tanah abang
30cards

tanah abang

Updated 19 April 2018 17:23
  1. Sky Bridge Tanah Abang Dibangun Setelah Lebaran
  2. Sandiaga Wanti-wanti PKL
  3. Pengelola Pasar Tasik Merasa Ditipu oleh PT Padi Mas
  4. Eks Kuasa Lahan Pasar Tasik Dinilai Kerap Langgar Aturan
  5. Sandiaga Akan Tertibkan Pengendara Motor di Trotoar Tanah Abang
  6. Pemprov Kesulitan Temukan Calo Penjual Tenda Tanah Abang
  7. Sandi Tahu Tenda PKL Tanah Abang Dijual Calo
  8. Pemprov DKI Putar Otak Beri Lahan buat Pedagang Pasar Tasik
  9. Polisi Minta Lahan Pasar Tasik Dikosongkan
  10. Pemprov DKI Tunda Bangun Fasilitas Umum di Pasar Tasik
  11. Pemprov DKI Tunggu Putusan Inkrah Pasar Tasik
  12. Pedagang Blok G Tanah Abang Bakal Direlokasi ke Skybridge
  13. Sandi Mengakui Penutupan Jalan Jatibaru Perlu Evaluasi
  14. KAI Klaim Pemilik Sah Lahan Pasar Tasik
  15. Mutasi Dirlantas Polda Metro tak Terkait Tanah Abang
  16. Pedagang Pasar Tasik Minta Diizinkan Jualan hingga Lebaran
  17. Jalan Jatibaru Tanah Abang bakal Dibuka
  18. Pasar Tasik Masuk Penataan Tanah Abang Tahap II
  19. Jalan Kebon Jati Tanah Abang Macet Parah
  20. Sandi Ingin Revitalisasi Tanah Abang Rampung Sebelum Ramadan
  21. Sandi Siapkan Survei Kepuasan Pengunjung Tanah Abang
  22. Ombudsman Ogah Cabut Rekomendasi Soal Tanah Abang
  23. Ombudsman Sebut tak Ada Yang Salah dari LAHP
  24. PKL Jatibaru Siap Direlokasi Usai Lebaran
  25. Penataan Tanah Abang, Anies Lanjutkan Konsep Gubernur Terdahulu
  26. Pengendara Keluhkan Aksi PKL di Ombudsman
  27. PKL Jatibaru Mendemo Ombudsman
  28. Pemprov DKI Diminta Berkoordinasi dengan Polda dan Ombudsman
  29. Saran Ombudsman Buat Pemprov DKI Jakarta
  30. Ombudsman Tak Bisa Proaktif Evaluasi Penutupan Jalan
  • Card 1 of 30
Nasional

Pemprov DKI Bergeming dengan Masukan Dirlantas

Nur Azizah    •    06 Januari 2018 07:30

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Foto: Medcom.id/Faisal Abdalla Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Foto: Medcom.id/Faisal Abdalla

Jakarta: Pemprov DKI Jakarta masih bergeming meski penutupan Jalan Jati Baru, Tanah Abang dinilai menyalahi aturan. Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra dan sejumlah pengamat Transportasi menyatakan, pengalihan fungsi jalan telah melanggar undang-undang.

Namun, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno memiliki pendapat berbeda. Menurutnya, penutupan jalan itu berhasil mengurangi kemacetan hingga 46%.

Sandi mengaku memiliki data yang akurat. Evaluasi kebijakan ini akan dilakukan setiap minggu hingga 19 Januari 2018.

"Hasilnya akan kita teruskan. Dan kita akan tindaklanjuti apa yang diminta Pak Dirlantas," kata Sandi di Jakarta Smart City, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat 5 Desember 2017.

Dewan Pembina Partai Gerindra ini menuturkan, hasil evaluasi itu akan terus dikaji dan dimodifikasi. Sandi berterima kasih atas masukan dari Dirlantas Polda Metro Jaya. 

 "Jadi kami sekali lagi mengapresiasi dan sangat berterima kasih kepada Pak Halim dan jajarannya sudah menjadi mitra kita. Dan kami akan meneruskan ini," ujarnya.

