Teror di Mapolda Riau
30cards

Teror di Mapolda Riau

Updated 31 Mei 2018 11:39
  1. Aman Abdurrahman Dianggap Mengakui sebagai Peneror
  2. Rangkuman Teror dalam 10 Hari
  3. Pembangunan Rutan Napiter di Cikeas Belum Final
  4. Perempuan Semakin Diandalkan dalam Aksi Teror
  5. Polisi Tangkap 74 Teroris, Belasan Ditembak Mati
  6. Dua Korban Serangan Teroris di Riau Pulang dari RS Bhayangkara
  7. Fadli Zon Minta BNPT Jadi Koordinator Pemberantasan Terorisme
  8. Fadli Zon: Percuma Bentuk Koopsusgab, Teror Masih Terjadi
  9. Fahri Hamzah Khawatir Koopssusgab Disusupi Intelijen
  10. Koopssusgab Fokus pada Penindakan
  11. 'Tuhan Masih Sayang Saya'
  12. Rekan AKBP Farid Terus Berdatangan ke RS Bhayangkara
  13. Pray for Indonesia (2)
  14. Empat Jenazah Terduga Teroris di Riau Diambil Keluarga
  15. Keluarga Belum Ambil Jenazah Penyerang Mapolda Riau
  16. BNPT Belum Tahu Tugas dan Peran Koopssusgab
  17. Aliran Dana ke Teroris Berbentuk Transfer dan Tunai
  18. UU TNI Dinilai jadi Payung Hukum Koopssusgab
  19. Wiranto Jamin UU Terorisme tak Bikin TNI Super Power
  20. Koopssusgab Diterjunkan Jika Polri tak Sanggup
  21. Polri Evaluasi Penyertaan Alquran sebagai Barang Bukti
  22. Polisi Sita Senapan Angin dari Rumah Terduga Teroris Riau
  23. Polda Riau Beri Waktu Sebulan Ambil Jenazah Terduga Teroris
  24. Sosok Iptu Auzar Dikenal Gemar Bersosialisasi
  25. Kapolri Ingin Ada Lapas Khusus Napiter
  26. Inafis Mabes Polri Identifikasi Empat Jenazah Terduga Teroris Riau
  27. 8 Terduga Teroris Ditangkap Terkait Penyerangan Mapolda Riau
  28. Kapolri Jenguk Polisi Korban Penyerangan Mapolda Riau
  29. Lima Anggota Polda Riau Dapat Kenaikan Pangkat dari Kapolri
  30. Delapan Terduga Teroris Ditangkap Terkait Penyerangan Mapolda Riau
  • Card 1 of 30
Sumatera

Dua Polisi Korban Penyerangan Teroris di Riau Membaik

Anwar Sadat Guna    •    17 Mei 2018 12:12

 Kompol Farid Abdullah ditemani keluarganya saat menjalani perawatan di Ruang Mawar, RS Bhayangkara Polda Riau, Kamis, 17 Mei 2018. Kompol Farid Abdullah ditemani keluarganya saat menjalani perawatan di Ruang Mawar, RS Bhayangkara Polda Riau, Kamis, 17 Mei 2018.

Pekanbaru: Kondisi Kompol Farid Abdullah, dan Brigadir Jhon Hendrik, korban penyerangan kelompok teroris di Mapolda Riau, membaik. Tapi, keduanya belum dibolehkan meninggalkan rumah sakit.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Kamis, 17 Mei 2018, membesuk keduanya di RS Bhayangkara Polda Kepri. Kapolri berpesan agar Farid dan Jhon tetap bersemangat agar lekas sembuh.

Feliatri, kakak Farid, mengatakan, Kapolri meminta keluarga tak usah risau dengan biaya pengobatan. "Seluruh biaya ditanggung Polri," kata Feliatri saat ditemui Medcom.id, Kamis, 17 Mei 2018.

Baca: Dua Terduga Teroris Ditangkap di Pekanbaru

Menurut Feliatri, kondisi Farid membaik. Tapi, dia belum bisa berkomunikasi dengan lancar. "Suaranya masih terlalu pelan. Belum stabil benar," ujarnya. 

