korupsi e-ktp
30cards

korupsi e-ktp

Updated 23 Oktober 2018 15:24
  1. Hakim Tegur Irvanto
  2. Novanto Kembalikan Lagi Rp862 Juta ke KPK
  3. Irvanto Bantah Sebar Besel Berkode Nama Miras
  4. KPK tak Puas Fredrich Divonis 7 Tahun Penjara
  5. KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara
  6. Hakim Jeldi Kritik Rendahnya Vonis Fredrich
  7. Pengadilan Tinggi Kuatkan Hukuman Fredrich Yunadi
  8. Ahli Sebut Proyek KTP-el Berbau 'Amis' Sejak Awal
  9. Irvanto Diduga Kombinasikan Modus Pencucian Uang untuk Bantu Novanto
  10. Alasan Andi Narogong tak Dijebloskan ke Sukamiskin
  11. Terpidana Kasus KTP-el Dijebloskan ke Lapas Tangerang
  12. KPK Masih Memproses Penjualan Rumah Novanto
  13. Fayakhun Disebut Minta Rp5 Miliar ke Agus Gumiwang
  14. Aziz Syamsuddin Bantah Terima Uang dari Irvanto
  15. Fayakhun Sebut Uang untuk Novanto tak Terkait KTP-el
  16. Rita Widyasari Dicecar soal Aliran Dana KTP-el
  17. Fayakhun hingga Rita Widyasari jadi Saksi Keponakan Novanto
  18. Novanto Sebut Mekeng Bisa Kualat
  19. Istri Mendampingi Irvanto Serahkan Uang ke Anak Chairuman
  20. Andi Narogong: Novanto Suruh Irvanto Bagikan Duit ke DPR
  21. Putra Chairuman Mengelak Pernah Terima Uang Titipan dari Irvanto
  22. Markus Nari Kembali Bantah Terima Uang Rp4 Miliar
  23. KPK Angkat Bicara soal Novanto di Rest Area Tol Purbaleunyi
  24. Mekeng Sebut 'Nyanyian' Novanto Pepesan Kosong
  25. Perburuan Tersangka Kasus KTP-el Berlanjut
  26. Aset Novanto Terancam Disita KPK
  27. Setya Novanto Akui Terima USD3,8 Juta dari Proyek KTP-el
  28. Setnov Masih Terima Gaji Rp19 Juta/Bulan
  29. Novanto Serahkan Dua Bidang Tanah Seharga Rp13 Miliar
  30. Setnov Bingung Uang USD3,5 Juta dari Andi Narogong Didakwakan Padanya
  • Card 1 of 30
Nasional

Novanto Minta Dihadapkan dengan Nazaruddin

M Sholahadhin Azhar    •    18 September 2018 17:36

Terpidana kasus korupsi KTP-el Setya Novanto datang ke Pengadilan Tipikor, Jakarta, untuk menjadi saksi. Foto: Medcom.id/M Sholahadhin Azhar. Terpidana kasus korupsi KTP-el Setya Novanto datang ke Pengadilan Tipikor, Jakarta, untuk menjadi saksi. Foto: Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.

Jakarta: Terpidana korupsi KTP-el Setya Novanto meminta dikonfrontasi dengan terpidana korupsi KTP-el lain, Andi Agustinus, dan terpidana korupsi Wisma Atlet Hambalang M Nazaruddin. Dia menilai hal ini diperlukan untuk membuka aliran dana korupsi KTP-el.

"Memang sebaiknya dikonfrontasi antara Andi, saya, dengan Nazar," kata Novanto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan Bungur Besar Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa, 18 September 2018.

Menurut dia, konfrontasi dengan Nazaruddin diperlukan karena eks Bendahara Partai Demokrat itu juga menyaksikan ke mana arah aliran dana korupsi KTP-el. Novanto mengaku pernah diingatkan tentang hal tersebut oleh Nazaruddin, khususnya mengenai aliran dana ke Badan Anggaran (Banggar) DPR untuk memuluskan KTP-el.

