migas
30cards

migas

Updated 13 Desember 2018 22:07
  1. Enam Proyek Baru Migas di 2018 Bernilai Rp4,35 Triliun
  2. Pemerintah Panen Penerimaan Migas USD15,9 Miliar
  3. Jelang Tutup Tahun, Lifting Migas Masih di Bawah Target
  4. Skema Gross Split Diterapkan di Dua Wilayah
  5. Wamen ESDM: Rezim Fiskal Baru Hulu Migas Makin Diminati
  6. Energy Equity Resmi Perpanjang Kontrak Kelola di Blok Sepinggan
  7. Enam Pembangunan Kilang Pertamina Alami Keterlambatan
  8. Stok Energi Fosil Indonesia Tidak Mampu Penuhi Kebutuhan
  9. Mengeksplorasi Giant Discovery
  10. Kontrak Blok East Sepinggan Diubah Jadi Gross Split
  11. Dwi Soetjipto Tancap Gas Tingkatkan Cadangan Migas
  12. Tekan Impor dengan Penemuan Cadangan Migas Raksasa
  13. Empat Kontrak Blok Migas Diteken, Pemerintah Raup Rp209 Miliar
  14. 2019, Pertamina Beli Minyak Mentah dari 11 KKKS
  15. Deadline Pengembalian Investasi Migas Kini Lebih Masuk Akal
  16. Pemerintah Relaksasi Deadline Pengembalian Investasi Kontraktor Lama
  17. Antrean Kendaraan Diesel Mengular di SPBU Batam
  18. Blok Makassar Strait dan Selat Panjang Dilelang Ulang
  19. Pertamina dan KESDM Diminta Monitor Kenaikan Impor Migas
  20. Tahun Ini, 10 Blok Migas Ditargetkan Gunakan Gross Split
  21. Badan Geologi Rekomendasikan Lima Blok Migas Baru
  22. Berburu Lapangan Migas dengan Cara Baru
  23. Pertamina Temukan Cadangan Gas Baru
  24. SKK Migas Perkirakan Cadangan Migas Terus Naik
  25. Kontrak Tiga Blok Migas Ditargetkan Teken Bulan Ini
  26. BP Indonesia Bidik Putra Asli Papua
  27. Efisiensi, Hulu Migas Tingkatkan Penggunaan Baja Pipa Lokal
  28. Realisasi Investasi Migas Diperkirakan Meleset di 2018
  29. Gross Split Bukan Penyebab Menurunnya Investasi Migas
  30. Alasan Kilang Minyak Lebih Banyak Ditemukan Asing
  • Card 1 of 30
Ekonomi

Pertamina Resmi Operasikan WK Ogan Komering

Annisa ayu artanti    •    21 Mei 2018 09:51

Ilustrasi (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf) Ilustrasi (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)

Jakarta: PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menyatakan pada Minggu, 20 Mei 2018 secara resmi telah melakukan alih kelola Wilayah Kerja (WK) migas Ogan Komering. Keputusan ini diharapkan memacu laju bisnis bisa lebih baik di masa mendatang.

Adapun hal merupakan tindak lanjut dari penandatangan kontrak Production Sharing Contract (PSC) antara pemerintah dengan afiliasi PT Pertamina (Persero) pada 20 April 2018 yang berlaku efektif mulai 20 Mei 2018.

WK Ogan Komering sebelumnya dioperasikan oleh PHE bersama partners melalui Joint Operating Body Pertamina-Jadestone Energy (Ogan Komering) Ltd (JOB PJOK). WK Ogan Komering telah selesai masa kontraknya pada 28 Februari 2018, termasuk WK Tuban.

Namun, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan memutuskan pengelolaan sementara WK Ogan Komering dilakukan oleh operator existing selama enam bulan atau sampai ditandatanganinya kontrak PSC yang baru.

Setelah penandatanganan ini, terhitung mulai 20 Mei 2018, WK Ogan Komering bersama WK Tuban akan dioperasikan oleh PHE. Berbeda dengan kontrak sebelumnya yang masih menggunakan kontrak bagi hasil cost recovery, kontrak bagi hasil untuk kedua wilayah ini akan menggunakan kontrak bagi hasil gross split.



