• Card 1 of 30
Nasional

Kadishub Sebut BPTJ Tahu Penutupan Jalan Jati Baru

Nur Azizah    •    02 Januari 2018 15:57

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah--Medcom.id/Nur Azizah Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah--Medcom.id/Nur Azizah

Jakarta: Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah membantah pernyataan Humas Badan Pengelolaan Transportasi Jabodetabek. Andri mengatakan Pemprov telah memberi tahu soal penutupan jalan Jati Baru, Jakarta Pusat, dari jauh-jauh hari.

"Kalau enggak dilibatkan, kenapa Kepala BPTJ mau membantu. Dia bilang mau bantu juga terkait integrasi di Tanah Abang," kata Andri di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa, 2 Januari 2018.

Andri mengatakan sudah bertukar informasi melalui pesan aplikasi WhatsApp. "Nanti saya bantu, Pak. Katanya begitu. Berarti kan sudah oke," imbuh Andri.

Baca: BPTJ Kaget Jalan di Tanah Abang Ditutup

Ia pun tak setuju bila disebut tak berkoordinasi dengan BPTJ. Andri mengaku, selalu melibatkan BPTJ dalam berbagai rapat. "Kami juga kasih tahu apa saja yang akan dilakukan Pemprov. Mulai dari OK Otrip, rekayasa lalu lintas dengan pemanfaatan ruang jalan di Tanah Abang, dan integrasi di Sudirman Baru. Semua kita sampaikan," jelas dia. 



Sebelumnya, Humas BPTJ Iis Iskak mengaku kaget saat mengetahui Jalan Jati Baru Raya, Tanah Abang, ditutup. Pasalnya, tak ada pemberitahuan dari Pemprov DKI Jakarta sebelumya. 

"Ya, kita kaget, kok tiba-tiba jalan bisa ditutup. Tahunya juga dari media," kata Humas BPTJ Iis Isak kepada Medcom.id

Iis mengaku tak pernah dilibatkan Dishub DKI dalam diskusi mengenai penataan pedagang kaki lima (PKL) di Tanah Abang yang mengharuskan penutupan Jalan Jati Baru Raya. Tidak ada surat dari Pemprov DKI kepada BPTJ. 

BPTJ pun akan mengadakan rapat internal bersama Dishub DKI Jakarta. Keduanya bakal membahas kondisi Tanah Abang setelah penutupan Jalan Jati Baru Raya untuk lokasi PKL.