Teror Bom di Surabaya
30cards

Teror Bom di Surabaya

Updated 14 Oktober 2018 16:21
  1. Napi Teroris Bom Surabaya Meninggal Dunia
  2. Polri Kecewa Australia tak Berkomunikasi soal Teroris
  3. Polri Pastikan tak Ada Ancaman Terorisme di Surabaya
  4. Polri Jamin Penetapan 170 Tersangka Teroris Sesuai Prosedur
  5. Kehidupan DR Berubah Drastis Begitu Dinikahi Abdullah
  6. Polri Sudah Tangkap 110 Terduga Teroris Terkait Bom Surabaya
  7. Densus 88 Sudah Menangkap 110 Terduga Teroris Bom Surabaya
  8. Kemensos Rehabilitasi Anak Pelaku Teror Bom Surabaya
  9. Anak Terduga Teroris di Jatim Ingin Bersekolah
  10. Anak Pelaku Teror Diserahkan ke Kemensos
  11. Pianis Michelle Wijaya Gelar Konser Amal untuk Korban Bom Surabaya
  12. Korban Meninggal Bom Gereja Surabaya Bertambah Satu Orang
  13. Romo Gereja Santa Maria Tak Bercela: Kami Diajari untuk Mengampuni
  14. Keluarga Korban Bom Bunuh Diri Surabaya Mengaku Ikhlas
  15. Densus Kembali Tangkap Terduga Teroris di Probolinggo
  16. Aman Abdurrahman Dianggap Mengakui sebagai Peneror
  17. Satu Terduga Teroris Kembali Ditangkap di Waru, Sidoarjo
  18. Vonis buat Aman Abdurrahman usai Lebaran
  19. Densus Tangkap 4 Terduga Teroris di Probolinggo
  20. Ribuan Warga Papua Gelar Aksi Solidaritas untuk Korban Bom Surabaya
  21. Aman Abdurrahman Sebut Pelaku Teror Surabaya Sakit Jiwa
  22. Bupati Saiful Berangkat Umrah Khusus Doakan Keamanan Sidoarjo
  23. Jenazah Dita dan Dua Anaknya Dimakamkan di Makam Dinsos Sidoarjo
  24. Rangkuman Teror dalam 10 Hari
  25. Pengebom Gereja Pantekosta Pusat Surabaya Dimakamkan
  26. Kak Seto: Anak Pelaku Teror Korban Salah Didikan Orang Tua
  27. 3 Jenazah Pelaku Bom Surabaya Segera Dimakamkan
  28. Pembangunan Rutan Napiter di Cikeas Belum Final
  29. Hanya Satu Terduga Teroris Berasal dari Sidoarjo
  30. Pemkot Surabaya Luncurkan Aplikasi Anti Terorime
  • Card 26 of 30
Nasional

Kak Seto: Anak Pelaku Teror Korban Salah Didikan Orang Tua

Muhammad Al Hasan    •    24 Mei 2018 05:05

 Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia, Seto Mulyadi atau dikenal Kak Seto. Foto: MI/Benny Bastiandy Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia, Seto Mulyadi atau dikenal Kak Seto. Foto: MI/Benny Bastiandy

Jakarta: Psikolog anak Seto Mulyadi prihatin dengan maraknya paham radikalisme yang ditanamkan kepada anak-anak pelaku teror. Ia menyebut anak pelaku terorisme adalah korban dari pendidikan yang salah dari orang tuanya. 

"Kalau anak terperangkap dalam radikalisme dia korban dari lingkungan yang sangat tidak kondusif," kata Kak Seto saat ditemui seusai mengisi acara Seminar Pencegahan Radikal Anak di Mapolda Metro Jaya, pada Rabu, 23 Mei 2018.

Menurut dia, anak para pelaku teror itu dididik dengan doktrin yang memaksa mereka eksklusif dan berlepas diri dari lingkungan sekitarnya. Gaya pendidikan tersebut membuat anak mudah termakan doktrinasi sesat kedua orang tua mereka.

Pria yang biasa akrab dipanggil Kak Seto itu kemudian mengambil contoh keluarga Dita Oepripto, pelaku pengeboman di Surabaya. Menurut dia dari keterangan para tetangga Dita, keluarga tersebut tertutup dan menyekolahkan anaknya dengan metode home schooling yang tidak tepat.

