konferensi ulama
30cards

konferensi ulama

Updated 11 Desember 2018 18:00
  1. Ma'ruf Amin: Tidak Ada Istilah Kriminalisasi Ulama
  2. Kesepakatan Ijtima Ulama II Hasilkan 17 Poin Pakta Integritas
  3. Konferensi Ulama Internasional di Lombok Hasilkan 9 Kesepakatan
  4. Deklarasi Bogor Jadi Acuan Konferensi Ulama Dunia di Jeddah
  5. Kalla: Perdamaian di Afghanistan Butuh Waktu
  6. Pemerintah dan Rakyat Indonesia Bersatu Wujudkan Perdamaian Afghanistan
  7. Jokowi: Ulama Berperan Penting untuk Perdamaian
  8. Jokowi Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan dan Pakistan
  9. Politik Wasathiyah
  10. Generasi Muda dan Pekerjaan Rumah Islam Wasathiyah
  11. Ini Hasil KTT Ulama
  12. Din Syamsuddin: Nilai-Nilai Islam Wasattiyah Disebarkan Lewat Pendidikan
  13. JK: Ulama Punya Peran Penting dalam Menjaga Perdamaian Dunia
  14. Wapres Tutup KTT Ulama Dunia
  15. 4 Pesan Ulama Dunia
  16. Wasathiyah Islam Sudah Membudaya di Indonesia
  17. Wasatiyyah Islam Diharapkan Memupus Radikalisme dan Ektremisme
  18. Gerakan Moderat Penyelamat Bangsa
  19. Indonesia Berbagi Pengalaman dalam Menerapkan Islam Wasathiyah
  20. PBNU: Perbedaan Antar Ulama Bisa Diselesaikan Lewat Dialog
  21. KTT Islam Wasatiyyah Wujud Dunia Akui Keislaman Indonesia
  22. Ulama Bosnia Terpukau Pidato Jokowi soal Keberagaman
  23. Peran Indonesia dalam KTT Ulama
  24. TGB Tekankan Pentingnya Islam Wasatiyah di Indonesia
  25. Pentingnya KTT Ulama se-Dunia untuk Negara Islam
  26. Wasatiyyat untuk Revatilisasi Pandangan Dunia soal Islam
  27. Imam Besar Al-Azhar Ingatkan Umat Islam Menjadi Penengah
  28. Jokowi: Ulama Berperan Penting bagi Perdamaian Dunia
  29. Tantangan Islam Memerangi Radikalisme di Sosial Media
  30. Pesan Toleransi Presiden Jokowi saat Buka KTT Ulama se-Dunia
  • Card 16 of 30
Jawa Barat

Wasathiyah Islam Sudah Membudaya di Indonesia

Rizky Dewantara    •    03 Mei 2018 12:40

Utusan khusus Presiden Indonesia Joko Widodo untuk dialog dan kerja sama antaragama dan peradaban, Muhammad Sirajuddin Syamsuddin (tengah). (Medcom.id/Rizki Dewantara) Utusan khusus Presiden Indonesia Joko Widodo untuk dialog dan kerja sama antaragama dan peradaban, Muhammad Sirajuddin Syamsuddin (tengah). (Medcom.id/Rizki Dewantara)

Bogor: Indonesia bisa menjadi refleksi wasathiyah Islam atau Islam moderat. Alasannya, Pancasila sebagai dasar negara Indonesia sudah  menempatkan kemajemukan di posisi teratas.

Hal itu disampaikan utusan khusus Presiden Indonesia Joko Widodo untuk dialog dan kerja sama antaragama dan peradaban, Muhammad Sirajuddin Syamsuddin, dalam forum Konsultasi Tingkat Tinggi (KTT) Ulama dan Cendikiawan se-dunia.

