korupsi e-ktp
30cards

korupsi e-ktp

Updated 11 Oktober 2018 10:23
  1. KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara
  2. Hakim Jeldi Kritik Rendahnya Vonis Fredrich
  3. Pengadilan Tinggi Kuatkan Hukuman Fredrich Yunadi
  4. Ahli Sebut Proyek KTP-el Berbau 'Amis' Sejak Awal
  5. Irvanto Diduga Kombinasikan Modus Pencucian Uang untuk Bantu Novanto
  6. Alasan Andi Narogong tak Dijebloskan ke Sukamiskin
  7. Terpidana Kasus KTP-el Dijebloskan ke Lapas Tangerang
  8. KPK Masih Memproses Penjualan Rumah Novanto
  9. Fayakhun Disebut Minta Rp5 Miliar ke Agus Gumiwang
  10. Aziz Syamsuddin Bantah Terima Uang dari Irvanto
  11. Fayakhun Sebut Uang untuk Novanto tak Terkait KTP-el
  12. Rita Widyasari Dicecar soal Aliran Dana KTP-el
  13. Fayakhun hingga Rita Widyasari jadi Saksi Keponakan Novanto
  14. Novanto Sebut Mekeng Bisa Kualat
  15. Istri Mendampingi Irvanto Serahkan Uang ke Anak Chairuman
  16. Andi Narogong: Novanto Suruh Irvanto Bagikan Duit ke DPR
  17. Putra Chairuman Mengelak Pernah Terima Uang Titipan dari Irvanto
  18. Markus Nari Kembali Bantah Terima Uang Rp4 Miliar
  19. KPK Angkat Bicara soal Novanto di Rest Area Tol Purbaleunyi
  20. Mekeng Sebut 'Nyanyian' Novanto Pepesan Kosong
  21. Perburuan Tersangka Kasus KTP-el Berlanjut
  22. Aset Novanto Terancam Disita KPK
  23. Setya Novanto Akui Terima USD3,8 Juta dari Proyek KTP-el
  24. Setnov Masih Terima Gaji Rp19 Juta/Bulan
  25. Novanto Serahkan Dua Bidang Tanah Seharga Rp13 Miliar
  26. Setnov Bingung Uang USD3,5 Juta dari Andi Narogong Didakwakan Padanya
  27. Novanto Minta Dihadapkan dengan Nazaruddin
  28. Novanto-Nazaruddin Bahas Aliran Dana KTP-el di Sukamiskin
  29. Novanto Beri Mandat Office Boy Kelola Perusahaan
  30. Sidang Kasus Korupsi KTP-el Kembali Digelar
  • Card 1 of 30
Nasional

Ahli: Merintangi Penyidikan Sama dengan Korupsi

Faisal Abdalla    •    09 Mei 2018 05:28

Eks pengacara Novanto, Fredrich Yunadi/ANT/Dhemas Reviyanto Eks pengacara Novanto, Fredrich Yunadi/ANT/Dhemas Reviyanto

Jakarta: Ahli hukum pidana Noor Azis Said menilai perbuatan menghalangi penyidikan kasus korupsi seperti diatur dalam pasal 21 UU Tipikor termasuk delik pidana korupsi. Oleh karena itu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhak menangani perkara tersebut. 

Hal itu disampaikan Noor saat memberikan keterangan sebagai ahli di persidangan perkara merintangi penyidikan kasus korupsi KTP-el, dengan terdakwa mantan kuasa hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi. 

“Ya itu salah satu tindak pidana korupsi, walaupun sifatnya hanya berkaitan. KPK punya wewenang,” kata Noor di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Selasa 8 Mei 2018. 

Keterangan itu berbeda dengan salah satu poin eksepsi Fredrich yang menyebut bahwa perkara yang membelit dirinya merupakan tindak pidana umum, bukan tindak pidana khusus. Dengan begitu, Fredrich menganggap KPK dan pengadilan Tipikor tak berhak memproses perkara tersebut. 

Noor menilai perkara merintangi penyidikan dalam kasus korupsi harus ditangani serius dan cepat lantaran korupsi merupakan tindakan kriminal luar biasa (extraordinary crime).

"Bahwa korupsi menganggu pembangunan nasional, menghambat pembangunan ekonomi. Korupsi juga merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. Oleh sebab itu penanganannya harus melalui prosedur yang luar biasa," katanya. 

Ahli dari Universitasi Jenderal Soedirman itu  menilai merintangi penyidikan kasus korupsi, sama saja melakukan tindakan korupsi. “Ini yang harus digarisbawahi: menganggu proses peradilan korupsi sama dengan korupsi,” jelas dia.

korupsi e-ktp
30cards

korupsi e-ktp

Updated 11 Oktober 2018 10:23
  1. KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara
  2. Hakim Jeldi Kritik Rendahnya Vonis Fredrich
  3. Pengadilan Tinggi Kuatkan Hukuman Fredrich Yunadi
  4. Ahli Sebut Proyek KTP-el Berbau 'Amis' Sejak Awal
  5. Irvanto Diduga Kombinasikan Modus Pencucian Uang untuk Bantu Novanto
  6. Alasan Andi Narogong tak Dijebloskan ke Sukamiskin
  7. Terpidana Kasus KTP-el Dijebloskan ke Lapas Tangerang
  8. KPK Masih Memproses Penjualan Rumah Novanto
  9. Fayakhun Disebut Minta Rp5 Miliar ke Agus Gumiwang
  10. Aziz Syamsuddin Bantah Terima Uang dari Irvanto
  11. Fayakhun Sebut Uang untuk Novanto tak Terkait KTP-el
  12. Rita Widyasari Dicecar soal Aliran Dana KTP-el
  13. Fayakhun hingga Rita Widyasari jadi Saksi Keponakan Novanto
  14. Novanto Sebut Mekeng Bisa Kualat
  15. Istri Mendampingi Irvanto Serahkan Uang ke Anak Chairuman
  16. Andi Narogong: Novanto Suruh Irvanto Bagikan Duit ke DPR
  17. Putra Chairuman Mengelak Pernah Terima Uang Titipan dari Irvanto
  18. Markus Nari Kembali Bantah Terima Uang Rp4 Miliar
  19. KPK Angkat Bicara soal Novanto di Rest Area Tol Purbaleunyi
  20. Mekeng Sebut 'Nyanyian' Novanto Pepesan Kosong
  21. Perburuan Tersangka Kasus KTP-el Berlanjut
  22. Aset Novanto Terancam Disita KPK
  23. Setya Novanto Akui Terima USD3,8 Juta dari Proyek KTP-el
  24. Setnov Masih Terima Gaji Rp19 Juta/Bulan
  25. Novanto Serahkan Dua Bidang Tanah Seharga Rp13 Miliar
  26. Setnov Bingung Uang USD3,5 Juta dari Andi Narogong Didakwakan Padanya
  27. Novanto Minta Dihadapkan dengan Nazaruddin
  28. Novanto-Nazaruddin Bahas Aliran Dana KTP-el di Sukamiskin
  29. Novanto Beri Mandat Office Boy Kelola Perusahaan
  30. Sidang Kasus Korupsi KTP-el Kembali Digelar