• Card 1 of 30
Sumatera

Ribuan Hektare Tanaman Warga Tertutup Abu Gunung Sinabung

Farida Noris    •    20 Februari 2018 15:36

Lahan pertanian warga tertutup abu vulkanik. Foto: Istimewa Lahan pertanian warga tertutup abu vulkanik. Foto: Istimewa

Medan: Ribuan hektare lahan pertanian warga di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, tertutup abu vulkanik pascaletusan besar Gunung Sinabung, Senin, 19 Februari 2018. Tanaman yang siap panen rusak parah.

"Ribuan hektare tanaman warga yang siap panen mengalami kerusakan cukup parah. Kita doakan cepat ada hujan. Jadi tanaman itu bisa tersiram," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo Martin Sitepu, Selasa, 20 Februari 2018.

Delapan kecamatan tertutup abu vulkanik cukup tebal, yakni Kecamatan Simpang Empat, Naman Teran, Seluruh Desa di Kecamatan Payung, seluruh Desa di Kecamatan Tiganderket, Kecamatan Kutabuluh, Kecamatan Munte, Tigabinanga dan Kecamatan Juhar.

Gunung Sinabung belum menunjukkan aktivitas besar pasca letusan besar kemarin. BPBD bekerjasama dengan Polda Sumut, Dinas Pemadam Kebakaran dan warga masih membersihkan sisa abu vulkanik.

Letusan besar yang melontarkan abu hingga 5 kilometer membuat warga yang panik. Namun, warga yang sempat mengungsi sudah kembali ke kediaman masing-masing.

"Kemarin itu warga Kecamatan Payung, Kutambaru dan Namanteran, sempat lari ke desa sebelah. Mereka panik karena gemuruh Gunung Sinabung cukup kuat. Tapi warga sudah kembali sore kemarin," ujarnya.

Gunungapi Sinabung menyemburkan material vulkanik setinggi 5.000 meter pada pukul 08.54 WIB, Senin, 19 Februari 2018. Erupsi tertinggi selama 2018 juga terjadi seiring gempa vulkanik selama 607 detik. Untuk abu vulkanik meluncur hingga 4,9 kilometer ke sektor selatan-tenggara dan 3,5 kilometer ke sektor tenggara timur.

Beberapa kecamatan juga sempat dilanda hujan kerikil yang dimuntahkan gunung berketinggian 2450 mdpl itu. Namun BPBD belum menerima ada laporan korban jiwa karena pasca letusan gunung Sinabung itu.