Dia menjelaskan ada penambahan uang di APBN 2011 untuk proyek KTP-el, berikut dolar Amerika Serikat yang dibagi-bagi guna memuluskan mata anggaran ini. Rinciannya, USD1 juta untuk Olly Dondokambey, Bendahara PDI Perjuangan, serta USD1 juta untuk politikus Golkar Melchias Marcus Mekeng, politikus Demokrat Mirwan Amir dan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tamsil Linrung.

"Ini (penyerahan) di lantai 12 di ruangannya Ade Komarudin (politikus Golkar). Itu (besaran anggaran e-KTP) alokasi Rp1,2 T untuk uang proyek e-KTP APBN 2011 sehingga ada tambahan Rp1 T," jelas Novanto.

Baca: Novanto-Nazaruddin Bahas Aliran Dana KTP-el di Sukamiskin

Selain nama-nama di atas, Novanto juga menyebut politisi lain seperti politisi Golkar Chairuman Harahap, Agun Gunandjar, dan mantan Ketua Fraksi Partai Demokrat Marwan Jafar. Namun, jumlah nominal yang diberikan dan diterima berubah-ubah.

"Yang pertama diberikan kepada Chairuman sebesar USD500 (ribu) kepada Pak Jafar ini USD100 (ribu) kepada Akom (Ade Komarudin) USD700 (ribu) dan kepada Agun USD1 juta," imbuh dia.

Sementara itu, pengusaha Andi Agustinus atau Andi Narogong, kata Novanto, berperan sebagai pemberi uang pada para politisi itu. Fulus diserahkan dengan perantara keponakan Novanto, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo. 

Novanto pun membeberkan bila pemberian uang itu dimaksudkan agar Banggar DPR meloloskan proyek KTP-el. "Karena sebagai Badan Anggaran jadi untuk meloloskan proyek ini," jelas Novanto.

korupsi e-ktp
30cards

korupsi e-ktp

Updated 23 Oktober 2018 15:24
  1. Hakim Tegur Irvanto
  2. Novanto Kembalikan Lagi Rp862 Juta ke KPK
  3. Irvanto Bantah Sebar Besel Berkode Nama Miras
  4. KPK tak Puas Fredrich Divonis 7 Tahun Penjara
  5. KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara
  6. Hakim Jeldi Kritik Rendahnya Vonis Fredrich
  7. Pengadilan Tinggi Kuatkan Hukuman Fredrich Yunadi
  8. Ahli Sebut Proyek KTP-el Berbau 'Amis' Sejak Awal
  9. Irvanto Diduga Kombinasikan Modus Pencucian Uang untuk Bantu Novanto
  10. Alasan Andi Narogong tak Dijebloskan ke Sukamiskin
  11. Terpidana Kasus KTP-el Dijebloskan ke Lapas Tangerang
  12. KPK Masih Memproses Penjualan Rumah Novanto
  13. Fayakhun Disebut Minta Rp5 Miliar ke Agus Gumiwang
  14. Aziz Syamsuddin Bantah Terima Uang dari Irvanto
  15. Fayakhun Sebut Uang untuk Novanto tak Terkait KTP-el
  16. Rita Widyasari Dicecar soal Aliran Dana KTP-el
  17. Fayakhun hingga Rita Widyasari jadi Saksi Keponakan Novanto
  18. Novanto Sebut Mekeng Bisa Kualat
  19. Istri Mendampingi Irvanto Serahkan Uang ke Anak Chairuman
  20. Andi Narogong: Novanto Suruh Irvanto Bagikan Duit ke DPR
  21. Putra Chairuman Mengelak Pernah Terima Uang Titipan dari Irvanto
  22. Markus Nari Kembali Bantah Terima Uang Rp4 Miliar
  23. KPK Angkat Bicara soal Novanto di Rest Area Tol Purbaleunyi
  24. Mekeng Sebut 'Nyanyian' Novanto Pepesan Kosong
  25. Perburuan Tersangka Kasus KTP-el Berlanjut
  26. Aset Novanto Terancam Disita KPK
  27. Setya Novanto Akui Terima USD3,8 Juta dari Proyek KTP-el
  28. Setnov Masih Terima Gaji Rp19 Juta/Bulan
  29. Novanto Serahkan Dua Bidang Tanah Seharga Rp13 Miliar
  30. Setnov Bingung Uang USD3,5 Juta dari Andi Narogong Didakwakan Padanya