• Card 7 of 15
Jawa Tengah

Balai Arkeologi Yogyakarta Teliti Fosil Buton Brebes

Kuntoro Tayubi    •    29 Oktober 2015 18:13

Fosil Buton yang ditemukan warga diteliti tim Balai Arkeologi Yogyakarta. (Metrotvnews.com/Kuntoro Tayubi) Fosil Buton yang ditemukan warga diteliti tim Balai Arkeologi Yogyakarta. (Metrotvnews.com/Kuntoro Tayubi)

medcom.id, Brebes: Temuan fosil Bumiayu Tonjong (Buton) di Galuh, Kali Glagah dan Satir di wilayah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu menarik perhatian Balai Arkeologi Yogyakarta.

"Kami datang ke Brebes berdasarkan laporan dari Dinparbudpora (Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga) Kabupaten Brebes mengenai temuan tersebut" ujar Kepala Balai Arkeologi Yogyakarta, Siswanto saat ditemui di kantor Dinparbudpora, Brebes, Kamis (29/10/2015).

Kepala Bidang Kebudayaan, Bambang Haryanto menjelaskan kedatangan Tim Balai Arkeologi Yogyakarta dapat menuntaskan misteri situs purba Galuh dan sekitarnya. Diharapkan mampu menguak peradaban nirleka (tanpa aksara) di Kabupaten Brebes.

Kasi Sejarah dan Purbakala, Wijanarto, menjelaskan bahwa situs Galuh dan sekitarnya merupakan kawasan purba yang diperkirakan garis batas pulau Jawa pada masa periode Pliosen.

"Kala itu wilayah Jawa bagian barat sudah berbentuk daratan sementara kawasan Jawa bagian tengah dan timur masih berbentuk lautan. Periode Pliosen terjadi pada kurang lebih 2-2,5 juta tahun lalu," papar Wijanarto.

Dugaan situs Galuh dan penemuan fosil Buton lebih tua dari kawasan Semedo dan Patiayam diakui oleh peneliti Balai Arkeologi Shofwan Nuridin. Salah satunya adalah temuan fosil gading Stegodon dapat membuktikan hal tersebut.

Terkait rencana ekskavasi, Siswanto menjawab, tergantung dari pelacakan teknis di lapangan. Termasuk soal tempat permanen untuk menyimpan fosil yang sementara saat ini masih disimpan di rumah penduduk.