• Card 1 of 30
Nasional

KPK Mendukung Kasasi Andi Narogong

Juven Martua Sitompul    •    08 Mei 2018 16:42

Juru Bicara KPK Febri Diansyah. (Foto: MI/Rommy Pujianto). Juru Bicara KPK Febri Diansyah. (Foto: MI/Rommy Pujianto).

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendukung langkah terpidana korupsi KTP-el Andi Agustinus alias Andi Narogong mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA). Kasasi dinilai penting agar status Justice Collaborator (JC) Andi bisa dipertimbangkan secara adil.

"Poin yang dikasasi di antaranya penerapan hukum tentang vonis Andi 11 tahun yang lebih tinggi dari tuntutan KPK 8 tahun padahal yang bersangkutan adalah JC," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Selasa, 8 Mei 2018.

Febri menuturkan kesaksiaan Andi Narogong sangat membantu KPK untuk mengungkap peran terpidana Setya Novanto dalam kasus korupsi megaproyek bernilai Rp5,8 triliun tersebut. Maka itu, KPK sangat berharap MA mengabulkan kasasi Andi Narogong.

"Sepatutnya penegak hukum menghargai posisi sebagai JC tersebut," ujar dia. 

(Baca juga: Hukuman Andi Narogong Diperberat Jadi 11 Tahun Bui)

Pertimbangan lain lembaga Antirasuah mendukung pengajuan kasasi Andi Narogong adalah penggunaan Pasal 2 Undang-undang Tipikor oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta. Padahal, lanjut dia, Andi Narogong seharusnya dijerat dengan Pasal 3 UU Tipikor.

Bunyi Pasal 2 UU Tipikor yakni setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri, orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara.

Sementara Pasal 3 UU Tipikor berbunyi setiap orang yang dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, menyalahgunakan kewenangan kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara atau perkonomian negara.

"'Mengingat terhadap Irman, Sugiarto dan Novanto yang udah inkrah diputus terbukti bersalah secara bersama-sama berdasar Pasal 3," papar Febri.

"Sehingga, KPK berharap putusan MA nantinya benar-benar sesuai dengan rasa keadilan, baik terhadap masyarakat atau pun dalam posisi terdakwa sebagai JC," kata Febri menambahkan.