Baca: Pemkab akan Dampingi Anak-anak Terduga Teroris

"Misalnya Pak Dita itu, saya dengar dari RT-nya memang keluarga itu tertutup. Dia terus di dalam, (anaknya) enggak boleh keluar, home schooling, tetapi home schooling ini bukan sesuatu yang memanggil guru dari luar dan mempelajari pelajaran akademik tetapi lebih dijejali oleh ajaran yang keliru," kata Kak Seto.

Berkaca dari model masalah itu Kak Seto menganjurkan agar masyarakat mulai peka dan sadar untuk menjaga anak-anaknya. Bukan hanya anak sendiri, tetapi anak tetangga di lingkungannya. Diharapkan, dengan cara ini bisa menekan tingkat eksklusivitas gerak para teroris.

"Jadi, ini yang mungkin harus menjadi perhatian kita bersama suatu ajaran yang keliru adalah kekerasan terhadap anak. Kita perlu suatu moto, melindungi anak oleh orang sekampung jadi bukan orang tua saja tetapi tetangga kiri-kanan perlu juga peduli. Bisa dilakukan di tingkat RT RW dan kami berhasil membangun itu di Tangsel," kata Kak Seto.

Sementara itu terkait korban anak terduga teroris Kak Seto berjanji akan terus berkordinasi dengan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Wilayah Jawa Timur dan Polda Jatim. Ia dan Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAl) optimistis bisa memulihkan kembali kehidupan anak-anak korban doktrin radikalisme dan terorisme itu.

Baca: Cara Surabaya Pulihkan Psikis Anak-anak setelah Teror

"Saya tetap optimis, karena semua tergantung pada jenis kepribadian anak, kedua tergantung pada pengalaman traumatik yang dialami, ketiga juga tergantung pada treatment psikologis yang profesional. jadi sekali lagi kami akan terus memantau dan menyediakan sebagai pendamping," kata Kak Seto.

Teror Bom di Surabaya
30cards

Teror Bom di Surabaya

Updated 14 Oktober 2018 16:21
  1. Napi Teroris Bom Surabaya Meninggal Dunia
  2. Polri Kecewa Australia tak Berkomunikasi soal Teroris
  3. Polri Pastikan tak Ada Ancaman Terorisme di Surabaya
  4. Polri Jamin Penetapan 170 Tersangka Teroris Sesuai Prosedur
  5. Kehidupan DR Berubah Drastis Begitu Dinikahi Abdullah
  6. Polri Sudah Tangkap 110 Terduga Teroris Terkait Bom Surabaya
  7. Densus 88 Sudah Menangkap 110 Terduga Teroris Bom Surabaya
  8. Kemensos Rehabilitasi Anak Pelaku Teror Bom Surabaya
  9. Anak Terduga Teroris di Jatim Ingin Bersekolah
  10. Anak Pelaku Teror Diserahkan ke Kemensos
  11. Pianis Michelle Wijaya Gelar Konser Amal untuk Korban Bom Surabaya
  12. Korban Meninggal Bom Gereja Surabaya Bertambah Satu Orang
  13. Romo Gereja Santa Maria Tak Bercela: Kami Diajari untuk Mengampuni
  14. Keluarga Korban Bom Bunuh Diri Surabaya Mengaku Ikhlas
  15. Densus Kembali Tangkap Terduga Teroris di Probolinggo
  16. Aman Abdurrahman Dianggap Mengakui sebagai Peneror
  17. Satu Terduga Teroris Kembali Ditangkap di Waru, Sidoarjo
  18. Vonis buat Aman Abdurrahman usai Lebaran
  19. Densus Tangkap 4 Terduga Teroris di Probolinggo
  20. Ribuan Warga Papua Gelar Aksi Solidaritas untuk Korban Bom Surabaya
  21. Aman Abdurrahman Sebut Pelaku Teror Surabaya Sakit Jiwa
  22. Bupati Saiful Berangkat Umrah Khusus Doakan Keamanan Sidoarjo
  23. Jenazah Dita dan Dua Anaknya Dimakamkan di Makam Dinsos Sidoarjo
  24. Rangkuman Teror dalam 10 Hari
  25. Pengebom Gereja Pantekosta Pusat Surabaya Dimakamkan
  26. Kak Seto: Anak Pelaku Teror Korban Salah Didikan Orang Tua
  27. 3 Jenazah Pelaku Bom Surabaya Segera Dimakamkan
  28. Pembangunan Rutan Napiter di Cikeas Belum Final
  29. Hanya Satu Terduga Teroris Berasal dari Sidoarjo
  30. Pemkot Surabaya Luncurkan Aplikasi Anti Terorime