• Card 1 of 30
Bali-Nusa

Tanah Lot dan Pura Besakih Siap Sambut Wisatawan

Arnoldus Dhae    •    28 Desember 2017 14:57

Wisatawan berfoto dengan latar Pura Tanah Lot, Tabanan, Bali -- ANT/Wira Suryantala Wisatawan berfoto dengan latar Pura Tanah Lot, Tabanan, Bali -- ANT/Wira Suryantala

Denpasar: Kunjungan wisatawan ke Bali kian membaik seusai Presiden Joko Widodo mencabut status tanggap darurat Gunung Agung pada Jumat, 22 Desember 2017. Hal ini ditunjukkan dengan kunjungan wisatawan yang ramai ke sejumlah objek wisata favorit, seperti Tanah Lot di Kabupaten Tabanan.

"Saat ini kunjungan sudah kembali normal, rata-rata 9.000 orang per hari," kata Manajer Daerah Tujuan Wisata Tanah Lot Ketut Toya Adnyana di Tabanan, Bali, Rabu, 28 Desember 2017.

Hanya, kata Adnyana, komposisi wisatawan saat ini terbalik, yakni didominasi kalangan domestik. Sebelum erupsi Gunung Agung, kunjungan didominasi wisatawan mancanegara.

Guna mengantisipasi lonjakan pengunjung ke Tanah Lot, pihak manajemen melakukan perbaikan infrastruktur, seperti areal parkir. Pihak manajemen juga berencana menggelar open house dengan melibatkan agen wisata, pramuwisata, dan sopir pada 30 Desember hingga 1 Januari 2018.

Meskipun sempat diguncang erupsi Gunung Agung, kunjungan ke Tanah Lot pada 2017 sudah melampaui target. Dari target 2,8 juta orang, kini sudah menembus 3.250.000 orang.

Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta juga menginstruksikan pembukaan kembali operasional kegiatan Pura Besakih. "Namun, saya minta para petugas maupun masyarakat umum yang berada di kawasan pura tetap waspada dan mengikuti instruksi dari pihak yang berwenang," tuturnya.

Sebagai informasi,  sejak 25 November 2017 Wakil Gubernur Bali Sudikerta dan Kepala Badan Pengelola MO Pura Besakih memutuskan penutupan operasional Pura Besakih dari kegiatan wisata maupun persembahyangan secara umum untuk menjaga keamanan masyarakat. Langkah ini dilakukan menyusul penetapan kawasan Besakih sebagai Kawasan Rawan Bencana Gunung Agung yang sempat erupsi dan ditetapkan pada status level IV (awas).

Menanggapi hal itu, Wakil Manager MO Pura Besakih I Wayan Ngawit menyampaikan akan menjalankan instruksi dari Wagub Sudikerta. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Bali terkait dengan pengumuman resmi yang akan dikeluarkan.