Baca: Dirlantas: Penataan PKL di Jalan Langgar Aturan

Kemarin, Halim Pagarra menyatakan pendapatnya soal penutupan Jalan Jati Baru harus. Ia tak setuju, sebab, pengalihan fungsi telah melanggar ketentuan hukum dan undang-undang.

"Konsepnya kami dukung, tetapi ini sudah melanggar dan melabrak ketentuan hukum," kata Halim pada acara Focus Group Discussion: Penataan Lalu Lintas dan Kawasan Tanah Abang di Hotel Milenium, Jakarta Pusat.

Undang-undang yang dilanggar Pemprov ialah Pasal 63 Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan. Dalam pasal itu dikatakan, pihak yang melanggar fungsi jalan dapat dikenai pidana atau denda.

"Setiap orang yang dengan sengaja melakukan kegiatan yang mengakibatkan terganggunya fungsi jalan di dalam ruang manfaat jalan, akan dikenai pidana penjara 18 bulan atau denda Rp1,5 miliar," jelas Halim. 

Tak hanya itu, Halim pun menyebutkan pihak yang mengakibatkan kerusakan fungsi jalan dapat dikenai Pasal 274 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Ada ancaman hukuman terhadap pelanggar aturan.

"Setiap orang yang melakukan perbuatan yang mengakibatkan kerusakan dan/atau gangguan fungsi jalan sebagaimana dimaksud dalam pasal 28 akan dikenakan denda," ujar Halim. 

tanah abang
30cards

tanah abang

Updated 19 April 2018 17:23
  1. Sky Bridge Tanah Abang Dibangun Setelah Lebaran
  2. Sandiaga Wanti-wanti PKL
  3. Pengelola Pasar Tasik Merasa Ditipu oleh PT Padi Mas
  4. Eks Kuasa Lahan Pasar Tasik Dinilai Kerap Langgar Aturan
  5. Sandiaga Akan Tertibkan Pengendara Motor di Trotoar Tanah Abang
  6. Pemprov Kesulitan Temukan Calo Penjual Tenda Tanah Abang
  7. Sandi Tahu Tenda PKL Tanah Abang Dijual Calo
  8. Pemprov DKI Putar Otak Beri Lahan buat Pedagang Pasar Tasik
  9. Polisi Minta Lahan Pasar Tasik Dikosongkan
  10. Pemprov DKI Tunda Bangun Fasilitas Umum di Pasar Tasik
  11. Pemprov DKI Tunggu Putusan Inkrah Pasar Tasik
  12. Pedagang Blok G Tanah Abang Bakal Direlokasi ke Skybridge
  13. Sandi Mengakui Penutupan Jalan Jatibaru Perlu Evaluasi
  14. KAI Klaim Pemilik Sah Lahan Pasar Tasik
  15. Mutasi Dirlantas Polda Metro tak Terkait Tanah Abang
  16. Pedagang Pasar Tasik Minta Diizinkan Jualan hingga Lebaran
  17. Jalan Jatibaru Tanah Abang bakal Dibuka
  18. Pasar Tasik Masuk Penataan Tanah Abang Tahap II
  19. Jalan Kebon Jati Tanah Abang Macet Parah
  20. Sandi Ingin Revitalisasi Tanah Abang Rampung Sebelum Ramadan
  21. Sandi Siapkan Survei Kepuasan Pengunjung Tanah Abang
  22. Ombudsman Ogah Cabut Rekomendasi Soal Tanah Abang
  23. Ombudsman Sebut tak Ada Yang Salah dari LAHP
  24. PKL Jatibaru Siap Direlokasi Usai Lebaran
  25. Penataan Tanah Abang, Anies Lanjutkan Konsep Gubernur Terdahulu
  26. Pengendara Keluhkan Aksi PKL di Ombudsman
  27. PKL Jatibaru Mendemo Ombudsman
  28. Pemprov DKI Diminta Berkoordinasi dengan Polda dan Ombudsman
  29. Saran Ombudsman Buat Pemprov DKI Jakarta
  30. Ombudsman Tak Bisa Proaktif Evaluasi Penutupan Jalan