olah raga
30cards

olah raga

Updated 17 September 2018 20:31
  1. Pihak Ketiga Kelola Bowling Center Jakabaring
  2. Menpora: Support Korban Gempa Lombok Lewat Lomba Maraton
  3. Setelah Asian Games, Venue Pentathlon bukan Tanggung Jawab Pemkab
  4. Maria Londa Minta Maaf Gagal Tambah Medali untuk Indonesia
  5. Atlet Paralayang Ini Niatkan Sebagian Bonus untuk Sosial
  6. Peraih Medali Emas Ini, Tetap jadi Pelipat Parasut
  7. Agus Persembahkan Medali untuk Istri dan Calon Bayi
  8. Tim Anggar Indonesia Floret Beregu Putra ke Perempat Final
  9. Aries Bangga Indonesia Raya Berkumandang Perdana di Palembang
  10. Menpora: PNS Sudah di Tangan Peraih Medali Emas
  11. Antusiasme Suporter Indonesia Dukung Atlet Bulu Tangkis
  12. Tips Fitriani untuk Babak 16 Besar
  13. Cita-cita Mukhib, Atlet Peraih Emas Sepeda Gunung
  14. Tim Voli Pantai Putra Indonesia Terus Melaju
  15. Eko Yuli Belum Bicarakan Target di Olimpiade 2020 Tokyo
  16. Istri Eko Yuli Deg-degan Saksikan Pertandingan
  17. Usai Asian Games, Eko Yuli Fokus untuk Olimpiade 2020
  18. Atlet Kayak Indonesia ke Semifinal
  19. Asa Tenis di Aldila Sutjia
  20. Gubernur Sumsel akan Evaluasi Tiket Masuk ke Jakabaring
  21. Tim Paralayang Indonesia Unggul di Hari Pertama
  22. Tim Voli Pantai Putri Indonesia Masih Berjaya
  23. Empat Atlet Jepang Dipulangkan Akibat Kunjungi Tempat Prostitusi
  24. NBA Izinkan Pemainnya Ikut Asian Games 2018
  25. Atlet Loncat Indah Jatim Target Masuk Final Asian Games
  26. Atlet Asal Jatim di Asian Games Targetkan 10 Besar
  27. Selangkah Lagi Justin/Christo Raih Gelar Kelima
  28. Justin/Christo Melaju ke Semifinal
  29. Paralayang Targetkan Satu Medali Emas di Asian Games
  30. Bertanding di Kandang, Atlet Sepatu Roda Berpeluang Menang
  • Card 1 of 30
Olahraga

BWF Terbitkan Lima Regulasi Baru di 2018

Antara, Riyan Ferdianto    •    08 Januari 2018 22:30

Ilustrasi (Istimewa) Ilustrasi (Istimewa)

Jakarta: Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) di Guangzhou, Tiongkok, mengeluarkan lima regulasi baru untuk turnamen level dunia yang digelar tahun 2018 hingga 2021. 

Dilansir laman resmi BWF yang dipantau di Jakarta, Senin 8 Januari 2018, pengumuman regulasi bersamaan dengan peluncuran daftar penamaan gelaran turnamen, pengumuman Guangzhou sebagai kota penyelenggara turnamen BWF Tour Finals 2018 hingga 2021 dan juga pengumuman HSBC sebagai sponsor baru gelaran World Tour BWF dari level 1 hingga level 5.

"Ini adalah tonggak penting dalam sejarah federasi. Kami melangkah berani ke masa depan dengan sebuah kemitraan yang akan menentukan bulu tangkis untuk bertahun-tahun mendatang," kata Presiden BWF Poul Erik Hoyer.

Sejumlah regulasi baru yang akan mulai diberlakukan pada musim kompetisi 2018, yakni: 

Baca juga: Angkat Besi Bertekad Rebut Emas Meski Dana Minim

Regulasi Pertama, mengenai struktur turnamen internasional 2018-2021 yang akan terbagi dalam dua "grade" yaitu: 
Grade 1: Olimpiade dan BWF Major Events (Kejuaraan Dunia, Kejuaraan Dunia Junior, Kejuaraan Dunia Junior Beregu/Piala Suhandinata, Kejuaraan Dunia Senior, Piala Thomas dan Uber, Piala Sudirman) 

Grade 2 
Level 1: HSBC BWF World Tour  Finals (Guangzhou) 
Level 2: HSBC BWF World Tour Super 1000 (Indonesia, Tiongkok, Inggris/All England) 
Level 3: HSBC BWF World Tour  Super 750 (Denmark, Malaysia, Tiongkok, Jepang, Prancis) 
Level 4: HSBC BWF World Tour Super 500 (Indonesia, Korea, Malaysia, India, Hong Kong, Singapura, Thailand) 
Level 5: HSBC BWF World Tour Super 300 (Thailand, Swiss, Jerman, Selandia Baru, Australia, Amerika Serikat, Spanyol, Taiwan, Makau, India, Korea) 
Level 6: BWF Tour Super 100 (Indonesia, Prancis, Tiongkok, Kanada, Jepang, Rusia, Vietnam, India, Belanda, Jerman, Skotlandia).

