• Card 1 of 30
Nasional

Anies Balas Kritik Ketua DPRD DKI

Nur Azizah    •    13 November 2018 18:50

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: Medcom.id/Intan Yunelia Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: Medcom.id/Intan Yunelia

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membalas kritik ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi yang mengkritisi penataan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Edi sempat menyebut Tanah Abang semakin kumuh dan macet.

Prasetio khawatir, Presiden Joko Widodo bakal malu membawa tamu negara untuk berkunjung ke pusat perbelanjaan terbesar di Asia Tenggara itu. Apalagi, Tanah Abang juga dikenal sebagai Ikon Indonesia.

Baca: Prasetyo: Tanah Abang Kembali Kumuh

Saat dikritik demikian, Anies justru balik bertanya siapa tamu yang hendak datang. Toh selama ini, lanjut Anies, tidak ada tamu negara yang batal ke Tanah Abang lantaran kondisinya seperti itu.

"Memang ada tamu siapa yang datang? Tanyain tuh, kapan emang mau mengajak terus enggak jadi? Mungkin Pak Ketua kebanyakan kunjungan kerja jadi lupa sama Jakarta," sahut Anies di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa, 13 November 2018.

Sebelumnya, Prasetyo mengkritik pembenahan kawasan Tanah Abang era Anies. Prasetyo menilai Tanah Abang kini jauh dari kesan terurus. "Sekarang jadi permasalahan baru. Di situ sekarang jadi tempat kumuh lagi," kata Pras, sapaannya, di Kantor DPRD, Jakarta Pusat, 12 November 2018.

Menurut dia, kekumuhan akibat konsep pembangunan skybridge tidak jelas. Saat ini, jembatan penghubung itu tengah dibangun, tapi rencana relokasi pedagang tak pernah dibeberkan rinci.

Prasetyo tak ingin pembangunan skybridge menambah kumuh kawasan Tanah Abang, khususnya di Jatibaru. Pasalnya, kondisi saat ini sangat berbeda jauh dengan sebelumnya.
 
"Saya yang turut bantu Pak Jokowi (mantan Gubernur DKI), Pak Sekda (sekretaris daerah) yang waktu itu jadi Wali Kota Jakarta Pusat bersihkan tempat itu," jelas dia. Untuk itu, ia meminta Pemerintah Provinsi DKI serius terhadap Tanah Abang.