korupsi e-ktp
30cards

korupsi e-ktp

Updated 22 Mei 2018 19:23
  1. KPK Dalami Kesaksian Keponakan Setnov
  2. Kadernya Disebut Terima Uang KTP-el, Demokrat Hormati Asas Praduga Tak Bersalah
  3. Nurhayati Merasa Difitnah Keponakan Novanto
  4. KPK Cermati Kesaksian Irvanto soal Aliran Korupsi KTP-el
  5. Setnov Kembali Beberkan Aliran Uang KTP-el
  6. Irvanto Mengaku Serahkan SGD1,5 Juta ke Agun Gunandjar
  7. Novanto Sebut Fee KTP-el Dibahas di Ruang Ade Komaruddin
  8. Keponakan Novanto Serahkan USD1 Juta buat Mekeng dan Nari
  9. Novanto Sebut Tanos Orang Kepercayaan Gamawan Fauzi
  10. Kasus Bimanesh, Ahli: Dokter Penyakit Dalam Tak Tangani Pasien Kecelakaan
  11. Jaksa Keberatan dengan Saksi Ahli yang Dihadirkan Fredrich
  12. Ahmad Yani Nilai Korupsi Bukan Kejahatan Luar Biasa
  13. Jaksa Keberatan dengan Saksi Ahli yang Dihadirkan Fredrich
  14. Ahli Sebut Dokter Boleh Tangani Pasien Buron
  15. Tak Lazim Dokter Penyakit Dalam Menangani Pasien Kecelakaan
  16. Ahli Bahasa: Ukuran Bakpao Tidak Kecil
  17. Ahli Sebut Hakim Harus Membuktikan Rekayasa Fredrich
  18. Fredrich Sebut Rutan KPK Amatiran
  19. Fredrich Kesepian Jalani Ramadan di Tahanan
  20. Pengacara Bisa Bantu Klien Tunda Pemeriksaan
  21. Boyamin Saiman jadi Saksi Meringankan Fredrich
  22. Deisti Tolak Teken Berita Penahanan Novanto
  23. KPK Periksa Sugiharto di Lapas Sukamiskin
  24. Bimanesh Dinilai Ikut Berniat Jahat
  25. Ahli: Dokter Bisa Dijatuhi Sanksi Pidana
  26. Ahli: Merintangi Penyidikan Sama dengan Korupsi
  27. Penerapan Pasal Terhadap Fredrich Dinilai Tepat
  28. Jaksa KPK Hadirkan Dua Saksi di Sidang Fredrich Yunadi
  29. JPU Hadirkan Ahli Kesehatan di Sidang Fredrich
  30. KPK Mendukung Kasasi Andi Narogong
  • Card 1 of 30
Nasional

Penahanan Made Oka Masagung Diperpanjang

Muhammad Al Hasan    •    20 April 2018 16:51

Tersangka kasus KTP elektronik, Made Oka Masagung, mengenakan rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan di KPK. Foto: Antara/Adam Bariq. Tersangka kasus KTP elektronik, Made Oka Masagung, mengenakan rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan di KPK. Foto: Antara/Adam Bariq.

Jakarta: Masa penahanan Made Oka Masagung, tersangka kasus KTP elektronik, diperpanjang. Hal ini diperlukan untuk kepentingan penyidikan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

"Perpanjangan penahanan selama 40 hari ke depan mulai 24 April sampai 2 Juni 2018," kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Setiabudi, Jakarta Selaran, Jumat, 20 April 2018.

Made Oka ditahan sejak 4 April 2018, setelah dua kali mangkir dari panggilan KPK. Dia kini meringkuk di Rutan Cabang KPK di Kavling C-1 Kuningan, Jakarta Selatan.

Dalam kasus KTP-el, Made Oka berperan sebagai penampung dana melalui dua perusahaannya di Singapura: SPV dan PT Delta Energy. Ia juga diduga menjadi perantara uang suap untuk anggota DPR sebesar 5 persen dari proyek KTP-el.

Baca: Putusan Pengadilan di Luar Jangkauan KPK

Dia disebut menerima USD3,8 juta peruntukan mantan Ketua DPR Setya Novanto. Fulus USD1,8 juta dikirim dari Biomorf Mauritius ke perusahaan OEM Investment Pte Ltd dan USD2 juta melalui rekening PT Delta Energy.

Made Oka disangkakan Pasal 2 Ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

korupsi e-ktp
30cards

korupsi e-ktp

Updated 22 Mei 2018 19:23
  1. KPK Dalami Kesaksian Keponakan Setnov
  2. Kadernya Disebut Terima Uang KTP-el, Demokrat Hormati Asas Praduga Tak Bersalah
  3. Nurhayati Merasa Difitnah Keponakan Novanto
  4. KPK Cermati Kesaksian Irvanto soal Aliran Korupsi KTP-el
  5. Setnov Kembali Beberkan Aliran Uang KTP-el
  6. Irvanto Mengaku Serahkan SGD1,5 Juta ke Agun Gunandjar
  7. Novanto Sebut Fee KTP-el Dibahas di Ruang Ade Komaruddin
  8. Keponakan Novanto Serahkan USD1 Juta buat Mekeng dan Nari
  9. Novanto Sebut Tanos Orang Kepercayaan Gamawan Fauzi
  10. Kasus Bimanesh, Ahli: Dokter Penyakit Dalam Tak Tangani Pasien Kecelakaan
  11. Jaksa Keberatan dengan Saksi Ahli yang Dihadirkan Fredrich
  12. Ahmad Yani Nilai Korupsi Bukan Kejahatan Luar Biasa
  13. Jaksa Keberatan dengan Saksi Ahli yang Dihadirkan Fredrich
  14. Ahli Sebut Dokter Boleh Tangani Pasien Buron
  15. Tak Lazim Dokter Penyakit Dalam Menangani Pasien Kecelakaan
  16. Ahli Bahasa: Ukuran Bakpao Tidak Kecil
  17. Ahli Sebut Hakim Harus Membuktikan Rekayasa Fredrich
  18. Fredrich Sebut Rutan KPK Amatiran
  19. Fredrich Kesepian Jalani Ramadan di Tahanan
  20. Pengacara Bisa Bantu Klien Tunda Pemeriksaan
  21. Boyamin Saiman jadi Saksi Meringankan Fredrich
  22. Deisti Tolak Teken Berita Penahanan Novanto
  23. KPK Periksa Sugiharto di Lapas Sukamiskin
  24. Bimanesh Dinilai Ikut Berniat Jahat
  25. Ahli: Dokter Bisa Dijatuhi Sanksi Pidana
  26. Ahli: Merintangi Penyidikan Sama dengan Korupsi
  27. Penerapan Pasal Terhadap Fredrich Dinilai Tepat
  28. Jaksa KPK Hadirkan Dua Saksi di Sidang Fredrich Yunadi
  29. JPU Hadirkan Ahli Kesehatan di Sidang Fredrich
  30. KPK Mendukung Kasasi Andi Narogong