• Card 1 of 30
Nasional

Novanto Merasa Dijebak

Antara, Faisal Abdalla    •    13 April 2018 13:49

Setya Novanto. Foto: MI/Ramdani. Setya Novanto. Foto: MI/Ramdani.

Jakarta: Terdakwa kasus korupsi KTP elektronik (KTP-el) Setya Novanto merasa dijebak oleh Direktur PT Biomorf Lone Indonesia Johannes Marliem. Johannes sengaja merekam semua pembicaraan ketika keduanya bertemu.
 
" Johannes Marliem sengaja menjebak saya," kata Novanto saat membacakan nota pembelaan atau pledoi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Jumat, 13 April 2018.
 
Novanto juga menyesali pertemuannya dengan pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong, mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Irman, dan mantan Sekjen Kemendagri Diah Anggraeni. Pertemuan berlangsung di Hotel Gran Melia Kuningan.

Baca: Novanto Ceritakan Pengalaman Hidupnya
 
"Jika saja saya tidak bersedia ditemui saudara Andi Agustinus, Irman, dan Diah Anggraeni di Hotel Gran Melia mungkin saja saya tidak akan telibat dalam proyek KTP-el yang menyeret saya hingga duduk di kursi pesakitan ini," ucap Novanto.
 
Novanto mengaku tidak pernah mengintervensi maupun mengusulkan pembiayaan penerapan KTP-elektronik Tahun Anggaran 2011-2013 dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau melobi orang lain.
 
"Kronologis pertemuan-pertemuan yang melibatkan saya sebagaimana telah saya sampaikan pada saat pemeriksaan terdakwa, tidak menggambarkan ataupun membuktikan bahwa pertemuan-pertemuan itu untuk menguntungkan diri saya dan orang lain," kata Novanto.