• Card 6 of 15
Jawa Tengah

Balai Arkeologi Kaji Situs Peninggalan Hindu di Brebes

Kuntoro Tayubi    •    29 Januari 2016 12:03

Tim Buton memperlihatkan fosil binatang purbakala yang ditemukan di wilayah Bumiayu dan Tonjong, Kabupaten Brebes. (Metrotvnews.com/Kuntoro Tayubi) Tim Buton memperlihatkan fosil binatang purbakala yang ditemukan di wilayah Bumiayu dan Tonjong, Kabupaten Brebes. (Metrotvnews.com/Kuntoro Tayubi)

medcom.id, Brebes: Peninggalan arkeologi periode Hindu di wilayah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, akan dikaji Balai Arkeologi Yogyakarta. Itu dilakukan untuk menguak keberadaan peninggalan Hindu di Kabupaten Brebes. 

"Diharapkan kajian dan ekskavasi (penggalian benda purba) Balai Arkeologi akan membuktikan keterpengaruhan dengan kekuasaan Galuh yang wilayahnya mencapai Banyumas dan Brebes. Termasuk kaitannya dengan kekuasaan Hindu," tutur Kepala Seksi Sejarah dan Purbakala Dinparbudpora Brebes Wijanarto, saat dihubungi Metrotvnews.com, Jumat (29/1/2016).
 
Wijanarto menuturkan, lokasi yang akan dikaji antara lain situs di Laren yang oleh masyarakat setempat dinamakan Lumpang Jaran, arca di Wanatirta Paguyangan dan Candi Pangkuan.
 
Pelaksanaan kajian bakal dilakukan April. Selain mengkaji peninggalan Hindu, Balai Arkeologi Yogyakarta juga melakukan kegiatan pengindentifikasian situs dan fosil Bumiayu Tonjong (Buton).
 
"Kami di tahun 2016 ini akan melakukan pengidentifikasian menyeluruh terhadap temuan fosil Bumiayu Tonjong," ujar Kepala Balai Arkeologi Yogyakarta, Siswanto.
 
Pentingnya pengidentifikasian Buton, diharapkan bisa menguak peradaban purba di Kabupaten Brebes. Siswato mengungkap, usia tertua fosil Buton diperkirakan mencapai 1,5 juta tahun dan berada di periode Plestosin awal. Itu artinya, kata Siswanto, sama dengan usia situs Semedo di Kabupaten Tegal.