politik jepang
30cards

politik jepang

Updated 03 Juli 2018 13:55
  1. Kesehatan Menurun, Kaisar Jepang Batalkan Tugas Resmi
  2. Jepang Tegaskan Latihan Militer AS-Korsel Penting bagi Kawasan
  3. Skandal Tanah, Menkeu Jepang Kembalikan Gaji Satu Tahun
  4. Berusia 100 Tahun, Mantan PM Jepang Desak Revisi Konstitusi
  5. Korsel Sarankan Jepang untuk Berdialog dengan Korut
  6. PM Jepang Berjanji Tidak Pindahkan Kedubes ke Yerusalem
  7. Diburu Tiga Pekan, Buronan Ternama Jepang Akhirnya Ditangkap
  8. Tiongkok dan Jepang Buka Lembaran Baru Hubungan Bilateral
  9. Tingkat Kepuasan PM Jepang Memburuk akibat Skandal Kedua
  10. Menlu Tiongkok Kunjungi Jepang untuk Diskusikan Korut
  11. Menlu Jepang akan Diskusikan KTT Korea di Seoul
  12. Mantan Ajudan PM Jepang Bantah Terlibat Skandal Tanah
  13. Jepang Aktifkan Marinir Pertama Sejak PD II
  14. PM Jepang Disebut Tidak Terlibat Rekayasa Dokumen Tanah
  15. Terjerat Skandal Penjualan Tanah, PM Jepang Dituntut Mundur
  16. Minta Maaf atas Skandal Tanah, Abe Didesak Mundur
  17. Skandal Penjualan Tanah, Popularitas PM Jepang Terus Merosot
  18. Menkeu Jepang Akui Rekayasa Dokumen Terkait PM Abe
  19. Jepang Klaim Kapal Korut Langgar Sanksi PBB
  20. Jepang Waspadai 'Diplomasi Senyum' Korut
  21. Jepang Perkuat Hubungan Eropa di Tengah Ancaman Korut
  22. Kaisar Jepang Ucapkan Selamat Tahun Baru
  23. Menlu Jepang Letakkan Karangan Bunga di Memorial Holocaust
  24. Puluhan Ribu Orang Rayakan Ultah ke-84 Kaisar Jepang
  25. Jepang Ingin Misil yang Dapat Menjangkau Korut
  26. Puluhan Pejabat Jepang Kunjungi Kuil Kontroversial Yasukuni
  27. Kaisar Akihito Turun Takhta 30 April 2019
  28. Shinzo Abe Menang Telak dalam Pemilu Jepang
  29. Jepang Gelar Pemilu di Tengah Hujan Deras Imbas Badai Lan
  30. Shinzo Abe Kembali Jadi Unggulan di Pemilu Jepang
  • Card 11 of 30
Internasional

Menlu Jepang akan Diskusikan KTT Korea di Seoul

Willy Haryono    •    11 April 2018 11:04

Menlu Jepang Taro Kono (kiri) berjabat.tangan dengan Menlu Korsel Kang Kyung-wha di Seoul, 11 April 2018 (Foto: AFP/POOL/LEE JIN-MAN) Menlu Jepang Taro Kono (kiri) berjabat.tangan dengan Menlu Korsel Kang Kyung-wha di Seoul, 11 April 2018 (Foto: AFP/POOL/LEE JIN-MAN)

Seoul: Menteri Luar Negeri Jepang Taro Kono berada di Korea Selatan (Korsel) untuk bertemu Menlu Kang Kyung-wha, Rabu 11 April 2018 pagi waktu setempat. Kono datang dengan membawa sejumlah isu yang ingin diserukan Tokyo, termasuk rencana konferensi tingkat tinggi Korsel dengan Korea Utara (Korut). 

Kunjungan Menlu Jepang ke Korsel, yang baru kali ini terjadi sejak lebih dari dua tahun terakhir, terjadi di tengah tingginya aktivitas diplomatik di Asia timur. 

Kono ingin menyuarakan kekhawatiran Jepang serta mengetahui informasi terkini mengenai rencana pertemuan pemimpin Korut Kim Jong-un dengan Presiden Korsel Moon Jae-in dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Kim Jong-un telah bertemu Presiden Tiongkok Xi Jinping dalam lawatan luar negeri pertamanya bulan lalu. Kedatangan Kim bertujuan mencari dukungan menjelang rencana pertemuan dengan Trump.

