• Card 1 of 30
Pemilu

Pembahasan Cawapres Prabowo Mandek

Whisnu Mardiansyah    •    01 Agustus 2018 18:38

Waketum Demokrat Syarief Hasan/Foto: MI Waketum Demokrat Syarief Hasan/Foto: MI

Jakarta: Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan mengakui pembahasan calon wakil presiden di poros Prabowo Subianto masih alot. Masing-masing partai ngotot menyodorkan kadernya.

"Saya pikir belum banyak kemajuan. Yang dikatakan kemajuan itu kalau semuanya sepakat menyerahkan kepada Prabowo cawapresnya, tanpa tekanan," tegas Syarief saat dihubungi, Rabu, 1 Agustus 2018.

Syarief ingin Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejehtera (PKS) legawa menyerahkan sepenuhnya keputusan cawapres kepada Ketua Umum Partai Gerindra itu. Sejauh ini, baru Partai Demokrat yang resmi menyatakan berkoalisi dengan Gerindra.

Baca: Gerindra Bantah Ada Kesepakatan Khusus dengan PKS Soal Cawapres

Demokrat menyerahkan sepenuhnya keputusan cawapres kepada Prabowo. Termasuk nasib puutra sulung Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang memiliki elektabilitas tertinggi ketimbang cawapres lainnya.

"Ya kita lihat saja. Sekali lagi itu kan tergantung Pak Prabowo sebenarnya. Mau pakai enggak," ujar Syarief.

Partai Gerindra dan Demokrat resmi berkoalisi. Keputusan diambil dalam lawatan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke kediaman Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

"Kita sepakat melaksanakan kerja sama politik. Tentu akan terwujud koalisi dengan mengajak partai lain untuk berkoalisi yang kuat dan memberi harapan, solusi pada rakyat," kata Prabowo di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin, 30 Juli 2018.