"Peran Indonesia dalam KTT tentang wasathiyah Islam memiliki peran sentral dan signifikan karena sebagai prakarsa acara ini. Kami memprakarsai acara ini karena wasathiyah Islam sudah menjadi budaya di Indonesia," ujar Syamsuddin, di Hotel Novotel Bogor, Jawa Barat, Rabu, 2 Mei 2018.

Din, sapaan akrabnya, menjelaskan negara peserta KTT sudah mengetahui wawasan wasathiyah Islam bisa diaplikasikan di Indonesia. Karena di negara lain belum semuanya mampu menerapkannya.

"Di negara lain jika ada perbedaan pendapat banyak yang menyelesaikan dengan cara kekerasan, berbeda dengan di Indonesia yang selalu mengunakan musyawarah mufakat. Kami menggunakan akal bukan otot dan kekerasan,"ungkapnya.

Din menuturkan, sejumlah delegasi dari luar negeri meminta Indonesia tetap menampilkan keteladan wasathiyah Islam. Sementara itu, implementasi wasathiyah Islam di Indonesia sudah diberikan kepada para peserta KTT.

Untuk arti wasathiyah Islam, Din menyatakan, tidak bisa dijabarkan dengan satu atau dua kosakata. Tetapi mengandung banyak pengertian.

"Ringkasnya, berada di posisi tengah, moderat, mengakui kemajemukan, dan bisa hidup berdampingan dengan damai serta penuh toleransi," terang Din.

konferensi ulama
30cards

konferensi ulama

Updated 11 Desember 2018 18:00
  1. Ma'ruf Amin: Tidak Ada Istilah Kriminalisasi Ulama
  2. Kesepakatan Ijtima Ulama II Hasilkan 17 Poin Pakta Integritas
  3. Konferensi Ulama Internasional di Lombok Hasilkan 9 Kesepakatan
  4. Deklarasi Bogor Jadi Acuan Konferensi Ulama Dunia di Jeddah
  5. Kalla: Perdamaian di Afghanistan Butuh Waktu
  6. Pemerintah dan Rakyat Indonesia Bersatu Wujudkan Perdamaian Afghanistan
  7. Jokowi: Ulama Berperan Penting untuk Perdamaian
  8. Jokowi Buka Pertemuan Ulama Indonesia, Afghanistan dan Pakistan
  9. Politik Wasathiyah
  10. Generasi Muda dan Pekerjaan Rumah Islam Wasathiyah
  11. Ini Hasil KTT Ulama
  12. Din Syamsuddin: Nilai-Nilai Islam Wasattiyah Disebarkan Lewat Pendidikan
  13. JK: Ulama Punya Peran Penting dalam Menjaga Perdamaian Dunia
  14. Wapres Tutup KTT Ulama Dunia
  15. 4 Pesan Ulama Dunia
  16. Wasathiyah Islam Sudah Membudaya di Indonesia
  17. Wasatiyyah Islam Diharapkan Memupus Radikalisme dan Ektremisme
  18. Gerakan Moderat Penyelamat Bangsa
  19. Indonesia Berbagi Pengalaman dalam Menerapkan Islam Wasathiyah
  20. PBNU: Perbedaan Antar Ulama Bisa Diselesaikan Lewat Dialog
  21. KTT Islam Wasatiyyah Wujud Dunia Akui Keislaman Indonesia
  22. Ulama Bosnia Terpukau Pidato Jokowi soal Keberagaman
  23. Peran Indonesia dalam KTT Ulama
  24. TGB Tekankan Pentingnya Islam Wasatiyah di Indonesia
  25. Pentingnya KTT Ulama se-Dunia untuk Negara Islam
  26. Wasatiyyat untuk Revatilisasi Pandangan Dunia soal Islam
  27. Imam Besar Al-Azhar Ingatkan Umat Islam Menjadi Penengah
  28. Jokowi: Ulama Berperan Penting bagi Perdamaian Dunia
  29. Tantangan Islam Memerangi Radikalisme di Sosial Media
  30. Pesan Toleransi Presiden Jokowi saat Buka KTT Ulama se-Dunia