Baca juga: Lee Chong Wei Minta Dispensasi kepada BWF

Regulasi Kedua, adalah kewajiban 12 turnamen dalam setahun yang harus diikuti para pemain, baik tunggal atau ganda mulai 2018. Para pemain tunggal di jajaran peringkat 15 besar dunia, serta pemain ganda di 10 besar dunia berkewajiban mengikuti setidaknya 12 turnamen, terdiri dari tiga turnamen level 2, lima turnamen level 3, serta empat dari tujuh turnamen level 5.

Regulasi Ketiga, adalah regulasi servis 1,15 meter yang mengharuskan pemain melakukan servis dengan ketinggian maksimal 1,15 meter dari permukaan lapangan yang akan diuji coba mulai kejuaraan All England 2018 (HSBC BWF World Tour - Super 1000) pada Maret 2018.

Pengukuran sendiri akan dilakukan dengan alat sensor yang dilengkapi sinar inframerah. Menanggapi aturan baru soal servis ini, Kepala Pelatih Ganda Putra PBSI, Herry Iman Pierngadi mengatakan tak terlalu terpengaruh oleh aturan ini.

"Sejauh ini aturan tersebut tidak terlalu jadi masalah untuk tim ganda putra Indonesia. Menurut saya yang agak kesulitan adalah pemain dengan postur tinggi, terutama 190 cm ke atas," ucap Herry.

Baca juga: PBSI Ragu Kesiapan Istora Gelar Indonesian Masters 2018

Regulasi Keempat, adalah aturan penayangan siaran langsung yang mewajibkan tuan rumah penyelenggara turnamen level 2, 3 dan 4 untuk memperpanjang durasi siaran langsung dengan ketentuan sebagai berikut: 

- Turnamen level 2 harus disiarkan total 45 pertandingan (10 pertandingan di babak pertama, 10 pertandingan di babak kedua, 10 pertandingan di babak perempat final, 10 pertandingan di babak semifinal, serta 5 pertandingan di babak final) 

- Turnamen level 3 harus disiarkan total 29 pertandingan (8 pertandingan di babak kedua, 8 pertandingan di babak perempat final, 8 pertandingan di babak semifinal, 5 pertandingan di babak final) 

- Turnamen level 4 harus disiarkan total 25 pertandingan (10 pertandingan di babak perempat final, 10 pertandingan di babak semifinal, 5 pertandingan di babak final).

Regulasi Kelima, adalah tidak adanya babak kualifikasi pada turnamen level 2 dan level 3 resmi dan kejuaraan-kejuaraan level ini akan dimainkan mulai Rabu hingga Minggu. Aturan ini sendiri akan dimulai pada kejuaran All England 2018 (HSBC BWF World Tour - Super 1000).

Sementara itu, sistem skor 11x5 yang sempat dimainkan di sejumlah turnamen, belum dipastikan kapan akan diterapkan secara resmi. Hal ini masih akan didiskusikan dalam Annual General Meeting (AGM) BWF 2018 yang akan dilangsungkan di Bangkok, Mei mendatang. (Antara).

Video: Agenda Padat PBSI di 2018
  

olah raga
30cards

olah raga

Updated 17 September 2018 20:31
  1. Pihak Ketiga Kelola Bowling Center Jakabaring
  2. Menpora: Support Korban Gempa Lombok Lewat Lomba Maraton
  3. Setelah Asian Games, Venue Pentathlon bukan Tanggung Jawab Pemkab
  4. Maria Londa Minta Maaf Gagal Tambah Medali untuk Indonesia
  5. Atlet Paralayang Ini Niatkan Sebagian Bonus untuk Sosial
  6. Peraih Medali Emas Ini, Tetap jadi Pelipat Parasut
  7. Agus Persembahkan Medali untuk Istri dan Calon Bayi
  8. Tim Anggar Indonesia Floret Beregu Putra ke Perempat Final
  9. Aries Bangga Indonesia Raya Berkumandang Perdana di Palembang
  10. Menpora: PNS Sudah di Tangan Peraih Medali Emas
  11. Antusiasme Suporter Indonesia Dukung Atlet Bulu Tangkis
  12. Tips Fitriani untuk Babak 16 Besar
  13. Cita-cita Mukhib, Atlet Peraih Emas Sepeda Gunung
  14. Tim Voli Pantai Putra Indonesia Terus Melaju
  15. Eko Yuli Belum Bicarakan Target di Olimpiade 2020 Tokyo
  16. Istri Eko Yuli Deg-degan Saksikan Pertandingan
  17. Usai Asian Games, Eko Yuli Fokus untuk Olimpiade 2020
  18. Atlet Kayak Indonesia ke Semifinal
  19. Asa Tenis di Aldila Sutjia
  20. Gubernur Sumsel akan Evaluasi Tiket Masuk ke Jakabaring
  21. Tim Paralayang Indonesia Unggul di Hari Pertama
  22. Tim Voli Pantai Putri Indonesia Masih Berjaya
  23. Empat Atlet Jepang Dipulangkan Akibat Kunjungi Tempat Prostitusi
  24. NBA Izinkan Pemainnya Ikut Asian Games 2018
  25. Atlet Loncat Indah Jatim Target Masuk Final Asian Games
  26. Atlet Asal Jatim di Asian Games Targetkan 10 Besar
  27. Selangkah Lagi Justin/Christo Raih Gelar Kelima
  28. Justin/Christo Melaju ke Semifinal
  29. Paralayang Targetkan Satu Medali Emas di Asian Games
  30. Bertanding di Kandang, Atlet Sepatu Roda Berpeluang Menang