amerika serikat
30cards

amerika serikat

Updated 12 Desember 2018 00:11
  1. Pameran Replika Stasiun Kereta Api Bersejarah di AS
  2. Biarawati Gelapkan Dana Sekolah untuk Judi
  3. Comey Ajak Warga AS Bersama-sama Depak Trump di 2020
  4. Calon Kepala Staf Favorit Trump Memilih Mundur
  5. Lebih dari 18 Ribu Imigran Capai Perbatasan AS
  6. Menantu Trump Nasihati Pangeran Saudi Soal Khashoggi
  7. Trump Umumkan Kepala Staf Gedung Putih Mundur
  8. Iran Sebut Sanksi AS 'Terorisme Ekonomi'
  9. Mantan Menlu AS Sebut Trump Sosok Tak Disiplin
  10. Kantor CNN New York Terima Ancaman Bom
  11. Trump Pilih Jubir Kemlu AS jadi Dubes PBB
  12. Klub Golf Trump Diduga Pekerjakan Imigran Gelap
  13. Resolusi Anti-Hamas Buatan AS Tak Didukung di PBB
  14. Pesawat Militer Jatuh, Enam Marinir AS Hilang
  15. Joe Biden Klaim Paling Layak Jadi Presiden AS
  16. Jepang Pertimbangkan Undang Trump Bertemu Kaisar Baru
  17. Trump Sebarkan Klaim Palsu Terkait Demo Paris
  18. AS Dukung Israel Hancurkan Terowongan Hizbullah
  19. Dukung ISIS, Tentara AS Divonis 25 Tahun Penjara
  20. CIA Akan Jelaskan Kasus Khashoggi kepada Kongres AS
  21. 'The Terminator' Tegaskan AS Tetap Perangi Perubahan Iklim
  22. Trump Beri Penghormatan Terakhir untuk Bush Senior
  23. Peti Jenazah Bush Tiba di Capitol Hill
  24. Menlu AS dan Meksiko Bicarakan Krisis Imigran
  25. Peti Jenazah Bush Senior Akan Diterbangkan ke Washington
  26. Ledakan Granat Guncang Konsulat AS di Meksiko
  27. AS Tegaskan Tetap Dukung Operasi Saudi di Yaman
  28. Laksamana AS Ditemukan Tewas di Bahrain
  29. Prosesi Penghormatan Bush Senior Digelar Pekan Depan
  30. Gorbachev Puji Peran Bush dalam Mengakhiri Perang Dingin
  • Card 1 of 30
Internasional

60 Ledakan Sebabkan Puluhan Rumah Terbakar di AS

Marcheilla Ariesta    •    14 September 2018 09:08

Ledakan gas di Boston, AS. (Foto: AFP). Ledakan gas di Boston, AS. (Foto: AFP).

Boston: Sebanyak 60 ledakan terdengar di kompleks perumaha di Boston, Amerika Serikat (AS). Ledakan tersebut menyebabkan empat orang terluka dan sekitar 39 rumah terbakar.

Polisi mengatakan ledakan berasal dari saluran gas. Insiden ini memaksa seluruh warga di lingkungan tersebut mengungsi.

Para petugas pemadam kebakaran hingga Kamis malam, masih berjuang memadamkan api. Mereka juga mematikan saluran gas dan listrik untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.

Polisi Negara Bagian Massachusetts mendesak semua penduduk, yang di rumah menggunakan layanan Columbua Gas, di wilayah Lawrence, Andover dan North Andover untuk dievakuasi. Insiden ni menyebabkan lalu lintas di lingkungan tersebut padat.

Dilansir dari laman South China Morning Post, Jumat 14 September 2018, seorang pria mengatakan dia berlari ke ruang bawah tanah dan melihat ruangan tersebut terbakar. Penduduk Lawrence yang bernama Ra Nam tersebut mengatakan dia berada di halaman saat detektor asap di ruang bawah tanahnya meledak.

"Kejadiannya sekitar pukul 16.30 ketika saya melihat ruang bawah tanah di rumah saya terbakar. Saya mengambil pemadam api dan memadamkannya, namun tak berapa lama saya mendengar dentuman keras di rumah tetangga," tutur Ra Nam.

Ra Nam mengatakan seorang wanita dan dua anaknya berhasil keluar dari rumah tersebut, namun ruang bawah tanah terbakar. Sementara itu, penduduk lainnya, Bruce Razin menuturkan dia baru tiba di rumah ketika para penduduk dievakuasi.

"Saya tidak dapat membayangkan jika (yang meledak) adalah rumah saya. Rumah tersebut hancur total," tukasnya.

Sementara itu, para korban terluka sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Lawrence. Meski demikian, petugas rumah sakit tidak memberi rincian tentang kondisi mereka.

Badan Manajemen Darurat Massachusetts menyalahkan kebakaran di jalur gas karena terlalu banyak tekanan. Pejabat mengatakan Columbia Gas, perusahaan yang menyediakan jalur tersebut, telah bekerja mengurangi tekanan pada saluran gas itu setelah kebakaran.

Para warga yang tinggal di wilayah itu, untuk sementara mengungsi di sekolah-sekolah dan panti jompo.

amerika serikat
30cards

amerika serikat

Updated 12 Desember 2018 00:11
  1. Pameran Replika Stasiun Kereta Api Bersejarah di AS
  2. Biarawati Gelapkan Dana Sekolah untuk Judi
  3. Comey Ajak Warga AS Bersama-sama Depak Trump di 2020
  4. Calon Kepala Staf Favorit Trump Memilih Mundur
  5. Lebih dari 18 Ribu Imigran Capai Perbatasan AS
  6. Menantu Trump Nasihati Pangeran Saudi Soal Khashoggi
  7. Trump Umumkan Kepala Staf Gedung Putih Mundur
  8. Iran Sebut Sanksi AS 'Terorisme Ekonomi'
  9. Mantan Menlu AS Sebut Trump Sosok Tak Disiplin
  10. Kantor CNN New York Terima Ancaman Bom
  11. Trump Pilih Jubir Kemlu AS jadi Dubes PBB
  12. Klub Golf Trump Diduga Pekerjakan Imigran Gelap
  13. Resolusi Anti-Hamas Buatan AS Tak Didukung di PBB
  14. Pesawat Militer Jatuh, Enam Marinir AS Hilang
  15. Joe Biden Klaim Paling Layak Jadi Presiden AS
  16. Jepang Pertimbangkan Undang Trump Bertemu Kaisar Baru
  17. Trump Sebarkan Klaim Palsu Terkait Demo Paris
  18. AS Dukung Israel Hancurkan Terowongan Hizbullah
  19. Dukung ISIS, Tentara AS Divonis 25 Tahun Penjara
  20. CIA Akan Jelaskan Kasus Khashoggi kepada Kongres AS
  21. 'The Terminator' Tegaskan AS Tetap Perangi Perubahan Iklim
  22. Trump Beri Penghormatan Terakhir untuk Bush Senior
  23. Peti Jenazah Bush Tiba di Capitol Hill
  24. Menlu AS dan Meksiko Bicarakan Krisis Imigran
  25. Peti Jenazah Bush Senior Akan Diterbangkan ke Washington
  26. Ledakan Granat Guncang Konsulat AS di Meksiko
  27. AS Tegaskan Tetap Dukung Operasi Saudi di Yaman
  28. Laksamana AS Ditemukan Tewas di Bahrain
  29. Prosesi Penghormatan Bush Senior Digelar Pekan Depan
  30. Gorbachev Puji Peran Bush dalam Mengakhiri Perang Dingin