• Card 1 of 30
Nasional

KPK Dalami Uang Rp500 Juta dari OTT di Aceh

Damar Iradat    •    04 Juli 2018 11:15

Juru bicara KPK Febri Diansyah - ANT/Aprillio Akbar. Juru bicara KPK Febri Diansyah - ANT/Aprillio Akbar.

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mendalami barang bukti uang yang disita dari operasi tangkap tangan (OTT) di Aceh semalam. Pihak-pihak yang ditangkap saat ini masih berada di Aceh dan tengah diklarifikasi.

"Tim sedang mendalami dugaan keterkaitan uang Rp500juta yang diamankan kemarin dengan dana otonomi khusus Aceh Tahun 2018," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu, 4 Juli 2018. 

Febri menjelaskan salah satu kepala daerah dibawa dari rumah dinasnya di Aceh. Ia juga telah menjalani proses klarifikasi yang dilakukan di Polda Aceh. 

Ia menambahkan saat ini tim KPK masih mempertimbangkan pihak-pihak yang akan dibawa ke Jakarta untuk proses lebih lanjut. Kendati begitu, mantan pegiat Indonesia Corruption Watch itu masih belum mau membeberkan kasus OTT tersebut secara detail. 

"Malam ini, informasi lebih lengkap tentang kegiatan tim KPK di Aceh ini akan diinformasikan melalui konferensi pers di kantor KPK," ungkap dia. 

KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Aceh, Selasa, 3 Juli 2018. Sebanyak10 orang ditangkap, dua di antaranya adalah Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dan Bupati Bener Meriah Ahmadi. 

Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, dari operasi senyap itu, tim mengamankan uang ratusan juta rupiah. Uang itu diduga bagian dari komitmen fee yang telah disepakati sebelumnya.

"Sejumlah uang ratusan juta rupiah diamankan. Diduga merupakan bagian dari realisasi komitmen fee sebelumnya," kata Agus, Selasa, 3 Juli 2018.