• Card 22 of 30
Nasional

IDI Pertimbangkan Pembelaan Terawan

Faisal Abdalla    •    09 April 2018 14:24

Kepala RSPAD Gatot Subroto Mayjen TNI Terawan Agus Putranto. Foto: Dok/Asuransi Sinar Mas Kepala RSPAD Gatot Subroto Mayjen TNI Terawan Agus Putranto. Foto: Dok/Asuransi Sinar Mas

Jakarta: Pengurus Besar (PB) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) memastikan akan mempertimbangkan pembelaan dari Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto Mayjen Terawan Agus Putranto. IDI tak mau gegabah.

"Untuk pelanggaran etika ada suatu proses yang harus dijalanlan. Proses itu sudah kita mulai pada Jumat lalu," kata Ketua PB IDI Ilham Oetama Marsis di kantor PB IDI, Jakarta, Senin, 9 April 2018.

IDI sudah memberikan kesempatan kepada Terawan untuk membela diri pada Jumat 6 April 2018. PB IDI akan menindaklanjuti pembelaan Terawan. Sebab itum  Majelis Pimpinan Pusat (MPP) memutuskan menunda melaksanakan rekomendasi Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK).

"Tentu itu yang saat ini sedang kita bahas, makanya kita buat keputusan yang tidak gegabah," kata Ilham.

Baca juga: IDI Selidiki Pembocor Surat Pemecatan Terawan

Lebih lanjut lagi, Penasihat Dewan Pertimbangan IDI Abdul Razak Thaha mengatakan, setelah mendengarkan pembelaan Terawan, IDI selanjutnya memverifikasi pembelaan tersebut.

"Sehingga sangat tidak adil jika Jumat lalu pembelaan dan kita putuskan sekarang. Akan ada banyak yang diverifikasi dan diimbangi dengan keputusan sidang,” kata Profesor Thaha.

Baca juga: Kontroversi Dokter Terawan

Hingga saat ini, IDI belum bisa memberikan keputusan apakah akan melakukan pemecatan kepada Terawan atau tidak. Sementara terkait metode praktik 'cuci' otak yang ditemukan Terawan, IDI menyerahkannya kepada Kementerian Kesehatan RI.

"Kami hanya bergerak dibidang etika. Sementara media yang digunakan adalah kewenangan Health Technology Assesement (HTA)," kata dia.