amerika serikat
30cards

amerika serikat

Updated 16 Januari 2018 12:32
  1. Siksa 13 Anaknya, Pasangan Suami Istri di AS Ditangkap
  2. Badan Komunikasi AS Selidiki Peringatan Rudal Palsu di Hawaii
  3. AS Bantah Isu Serangan Rudal ke Hawaii
  4. Pelaku Bersenjata Sandera 40 Penumpang Bus di Illinois
  5. Peluncuran Satelit Rahasia AS
  6. U.S. Flu Season Gets Into Full Swing
  7. US Congress Racing Against Time to Fund Government, Save DACA Recipients
  8. Pemerintah AS akan Akhiri Lotere Green Card?
  9. Korban Longsor Lumpur di California Meningkat Jadi 17 Orang
  10. Trump Klaim Menang Lawan Oprah di Pilpres 2020
  11. Longsor Hancurkan California, 13 Tewas dan 24 Hilang
  12. PM Pakistan Sebut Bantuan dari AS Tidak Signifikan
  13. Wilayah AS Bersiap Hadapi Cuaca Terdingin dalam Sejarah
  14. East of The Rockies, North Amerika Shivers
  15. US Suspends Security Aid to Pakistan
  16. Ribuan Penerbangan di AS Batal Akibat Badai Salju
  17. Setelah Pakistan, Trump Ancam Hentikan Bantuan untuk Palestina
  18. Pakistan: Tweet Donald Trump Tidak Bisa Dipahami
  19. Palestina Sebut Yerusalem Tidak untuk Dijual
  20. Wilayah AS Diselimuti Cuaca Dingin Picu Kematian 9 Warga
  21. AS: Pakistan Harus Bertindak untuk Hentikan Terorisme
  22. Pakistan Panggil Dubes AS Terkait Cuitan Trump di Twitter
  23. Cekcok, Remaja AS Bunuh Keluarganya di Malam Tahun Baru
  24. AS Umbar Ancaman, Potret Kepongahan
  25. Dunia Menyudutkan Amerika Serikat
  26. AS dan Turki Akhiri Pembatasan Visa
  27. Kalah Voting, AS Pangkas Dana Bantuan ke PBB Rp3,8 Triliun
  28. Trump Emphasizes Economic Competitiveness in National Security Strategy
  29. Ancaman AS Jelang Sidang PBB Terkait Resolusi Yerusalem
  30. DPR AS Loloskan UU Reformasi Pajak
  • Card 1 of 30
Teknologi

Netralitas Internet AS Resmi Dihapus

Ellavie Ichlasa Amalia    •    15 Desember 2017 11:39

Chairman FCC, Ajit Pai. (AP Photo / Jacquelyn Martin) Chairman FCC, Ajit Pai. (AP Photo / Jacquelyn Martin)

Jakarta: Regulasi netralitas internet di Amerika Serikat resmi dihapus. Pemungutan suara yang dilakukan oleh Komisi Komunikasi Federal (FCC) berakhir 3-2 untuk penghapusan regulasi netralitas internet yang dibuat pada era Obama.

Dengan begitu, pemerintah memberikan kebebasan pada industri telekomunikasi untuk mengatur internet tanpa campur tangan pemerintah. 

Penghapusan netralitas internet menjadi babak terbaru dalam perdebatan tentang bagaimana internet seharusnya diatur.

Debat yang telah berlangsung selama lebih dari 18 tahun itu mempertanyakan apakah regulasi dibutuhkan untuk memastikan perusahaan tidak membatasi konten yang diakses oleh masyarakat, lapor CNET

Di satu sisi, keputusan pemerintahan Obama untuk mengklasifikasikan internet broadband sebagai utilitas umum memastikan FCC bisa membuat regulasi untuk melindungi internet terbuka. Internet terbuka berarti semua konten diperlakukan dengan sama.

Regulasi ini juga berfungsi untuk melindungi kebebasan berbicara. Pandangan ini didukung oleh organisasi perlindungan konsumen dan perusahaan internet seperti Facebook dan Google. 

Di sisi lain, perusahaan internet dan telekomunikasi, seperti AT&T, Comcast dan Verizon, mengatakan bahwa peraturan itu membatasi investasi dan mengganggu inovasi.

Dengan menghapuskan peraturan netralitas internet, FCC memberikan kekuasaannya pada badan federal lain, Komisi Dagang Federal (FTC). 

