korupsi e-ktp
30cards

korupsi e-ktp

Updated 23 Juni 2018 02:09
  1. Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil
  2. Fredrich Sebut Perkaranya tak Laik Disidangkan
  3. KPK Pertajam Bukti Buat Jerat Pihak Lain di KTP-el
  4. Fredrich Yunadi Merasa Kebal Hukum
  5. Bacakan Pledoi, Fredrich Sebut akan Beberkan Pemalsuan Jaksa KPK
  6. Fredrich Tuding Bimanesh Sutarjo Sudah 'Dibeli' KPK
  7. KPK Bidik Tersangka Baru KTP-el Lewat Keponakan Novanto
  8. Fredrich Yunadi Bacakan Pleidoi Setebal 2.000 Halaman
  9. KPK Mengantongi Bukti Kuat Keterlibatan Pihak Lain di KTP-el
  10. Anas: Setya Novanto Bisa Jadi Kiai
  11. KPK Setorkan Uang Rampasan Kasus KTP-el ke Kas Negara
  12. Jubir KPK Diminta Bicara Fakta soal Pemeriksaan Bamsoet
  13. Fredrich tak Peduli jika Bimanesh Dituntut Lebih Ringan
  14. Diperiksa KPK, Bamsoet Ditanya soal Aliran Dana ke Golkar Jateng
  15. Pledoi Belum Siap, Fredrich Minta Sidang Ditunda
  16. Ketua DPR Mengaku Inisiatif Sendiri Datangi KPK
  17. Fredrich Minta Izin Keluar Tahanan saat Lebaran
  18. Bamsoet Dicecar Aliran Uang ke DPD Golkar Jateng
  19. KPK Periksa Bamsoet
  20. Bambang Soesatyo Penuhi Panggilan KPK Terkait Korupsi KTP-el
  21. Bimanesh: Banyak Pasien Susah Setelah Saya Ditahan
  22. Bimanesh Akui Luka di Kepala Novanto bukan Akibat Kecelakaan
  23. Bimanesh Menyesal Bantu Fredrich
  24. Bimanesh Merasa Diperdaya Fredrich
  25. Bimanesh Sebut Novanto Memang Perlu Dirawat Pascakecelakaan
  26. Bimanesh Bantah Perintahkan Perawat Perban Novanto
  27. KPK Periksa Dirut PT Sandipala di Singapura
  28. KPK Periksa Olly dan Azis Syamsuddin Terkait Korupsi KTP-el
  29. Azis tak Mau Terbuka soal Hubungannya dengan Keponakan Novanto
  30. Kasus KTP-el, Tamsil Linrung Tak Penuhi Panggilan KPK
  • Card 1 of 30
Nasional

KPK Ultimatum Fredrich

Juven Martua Sitompul    •    12 Januari 2018 16:04

Advokat Fredrich Yunadi - ANT/Hifidz A Mubarak. Advokat Fredrich Yunadi - ANT/Hifidz A Mubarak.

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Fredrich Yunadi dan tim kuasa hukumnya untuk tidak memperlambat proses hukum kasus dugaan merintangi penyidikan kasus dugaan korupsi proyek KTP-el. KPK masih berharap Fredrich kooperatif terhadap panggilan penyidik.

"Rencana pemeriksaan etik tentu tidak boleh juga menunda apalagi jika sampai memperlambat proses hukum," kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Jumat, 12 Januari 2018.

Fredrich melalui kuasa hukumnya, Sapriyanto Refa menegaskan, tidak akan memenuhi panggilan KPK dengan dalil proses pemeriksaan kode etiknya di Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) masih berjalan. Dia meminta KPK tidak memanggilnya sampai proses pemeriksaan oleh Peradi rampung.

Baca: Fredrich Yunadi Tak Penuhi Panggilan KPK

Febri mengatakan, pihaknya sangat menghormati pengusutan pelanggaran kode etik tersebut. Tapi, ia tak mau pengusutan itu menggangu proses hukum di lembaga Antirasuah.

"Kami hargai proses etik yang berjalan," ujar dia.

Febri mengatakan, pihaknya masih menunggu iktikad baik dari mantan kuasa hukum Setya Novanto dalam kasus korupsi KTP-el itu untuk hadir diperiksa sebagai tersangka pada hari ini.

"KPK masih menunggu FY datang untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. Kami tunggu sampai sore ini," kata dia.

KPK menetapkan Fredrich Yunadi dan Bimanesh Sutarjo sebagai tersangka merintangi penyidikan kasus dugaan korupsi proyek KTP-el yang menjerat Novanto.

Fredrich dan Bimanesh diduga memanipulasi data medis Novanto agar dirawat dan bisa menghindari pemeriksaan KPK pada pertengahan November 2017 lalu. Tak hanya itu, Fredrich pun diduga kuat telah mengatur RS Medika Permata Hijau sebelum Novanto mengalami kecelakaan.

Atas perbuatannya, Fredrich dan Bimanesh dijerat dengan Pasal 21 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.


korupsi e-ktp
30cards

korupsi e-ktp

Updated 23 Juni 2018 02:09
  1. Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil
  2. Fredrich Sebut Perkaranya tak Laik Disidangkan
  3. KPK Pertajam Bukti Buat Jerat Pihak Lain di KTP-el
  4. Fredrich Yunadi Merasa Kebal Hukum
  5. Bacakan Pledoi, Fredrich Sebut akan Beberkan Pemalsuan Jaksa KPK
  6. Fredrich Tuding Bimanesh Sutarjo Sudah 'Dibeli' KPK
  7. KPK Bidik Tersangka Baru KTP-el Lewat Keponakan Novanto
  8. Fredrich Yunadi Bacakan Pleidoi Setebal 2.000 Halaman
  9. KPK Mengantongi Bukti Kuat Keterlibatan Pihak Lain di KTP-el
  10. Anas: Setya Novanto Bisa Jadi Kiai
  11. KPK Setorkan Uang Rampasan Kasus KTP-el ke Kas Negara
  12. Jubir KPK Diminta Bicara Fakta soal Pemeriksaan Bamsoet
  13. Fredrich tak Peduli jika Bimanesh Dituntut Lebih Ringan
  14. Diperiksa KPK, Bamsoet Ditanya soal Aliran Dana ke Golkar Jateng
  15. Pledoi Belum Siap, Fredrich Minta Sidang Ditunda
  16. Ketua DPR Mengaku Inisiatif Sendiri Datangi KPK
  17. Fredrich Minta Izin Keluar Tahanan saat Lebaran
  18. Bamsoet Dicecar Aliran Uang ke DPD Golkar Jateng
  19. KPK Periksa Bamsoet
  20. Bambang Soesatyo Penuhi Panggilan KPK Terkait Korupsi KTP-el
  21. Bimanesh: Banyak Pasien Susah Setelah Saya Ditahan
  22. Bimanesh Akui Luka di Kepala Novanto bukan Akibat Kecelakaan
  23. Bimanesh Menyesal Bantu Fredrich
  24. Bimanesh Merasa Diperdaya Fredrich
  25. Bimanesh Sebut Novanto Memang Perlu Dirawat Pascakecelakaan
  26. Bimanesh Bantah Perintahkan Perawat Perban Novanto
  27. KPK Periksa Dirut PT Sandipala di Singapura
  28. KPK Periksa Olly dan Azis Syamsuddin Terkait Korupsi KTP-el
  29. Azis tak Mau Terbuka soal Hubungannya dengan Keponakan Novanto
  30. Kasus KTP-el, Tamsil Linrung Tak Penuhi Panggilan KPK