi
  6. Trump Imbau Jangan Terburu-buru Salahkan Arab Saudi
  7. Menlu AS Temui Raja Salman Bahas Jurnalis Hilang
  8. Pajang Lukisan Aneh di Gedung Putih, Trump Dicibir
  9. Minta Kejelasan, Trump Kirim Menlu AS ke Arab Saudi
  10. Trump Berharap Jurnalis Arab Saudi Masih Hidup
  11. Dibebaskan Turki, Pendeta AS Temui Trump
  12. Trump Desak Investigasi Wartawan Arab Saudi yang Hilang
  13. Pesta Seks, Agen FBI di Asia Ditarik Pulang
  14. Melania Trump Klaim Jadi Manusia Paling Ditindas di Dunia
  15. Korban Tewas Badai Michael Jadi 6 Orang
  16. Curi Informasi Rahasia Penerbangan, Perwira Tiongkok Didakwa
  17. Tertimpa Pohon Tumbang Akibat Badai, Pria AS Tewas
  18. Tolak Jadi Dubes, Ivanka Trump Tepis Isu Nepotisme
  19. Nikki Haley Mundur sebagai Dubes AS untuk PBB
  20. Dubes AS untuk PBB Mengundurkan Diri
  21. AS Minta Arab Saudi Transparan soal Hilangnya Khashoggi
  22. Trump Sebut Tuduhan Pemerkosaan kepada Kavanaugh Hoaks
  23. Kecelakaan Limosin di AS Tewaskan 20 Pejalan Kaki
  24. Brett Kavanaugh Dilantik Jadi Hakim Agung AS
  25. Calon Hakim Agung Pilihan Trump Akhirnya Dilantik
  26. AS Keluar dari Dua Kesepakatan Internasional
  27. Palestina Seret AS ke Mahkamah Internasional
  28. Polisi Tangkap Tersangka Terkait Paket Berisi Racun untuk Trump
  29. PBB Perintahkan AS Cabut Sanksi Iran
  30. AS Pernah Pertimbangkan Larang Visa Mahasiswa Tiongkok
  • Card 1 of 30
Internasional

Jelang Pemilu, Obama Serang Trump dan Partai Republik

Willy Haryono    •    08 September 2018 13:05

Barack Obama dalam acara di Illinois, AS, 7 September 2018. (Foto: AFP/Getty/SCOTT OLSON) Barack Obama dalam acara di Illinois, AS, 7 September 2018. (Foto: AFP/Getty/SCOTT OLSON)

Illinois: Barack Obama menyerang Partai Republik karena dinilai gagal 'mengendalikan' Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Jumat 7 September 2018. Pernyataan disampaikan menjelang pemilihan umum pendahuluan (midterm elections) yang akan digelar pada November mendatang.

Sejak meninggalkan Gedung Putih, presiden ke-44 AS itu menghindari mengkritik Trump secara terbuka. Obama biasanya mengkritik tanpa menyebut langsung nama Trump.

Namun dalam sebuah acara di Illinois, Obama melayangkan langsung kritiknya kepada Trump dan Republik.

"Apa yang sedang terjadi dalam Partai Republik?" tanya Obama. Ia juga menuduh Trump telah "mengkapitalisasi" "ketakutan dan kemarahan."

Merespons keributan sepekan lalu -- terkait tuduhan adanya grup 'resistensi' rahasia di Gedung Putih -- Obama mengecam opini Republik bahwa "pemerintahan akan berjalan baik-baik saja" karena beberapa staf Trump secara diam-diam tidak mengikuti arahan sang presiden.

"Bukan seperti itu demokrasi seharusnya berjalan," tegas Obama, merujuk pada buku karya jurnalis Bob Woodward yang menyebut ada beberapa staf Trump yang berusaha melawan presiden.

Mantan presiden dari Partai Demokrat itu menilai Republik "seolah tidak punya keberanian" untuk menantang Trump secara terbuka. Obama kesal karena Republik malah melawan "aksi konyol" Trump dengan "pernyataan samar yang mengecewakan."

"Mereka tidak bekerja untuk negara ini dengan mendukung 90 persen hal-hal gila yang keluar dari Gedung Putih kemudian berkata, 'Jangan khawatir, kami mencegah agar 10 persennya tidak terjadi.'" ungkap Obama.

Pidato Obama di Illinois menandai pembukaan dari rentetan kampanye untuk mendorong suara Demokrat menjelang pemilu pendahuluan pada November mendatang. Pemilu mendatang akan memperebutkan kursi Kongres dan 36 jabatan gubernur.

amerika serikat
30cards

amerika serikat

Updated 20 Oktober 2018 10:23
  1. Castro Tuduh Kushner di Balik Pembunuhan Khashoggi
  2. Trump: Penjelasan Saudi soal Kematian Khashoggi Kredibel
  3. Mattis Kunjungi Bekas Situs Terkontaminasi di Vietnam
  4. Kasus Khashoggi, Saudi Berjanji Tidak Lindungi Siapapun
  5. AS Tidak akan Abaikan Kasus Jurnalis Saudi
  6. Trump Imbau Jangan Terburu-buru Salahkan Arab Saudi
  7. Menlu AS Temui Raja Salman Bahas Jurnalis Hilang
  8. Pajang Lukisan Aneh di Gedung Putih, Trump Dicibir
  9. Minta Kejelasan, Trump Kirim Menlu AS ke Arab Saudi
  10. Trump Berharap Jurnalis Arab Saudi Masih Hidup
  11. Dibebaskan Turki, Pendeta AS Temui Trump
  12. Trump Desak Investigasi Wartawan Arab Saudi yang Hilang
  13. Pesta Seks, Agen FBI di Asia Ditarik Pulang
  14. Melania Trump Klaim Jadi Manusia Paling Ditindas di Dunia
  15. Korban Tewas Badai Michael Jadi 6 Orang
  16. Curi Informasi Rahasia Penerbangan, Perwira Tiongkok Didakwa
  17. Tertimpa Pohon Tumbang Akibat Badai, Pria AS Tewas
  18. Tolak Jadi Dubes, Ivanka Trump Tepis Isu Nepotisme
  19. Nikki Haley Mundur sebagai Dubes AS untuk PBB
  20. Dubes AS untuk PBB Mengundurkan Diri
  21. AS Minta Arab Saudi Transparan soal Hilangnya Khashoggi
  22. Trump Sebut Tuduhan Pemerkosaan kepada Kavanaugh Hoaks
  23. Kecelakaan Limosin di AS Tewaskan 20 Pejalan Kaki
  24. Brett Kavanaugh Dilantik Jadi Hakim Agung AS
  25. Calon Hakim Agung Pilihan Trump Akhirnya Dilantik
  26. AS Keluar dari Dua Kesepakatan Internasional
  27. Palestina Seret AS ke Mahkamah Internasional
  28. Polisi Tangkap Tersangka Terkait Paket Berisi Racun untuk Trump
  29. PBB Perintahkan AS Cabut Sanksi Iran
  30. AS Pernah Pertimbangkan Larang Visa Mahasiswa Tiongkok