Pascapenyerangan teroris di Mapolda Riau, Farid Abdullah langsung mendapatkan tindakan operasi. Luka di kepala bagian belakang dan leher korban cukup serius. 

"Korban mengalami luka bacok di kepala bagian belakang dan leher. Korban juga merasakan sakit di punggung," ujar Fuadi, 60, kakak kandung korban yang juga ditemui Medcom.id.

Baca: Polisi Geledah Lima Rumah Terduga Teroris di Dumai

Fuadi menambahkan, tensi Farid masih turun naik. Bahkan sempat menyentuh angka 160-190. "Kalau ada ramai-ramai seperti ini (tamu berkunjung ke ruang rawat) biasanya tensinya naik," ujar Fuadi.

Cosmar, 28, mengatakan, kondisi Brigadir Jhon Hendrik juga mulai membaik. Anggota Polda Riau yang bertugas di Provost Polda Riau mengalami luka serius di ibu jari tangan kanan.

"Kondisinya sudah mulai membaik. Tulang di ibu jari tangan kanannya patah sehingga tim medis memasang pen," ujar Cosmar, adik kandung Jhon Hendrik saat ditemui di RS Bhayangkara Polda Riau. 

Usai membesuk dua korban yang dirawat di RS Bhayangkara Polda Riau, Kapolri langsung bertolak ke rumah duka, almarhum Iptu Auzar di Bambu Kuning, Kota Pekanbaru.

Teror di Mapolda Riau
30cards

Teror di Mapolda Riau

Updated 31 Mei 2018 11:39
  1. Aman Abdurrahman Dianggap Mengakui sebagai Peneror
  2. Rangkuman Teror dalam 10 Hari
  3. Pembangunan Rutan Napiter di Cikeas Belum Final
  4. Perempuan Semakin Diandalkan dalam Aksi Teror
  5. Polisi Tangkap 74 Teroris, Belasan Ditembak Mati
  6. Dua Korban Serangan Teroris di Riau Pulang dari RS Bhayangkara
  7. Fadli Zon Minta BNPT Jadi Koordinator Pemberantasan Terorisme
  8. Fadli Zon: Percuma Bentuk Koopsusgab, Teror Masih Terjadi
  9. Fahri Hamzah Khawatir Koopssusgab Disusupi Intelijen
  10. Koopssusgab Fokus pada Penindakan
  11. 'Tuhan Masih Sayang Saya'
  12. Rekan AKBP Farid Terus Berdatangan ke RS Bhayangkara
  13. Pray for Indonesia (2)
  14. Empat Jenazah Terduga Teroris di Riau Diambil Keluarga
  15. Keluarga Belum Ambil Jenazah Penyerang Mapolda Riau
  16. BNPT Belum Tahu Tugas dan Peran Koopssusgab
  17. Aliran Dana ke Teroris Berbentuk Transfer dan Tunai
  18. UU TNI Dinilai jadi Payung Hukum Koopssusgab
  19. Wiranto Jamin UU Terorisme tak Bikin TNI Super Power
  20. Koopssusgab Diterjunkan Jika Polri tak Sanggup
  21. Polri Evaluasi Penyertaan Alquran sebagai Barang Bukti
  22. Polisi Sita Senapan Angin dari Rumah Terduga Teroris Riau
  23. Polda Riau Beri Waktu Sebulan Ambil Jenazah Terduga Teroris
  24. Sosok Iptu Auzar Dikenal Gemar Bersosialisasi
  25. Kapolri Ingin Ada Lapas Khusus Napiter
  26. Inafis Mabes Polri Identifikasi Empat Jenazah Terduga Teroris Riau
  27. 8 Terduga Teroris Ditangkap Terkait Penyerangan Mapolda Riau
  28. Kapolri Jenguk Polisi Korban Penyerangan Mapolda Riau
  29. Lima Anggota Polda Riau Dapat Kenaikan Pangkat dari Kapolri
  30. Delapan Terduga Teroris Ditangkap Terkait Penyerangan Mapolda Riau