"Penyerahan WK Terminasi Tuban dan Ogan Komering merupakan salah satu langkah strategis perusahaan dalam mengamankan pasokan produksi minyak dan gas bumi nasional," ujar Direktur Utama PHE R Gunung Sardjono Hadi, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Senin, 21 Mei 2018.

Hingga akhir 2017, produksi minyak JOB PJOK mencapai 2,25 ribu barel per hari dan produksi gas sebesar 8,64 juta standar kaki kubik per hari. Untuk 2018, WK Ogan Komering memiliki target produksi minyak sebesar 1,95 ribu barel per hari dan produksi gas sebesar 8,21 juta standar kaki kubik per hari.

Untuk menjaga dan meningkatkan produksi di WK Ogan Komering, PHE telah merencanakan sejumlah aktivitas seperti well services sumur yang telah mati, perbaikan fasilitas, dan komersialisasi sumur eksplorasi yang belum dikembangkan.

"Untuk aktivitas peningkatan cadangan, PHE Ogan Komering akan melakukan studi GGR dan seismik 3D serta pemboran eksplorasi dan infill drilling untuk memenuhi komitmen pasti tiga tahun pertama dan tiga tahun kedua kontrak bagi hasil," kata Gunung.

Selain WK Tuban dan Ogan Komering, tambahnya, PHE juga akan melakukan proses alih kelola WK terminasi lain di 2018, yaitu WK Southeast Sumatra (SES) dan North Sumatera Offshore (NSO) serta North Sumatera Block B (NSB).

"Setelah resmi dikelola PHE, kami akan segera merealisasikan sejumlah program untuk menjaga dan meningkatkan produktivitas di kedua WK tersebut," pungkas Gunung.

 

migas
30cards

migas

Updated 13 Desember 2018 22:07
  1. Enam Proyek Baru Migas di 2018 Bernilai Rp4,35 Triliun
  2. Pemerintah Panen Penerimaan Migas USD15,9 Miliar
  3. Jelang Tutup Tahun, Lifting Migas Masih di Bawah Target
  4. Skema Gross Split Diterapkan di Dua Wilayah
  5. Wamen ESDM: Rezim Fiskal Baru Hulu Migas Makin Diminati
  6. Energy Equity Resmi Perpanjang Kontrak Kelola di Blok Sepinggan
  7. Enam Pembangunan Kilang Pertamina Alami Keterlambatan
  8. Stok Energi Fosil Indonesia Tidak Mampu Penuhi Kebutuhan
  9. Mengeksplorasi Giant Discovery
  10. Kontrak Blok East Sepinggan Diubah Jadi Gross Split
  11. Dwi Soetjipto Tancap Gas Tingkatkan Cadangan Migas
  12. Tekan Impor dengan Penemuan Cadangan Migas Raksasa
  13. Empat Kontrak Blok Migas Diteken, Pemerintah Raup Rp209 Miliar
  14. 2019, Pertamina Beli Minyak Mentah dari 11 KKKS
  15. Deadline Pengembalian Investasi Migas Kini Lebih Masuk Akal
  16. Pemerintah Relaksasi Deadline Pengembalian Investasi Kontraktor Lama
  17. Antrean Kendaraan Diesel Mengular di SPBU Batam
  18. Blok Makassar Strait dan Selat Panjang Dilelang Ulang
  19. Pertamina dan KESDM Diminta Monitor Kenaikan Impor Migas
  20. Tahun Ini, 10 Blok Migas Ditargetkan Gunakan Gross Split
  21. Badan Geologi Rekomendasikan Lima Blok Migas Baru
  22. Berburu Lapangan Migas dengan Cara Baru
  23. Pertamina Temukan Cadangan Gas Baru
  24. SKK Migas Perkirakan Cadangan Migas Terus Naik
  25. Kontrak Tiga Blok Migas Ditargetkan Teken Bulan Ini
  26. BP Indonesia Bidik Putra Asli Papua
  27. Efisiensi, Hulu Migas Tingkatkan Penggunaan Baja Pipa Lokal
  28. Realisasi Investasi Migas Diperkirakan Meleset di 2018
  29. Gross Split Bukan Penyebab Menurunnya Investasi Migas
  30. Alasan Kilang Minyak Lebih Banyak Ditemukan Asing