• Card 7 of 30
Nasional

Dirjen Kemendagri Mangkir Panggilan KPK

Siti Yona Hukmana    •    12 Juli 2018 19:43

Juru bicara KPK Febri Diansyah - Medcom.id/Siti Yona Hukmana. Juru bicara KPK Febri Diansyah - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.

Jakarta: Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Zudan Arief Fakrulloh mangkir dari panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia sedianya diperiksa terkait kasus korupsi KTP berbasis elektronik (KTP-el).

"Saksi tidak hadir dengan alasan belum memperoleh informasi," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis, 12 Juli 2018.

Meski begitu, kata dia, belum ada penjadwalan ulang terhadap Zudan. Pemanggilan ulang bakal ditentukan oleh penyidik. 

Zudan sedianya diperiksa untuk tersangka Markus Nari. Politikus Partai Golkar itu ditetapkan sebagai tersangka pada 19 Juli 2017 setelah penyidik mendalami beberapa hal, termasuk pihak-pihak yang diduga mendapat aliran dana terkait kasus KTP-el. 

KPK juga mencermati fakta-fakta persidangan kasus KTP-el. Markus disangkakan berperan menerima uang guna memuluskan pembahasan anggaran untuk perpanjangan proyek tahun anggaran 2013. Markus diduga menerima Rp4 miliar yang diserahkan oleh Sugiharto.

Dalam putusan Andi Narogong, Markus juga disebut kecipratan sejumlah duit haram dari proyek KTP-el. Markus diduga menerima duit US$400 ribu. 

Markus dijerat Pasal 3 atau Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.