Chairman FCC, Ajit Pai -- yang memimpin usaha penghapusan regulasi netralitas internet -- berargumen bahwa memperlakukan perusahaan penyedia internet layaknya perusahaan internet -- seperti Google dan Facebook -- akan memaksa mereka untuk mematuhi peraturan dari FTC.

Dengan begitu, FTC akan bisa memastikan internet tetap bebas digunakan dengan menegaskan peraturan anti-trust. 

Namun, tim pro-netralitas internet menganggap, hal ini tidak cukup karena FTC hanya bisa melindungi konsumen setelah kerugian terjadi, dan tidak mencegah kerugian itu sendiri, seperti yang dilakukan oleh regulasi FCC selama ini.


Pendukung netralitas internet melakukan protes di Boston. (Foto: Free Press)

Masyarakat protes akan rencana FCC untuk menghapuskan netralitas internet. Mereka merasa, penghapusan regulasi itu akan membuat perusahaan penyedia internet menjadi terlalu berkuasa atas konten yang bisa diakses oleh masyarakat, seperti layanan atau situs yang mereka akses. 

Karena itulah jaksa penuntut umum di 19 negara bagian, termasuk Jaksa Penuntut Umum New York, Eric Schneiderman, Komisioner FCC Jessica Rosenworcecl dan 28 senator AS meminta FCC untuk menunda pemungutan suara terkait penghapusan netralitas internet.

Namun, FCC tak mengindahkan saran itu dan tetap melakukan voting itu pada tanggal 14 Desember waktu setempat. 

Para penyedia internet berusaha untuk meyakinkan masyarakat bahwa mereka tidak akan mengacaukan bagaimana masyarakat mengakses internet. Michael Powell, mantan Chairman FCC yang kini memimpin grup dagang industri penyedia internet mengatakan bahwa para ISP tidak memiliki insentif untuk memblokir atau memperlambat akses internet karena hal itu hanya akan merusak bisnis mereka sendiri. Dia mencoba meyakinkan masyarakat bahwa pengalaman berselancar internet tidak akan berubah. 

amerika serikat
30cards

amerika serikat

Updated 16 Januari 2018 12:32
  1. Siksa 13 Anaknya, Pasangan Suami Istri di AS Ditangkap
  2. Badan Komunikasi AS Selidiki Peringatan Rudal Palsu di Hawaii
  3. AS Bantah Isu Serangan Rudal ke Hawaii
  4. Pelaku Bersenjata Sandera 40 Penumpang Bus di Illinois
  5. Peluncuran Satelit Rahasia AS
  6. U.S. Flu Season Gets Into Full Swing
  7. US Congress Racing Against Time to Fund Government, Save DACA Recipients
  8. Pemerintah AS akan Akhiri Lotere Green Card?
  9. Korban Longsor Lumpur di California Meningkat Jadi 17 Orang
  10. Trump Klaim Menang Lawan Oprah di Pilpres 2020
  11. Longsor Hancurkan California, 13 Tewas dan 24 Hilang
  12. PM Pakistan Sebut Bantuan dari AS Tidak Signifikan
  13. Wilayah AS Bersiap Hadapi Cuaca Terdingin dalam Sejarah
  14. East of The Rockies, North Amerika Shivers
  15. US Suspends Security Aid to Pakistan
  16. Ribuan Penerbangan di AS Batal Akibat Badai Salju
  17. Setelah Pakistan, Trump Ancam Hentikan Bantuan untuk Palestina
  18. Pakistan: Tweet Donald Trump Tidak Bisa Dipahami
  19. Palestina Sebut Yerusalem Tidak untuk Dijual
  20. Wilayah AS Diselimuti Cuaca Dingin Picu Kematian 9 Warga
  21. AS: Pakistan Harus Bertindak untuk Hentikan Terorisme
  22. Pakistan Panggil Dubes AS Terkait Cuitan Trump di Twitter
  23. Cekcok, Remaja AS Bunuh Keluarganya di Malam Tahun Baru
  24. AS Umbar Ancaman, Potret Kepongahan
  25. Dunia Menyudutkan Amerika Serikat
  26. AS dan Turki Akhiri Pembatasan Visa
  27. Kalah Voting, AS Pangkas Dana Bantuan ke PBB Rp3,8 Triliun
  28. Trump Emphasizes Economic Competitiveness in National Security Strategy
  29. Ancaman AS Jelang Sidang PBB Terkait Resolusi Yerusalem
  30. DPR AS Loloskan UU Reformasi Pajak