Mengenai dua pertemuan besar yang akan datang, Jepang selama ini hanya menjadi 'penonton.' Wacana adanya pertemuan ketiga antara Kim dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe sudah tidak lagi terdengar sejak pertama kali digaungkan bulan lalu. 

Baca: Istri Kim Jong-un akan Temani Suami di KTT Korsel

Kini, Tokyo terpaksa mengandalkan Korsel dan AS untuk mengatasi kekhawatirannya mengenai isu Korut, yang tahun lalu menembakkan beberapa misil melewati langit Negeri Sakura. 

"Merupakan hal penting bagi Jepang, AS dan Korsel untuk saling berbagi informasi dan berkoordinasi dengan baik," ujar juru bicara pemerintahan Jepang, Yoshihide Suga, seperti dilansir AFP

Sementara itu selain mengenai isu nuklir dan misil Korut, Kono mengaku akan mencoba memastikan kepada Korsel bahwa masalah "penculikan warga Jepang juga dibahas dalam KTT Korea."

Ia merujuk pada penculikan warga Jepang oleh agen-agen Korut di era 1970 dan 1980-an. Para warga yang diculik kemudian diminta mengajari Bahasa Jepang kepada mata-mata Korut sebagai bekal untuk menjalankan beragam misi.

Namun hubungan Jepang dengan Korsel masih belum terlalu baik dalam beberapa tahun terakhir. Keduanya masih berseteru dalam beragam isu -- termasuk soal budak seks era Perang Dunia II.

politik jepang
30cards

politik jepang

Updated 03 Juli 2018 13:55
  1. Kesehatan Menurun, Kaisar Jepang Batalkan Tugas Resmi
  2. Jepang Tegaskan Latihan Militer AS-Korsel Penting bagi Kawasan
  3. Skandal Tanah, Menkeu Jepang Kembalikan Gaji Satu Tahun
  4. Berusia 100 Tahun, Mantan PM Jepang Desak Revisi Konstitusi
  5. Korsel Sarankan Jepang untuk Berdialog dengan Korut
  6. PM Jepang Berjanji Tidak Pindahkan Kedubes ke Yerusalem
  7. Diburu Tiga Pekan, Buronan Ternama Jepang Akhirnya Ditangkap
  8. Tiongkok dan Jepang Buka Lembaran Baru Hubungan Bilateral
  9. Tingkat Kepuasan PM Jepang Memburuk akibat Skandal Kedua
  10. Menlu Tiongkok Kunjungi Jepang untuk Diskusikan Korut
  11. Menlu Jepang akan Diskusikan KTT Korea di Seoul
  12. Mantan Ajudan PM Jepang Bantah Terlibat Skandal Tanah
  13. Jepang Aktifkan Marinir Pertama Sejak PD II
  14. PM Jepang Disebut Tidak Terlibat Rekayasa Dokumen Tanah
  15. Terjerat Skandal Penjualan Tanah, PM Jepang Dituntut Mundur
  16. Minta Maaf atas Skandal Tanah, Abe Didesak Mundur
  17. Skandal Penjualan Tanah, Popularitas PM Jepang Terus Merosot
  18. Menkeu Jepang Akui Rekayasa Dokumen Terkait PM Abe
  19. Jepang Klaim Kapal Korut Langgar Sanksi PBB
  20. Jepang Waspadai 'Diplomasi Senyum' Korut
  21. Jepang Perkuat Hubungan Eropa di Tengah Ancaman Korut
  22. Kaisar Jepang Ucapkan Selamat Tahun Baru
  23. Menlu Jepang Letakkan Karangan Bunga di Memorial Holocaust
  24. Puluhan Ribu Orang Rayakan Ultah ke-84 Kaisar Jepang
  25. Jepang Ingin Misil yang Dapat Menjangkau Korut
  26. Puluhan Pejabat Jepang Kunjungi Kuil Kontroversial Yasukuni
  27. Kaisar Akihito Turun Takhta 30 April 2019
  28. Shinzo Abe Menang Telak dalam Pemilu Jepang
  29. Jepang Gelar Pemilu di Tengah Hujan Deras Imbas Badai Lan
  30. Shinzo Abe Kembali Jadi Unggulan di Pemilu Jepang