• Card 11 of 30
Jawa Timur

Pemkot Malang Bentuk Satgas PAW Anggota DPRD

Daviq Umar Al Faruq    •    06 September 2018 11:19

Suasana di DPRD Kota Malang setelah KPK menahan 41 anggota dewan, Selasa, 4 September 2018, Medcom.id - Daviq Umar Suasana di DPRD Kota Malang setelah KPK menahan 41 anggota dewan, Selasa, 4 September 2018, Medcom.id - Daviq Umar

Malang: Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Jawa Timur, bakal membentuk satuan tugas (satgas) untuk mempercepat Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kota Malang yang ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hingga berita ini dimuat, Kamis, 6 September 2018, hanya lima anggota yang bertugas di DPRD Kota Malang.

Plt Wali Kota Malang, Sutiaji, mengatakan satgas bukan hanya di Kota Malang. Satgas juga berada di tingkat provinsi. Tugas mereka yaitu mempermudah proses PAW.

"Rapat di sini akan membentuk satgas yang terdiri dari masing-masing partai, dari biro hukum provinsi, dari bagian hukum kita, dari biro pemerintahan provinsi dan dari bagian pemerintahan Kota Malang," kata Sutiaji usai rapat bersama pimpinan parpol di Balai Kota Malang, Rabu malam, 5 September 2018.

Sutiaji menambahkan pihaknya telah duduk bersama pihak Provinsi Jawa Timur untuk membicarakan percepatan proses PAW tersebut. Sehingga, selain di provinsi, proses percepatan itu juga akan dijalankan di Kota Malang.

"Ketika butuh SKCK maka nanti kami juga akan menghadirkan Polresta Malang. Ketika nanti dia perlu bebas narkoba maka BNN juga hadir. Ketika itu ada surat pengadilan negeri maka kami juga harus menghadirkan itu. Sifatnya ini adalah untuk kepentingan kita bersama," bebernya.

Dengan adanya satgas ini, Sutiaji berharap setiap parpol dapat terlayani dengan baik saat mengurus proses PAW. Dia mengaku seluruh parpol di Kota Malang pun sepakat dengan adanya satgas ini.

"Insyaallah semua partai sudah (sepakat). Ya itu kan sebenarnya domain partai masing-masing, tapi Insya Allah semangatnya satu," ujarnya.

Di sisi lain, Wali Kota Malang terpilih periode 2018-2023 itu mengaku optimistis dengan target dari Gubernur Jawa Timur Soekarwo. Gubernur menargetkan pelantikan 41 anggota DPRD yang merupakan PAW dilakukan pekan depan, Senin, 8 September 2018. 

"Namanya target, mudah-mudahan bisa terpenuhi lah. Target itu kan cita-cita, mudah-mudahan bisa terpenuhi lah. Kita optimisnya karena semangatnya semua temen-temen partai sama," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, total anggota DPRD Kota Malang yang berstatus tersangka suap kini menjadi 41 orang. Jumlah tersangka bertambah setelah KPK kembali menetapkan 22 anggota dewan sebagai tersangka pada Senin 3 September lalu.

Kasus ini merupakan hasil pengembangan dari perkara sebelumnya yang telah menjerat 21 tersangka, mulai dari Wali Kota Malang Moch Anton, mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Pengawasan Bangunan Jarot Edy Sulistiyoni, Ketua DPRD Kota Malang M Arief Wicaksono, dan 18 anggota DPRD Kota Malang lainnya.