• Card 1 of 30
Nasional

BPTJ Kaget Jalan di Tanah Abang Ditutup

Haifa Salsabila    •    02 Januari 2018 12:51

Suasana PKL di Jalan Jati Baru Raya, Tanah Abang, Jakarta. Foto: MI/Adam Dwi. Suasana PKL di Jalan Jati Baru Raya, Tanah Abang, Jakarta. Foto: MI/Adam Dwi.

Jakarta: Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) kaget saat mengetahui Jalan Jati Baru Raya di Tanah Abang ditutup. Pasalnya, tak ada pemberitahuan baik dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta maupun dari Dinas Perhubungan (Dishub) sebelumya. 

"Ya kita kaget, kok tiba-tiba jalan bisa ditutup. Tahunya juga dari media," kata Humas BPTJ Iis Isak kepada Medcom.id saat ditemui di Kantor BPTJ, Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan, Selasa, 2 Januari 2018. 

Iis mengaku pihaknya tak pernah dilibatkan Dishub DKI dalam diskusi mengenai penataan pedagang kaki lima (PKL) di Tanah Abang yang mengharuskan penutupan Jalan Jati Baru Raya. Tidak ada surat dari Pemprov DKI kepada BPTJ. 

Baca: Menata PKL Tanah Abang: Rekayasa Lalu Lintas, Diskresi, atau Transisi

BPTJ pun akan mengadakan rapat internal bersama Dishub DKI Jakarta. Keduanya bakal membahas kondisi Tanah Abang setelah penutupan Jalan Jati Baru Raya untuk lokasi PKL. 

BPTJ, ungkap Iis, meyakini Pemprov DKI dan Dishub tentu sudah berdiskusi dan memikirkan secara matang segala konsekuensi sebelum menutup Jalan Jati Baru Raya. Namun, kebijakan itu masih perlu dievaluasi bersama. 

"Tapi kalau memang hasil tinjauan kita menunjukkan bahwa penutupan Jalan Jati Baru itu merugikan banyak pihak, maka akan kita jelaskan nanti di rapat," pungkas Iis.