• Card 19 of 30
Nasional

Novanto Serahkan Sertifikat Tanah ke KPK

Sunnaholomi Halakrispen    •    31 Oktober 2018 13:44

Juru bicara KPK Febri Diansyah. Foto: MI/Rommy Pujianto Juru bicara KPK Febri Diansyah. Foto: MI/Rommy Pujianto

Jakarta: Terpidana kasus korupsi proyek KTP elektronik (KTP-el) Setya Novanto kembali mencicil uang pengganti ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kali ini, Novanto menyerahkan sertifikat tanah. 

"Selasa, 30 Oktober 2018, pihak kuasa hukum Setya Novanto telah menitipkan sertifikat asli tanah dan bangunan di Jatiwaringin," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Rabu, 31 Oktober 2018.

Novanto memberikan tanah dan bangunan di Jatiwaringin lantaran tanah itu bakal dipakai untuk pembangunan rel kereta api cepat Jakarta-Bandung. Nantinya tanah itu bakal diganti rugi.  

"Untuk kepentingan penerimaan pembayaran ganti rugi terkait pembangunan jalan rel kereta," tutur Febri.

Ini merupakan cicilan kelima dari mantan Ketua DPR RI. Tapi belum diketahui nominal tanah dan bangunannnya. 

(Baca juga: Novanto Kembalikan Lagi Rp862 Juta ke KPK)

Hingga kini, Novanto sudah empat kali membayar uang pengganti dengan cara dicicil. Pertama, Novanto mengembalikan uang sebanyak Rp5 miliar yang dititipkan saat penyidikan.

Kedua, pada Mei 2018 lalu Novanto kembali mencicil uang pengganti sebesar USD100 ribu. Ketiga, Unit Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti, dan Eksekusi (Labuksi) KPK mengeksekusi uang yang ada di dalam rekening Novanto sebesar Rp1.116.624.197. Keempat, uang senilai Rp862 juta disita dari rekening Novanto.

Pengadilan Tipikor Jakarta telah menjatuhkan vonis 15 tahun penjara kepada Setya Novanto. Selain hukuman pidana penjara, Novanto juga didenda sebesar Rp500 juta subsider tiga bulan kurungan.

Novanto juga dituntut majelis hakim untuk membayar uang pengganti sebesar USD7,3 juta dikurangi uang yang telah dikembalikan Rp5 miliar subsider dua tahun kurungan. Majelis hakim juga menjatuhkan pidana tambahan berupa pencabutan hak politik Novanto selama lima tahun.