• Card 5 of 30
Pendidikan

165.831 Peserta Lolos SBMPTN 2018

Intan Yunelia    •    03 Juli 2018 16:27

Jumpa Pers Pengumuman hasil SBMPTN 2018, di Gedung D Kemenristekdikti, Jakarta, Selasa, 3 Juli 2018, Medcom.id/Intan Yunelia. Jumpa Pers Pengumuman hasil SBMPTN 2018, di Gedung D Kemenristekdikti, Jakarta, Selasa, 3 Juli 2018, Medcom.id/Intan Yunelia.

Jakarta:  Sebanyak 165.831 peserta ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018 dinyatakan lulus sebagai calon mahasiswa baru di 85 PTN di seluruh Indonesia.
Pengumuman resmi yang seharusnya dirilis pukul 17.00 WIB, dimajukan menjadi pukul 15.00 WIB tetap di hari yang sama, Selasa, 3 Juli 2018.

"Panitia Pusat SBMPTN 2018 telah menetapkan sebanyak 165.831 peserta dinyatakan lulus SBMPTN 2018," kata Menteri Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir di Gedung D Kemenristekdikti, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa, 3 Juli 2018.

Jumlah tersebut merupakan hasil seleksi dari 860.001 peserta pendaftar yang telah mengikuti ujian tertulis baik Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC), maupun Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), yang dilaksanakan secara nasional pada 8 Mei 2018 dan ujian keterampilan pada 9 dan/atau 11 Mei 2018.

"Berdasarkan jumlah peserta pendaftar tersebut, persentase peserta yang dinyatakan lulus SBMPTN 2018 sebesar 19,28 persen. Dan akan segera melakukan registrasi atau pendaftaran ulang sebagai calon mahasiswa baru pada 85 PTN," jelas Ravik.

Baca: Pengumuman SBMPTN Bisa Diakses di 12 Laman PTN

Rektor Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta ini merinci, jumlah peserta kelompok Non-Bidikmisi yang diterima sebanyak 122.558 peserta, dan peserta berpotensi menjadi penerima Bidikmisi  sebanyak 43.273 peserta.

"Kemudian. berdasarkan jenis ujian yang diikuti, peserta Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) diterima sebanyak 160.778 peserta, peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) diterima sebanyak 5.053 peserta," sebut Ravik.

Selanjutnya, jumlah peserta yang diterima menurut kelompok ujian yaitu, kelompok saintek sebanyak 68.333 peserta, kelompok Soshum (sosial humaniora) diterima sebanyak 64.882 peserta, dan kelompok campuran diterima sebanyak 32.616 peserta