• Card 1 of 30
Nasional

Soal Pemecatan, IDI Tunggu Kepulangan dr Terawan

Dhaifurrakhman Abas    •    18 April 2018 12:41

Ketua Umum PB IDI Prof Dr. Ilham Oetama Marsis,Sp.OG - Medcom.id/Damar Iradat. Ketua Umum PB IDI Prof Dr. Ilham Oetama Marsis,Sp.OG - Medcom.id/Damar Iradat.

Jakarta: Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) sampai saat ini masih menunda pemecatan terhadap dr Terawan Agus Putranto. PB IDI belum mau buru-buru menjalankan putusan Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) itu. 

"Mengenai dr Terawan, kami (IDI) memutuskan untuk cooling down dalam menyelesaikan masalah tersebut," kata Ketua Umum PB IDI, Ilham Oetama Marsis ditemui di kantor LPSK, Jakarta Timur, Rabu, 18 Maret 2018.

Ilham tak mau banyak berkomentar terkait polemik pemecatan Terawan. Apalagi, kata dia, Terawan sedang berada di Jerman. 

Dia bilang kasus itu akan lebih elok ditinjau setelah Terawan kembali ke tanah air. "Tidak baik membicarakan polemik ketika seseorang dalam suatu kondisi. Bukan saya tidak mau bicara, tetapi kita harus melakukan cooling down ya," beber dia.

(Baca juga: KSAD Sebut Penundaan Pemecatan Terawan Tepat)

Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) menegaskan Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto dr Terawan Agus Putranto masih berstatus anggota IDI. Hal itu berdasarkan keputusan Majelis Pimpinan Pusat (MPP) PB IDI.

"Rapat MPP memutuskan bahwa hingga saat ini dr TAP masih berstatus anggota IDI," kata ketua PB IDI Ilham Oetama Marsis di kantor PB IDI, Jakarta, Senin, 9 April 2018.

Ia mengatakan keputusan MKEK bersifat final, namun rekomendasi itu masih harus melalui beberapa proses sebelum dilaksanakan oleh PB IDI. Berdasarkan Anggaran Dasar Rumah Tangga IDI, Terawan berhak mengajukan pembelaan. Pembelaan telah dilakukan 6 April lalu.