piala aff u-19
30cards

piala aff u-19

Updated 14 November 2018 23:55
  1. Pelatih Timor Leste Kritik Rumput SUGBK yang Buruk
  2. Sekjen PSSI Beberkan Sumber Masalah Suporter Indonesia
  3. Juru Taktik Malaysia U-19 Tertarik Melatih Klub Indonesia
  4. Situasi Mepet dan Kejelian Hodak Menjadikan Malaysia Jawara Asia Tenggara
  5. Kekurangan Timnas U-19 di Mata Indra Sjafri
  6. Permohonan Maaf Indra Sjafri kepada Masyarakat Indonesia
  7. Timnas U-19 Bikin Thailand Patah Hati
  8. Timnas U-19 Beruntung Bisa Kalahkan Thailand
  9. Taklukkan Thailand, Timnas U-19 Juara Tiga Piala AFF
  10. Bungkam Myanmar, Malaysia Raih Gelar Piala AFF U-19
  11. Taklukkan Thailand, Indonesia Rebut Posisi Ketiga Piala AFF U-19
  12. Gasak Thailand, Timnas U-19 Finis di Posisi Ketiga
  13. Laga Timnas U-19 vs Thailand Sepi Penonton
  14. Susunan Pemain Timnas U-19 vs Thailand: Tidak Ada Egy dan Saddil
  15. Jadwal Final dan Perebutan Tempat Ke-3 Piala AFF U-19 2018
  16. Dokter Tim: Tipis, Peluang Saddil Tampil Lawan Thailand
  17. Cedera Egy Tidak Serius
  18. Egy dan Saddil Belum Tentu Main Lawan Thailand
  19. Indonesia Kalah Adu Penalti dari Malaysia
  20. Statistik Egy Maulana Vikri di Semifinal Piala AFF U-19
  21. PSSI Akan Evaluasi Indra Sjafri Usai Piala AFF U-19
  22. Plus Minus Suporter Timnas Indonesia U-19
  23. Gagal di Piala AFF U-19, PSSI Songsong Piala Asia
  24. Pelatih Malaysia: Suporter Indonesia Fantastis, tapi..
  25. Kunci Kemenangan Malaysia: Matikan Egy, Todd, dan Saddil
  26. Jawaban Indra Sjafri soal Egy Jadi Starter dan Kekalahan Adu Penalti
  27. Indonesia Takluk di Tangan Malaysia
  28. Timnas U-19 dan Nasib Indonesia di Titik 12 Pas
  29. Diwarnai Insiden Mati Lampu, Indonesia Takluk di Tangan Malaysia
  30. Myanmar Lebih Memilih Bentrok dengan Malaysia di Final
  • Card 10 of 30
Bola

Bungkam Myanmar, Malaysia Raih Gelar Piala AFF U-19

Patrick Pinaria    •    14 Juli 2018 21:06

Pesepak bola Myanmar U-19 Nan Htike Zaw (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Malaysia U-19 Muhammad Zahril Azri (tengah) dalam Final Piala AFF U-19 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (14/7) (Foto: ANTARA/M Risyal Hidayat) Pesepak bola Myanmar U-19 Nan Htike Zaw (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Malaysia U-19 Muhammad Zahril Azri (tengah) dalam Final Piala AFF U-19 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (14/7) (Foto: ANTARA/M Risyal Hidayat)

Sidoarjo: Malaysia memastikan diri sebagai juara Piala AFF U-19. Prestasi itu didapat usai Young Tigers mengalahkan Myanmar dengan skor 4-3 pada babak final, Sabtu 14 Juli.

Skor memang menggambarkan situasi pertandingan. Kedua tim tampil agresif sepanjang pertandingan. Aksi balas membalas peluang pun terjadi sejak awal babak pertama.

Keunggulan mampu dibuka terlebih dahulu oleh Malaysia. Mereka sukses mencetak gol pada menit ketiga lewat gol Awang Faiz. 

Unggul satu gol, Malaysia tidak mengendurkan serangan. Tim besutan Bojan Hodak tersebut mampu menambah keunggulan pada menit ke-18. Gol dicetak oleh Nik Akif.

Baca: Resmi, Chelsea Rekrut Jorginho

Tertinggal dua gol tidak lantas membuat para pemain Myanmar patah arang. Buktinya, tim yang berjuluk The White Angels tersebut mampu memperkecil ketinggalan melalui gol Win Naing Tun.

Gol tersebut tampak menambah membangkitkan semangat para pemain Myanmar. Mereka sukses menyamakan kedudukan lewat gol Myat Kaung Khant.

Myanmar semakin percaya diri usai menyamakan kedudukan. Bahkan, mereka sukses mencetak gol pembalik keadaan berkat gol Khant pada menit ke-31.

Hingga turun minum, kedua tim tidak lagi mencetak gol tambahan. Skor 3-2 bertahan.

Baca: Pogba Ditawarkan ke Barcelona

Situasi pertandingan tidak berubah ketika memasuki babak kedua. Kedua tim masih menunjukkan permainan agresif.

Gol pun kembali terjadi. Kali ini, diciptakan oleh Malaysia lewat Shivan Pillay. Gol tersebut membuat kedudukan berimbang menjadi 3-3.

Malaysia akhirnya memastikan diri menjadi pemenang pada laga ini. Itu terjadi setelah Akif sukses membobol gawang Myanmar di akhir pertandingan. Malaysia menang dengan skor 4-3.

Bagi Malaysia, meraih gelar Piala AFF U-19 terasa istimewa. Sebab, ini merupakan gelar perdana mereka pada turnamen tersebut. Sebelumnya, pencapaian terbaik mereka hanya menjadi runner-up sebanyak lima kali.


Video: Menyusuri Keindahan Kota Terindah di Dunia, St. Petersburg, #SalamdariRusia

 

piala aff u-19
30cards

piala aff u-19

Updated 14 November 2018 23:55
  1. Pelatih Timor Leste Kritik Rumput SUGBK yang Buruk
  2. Sekjen PSSI Beberkan Sumber Masalah Suporter Indonesia
  3. Juru Taktik Malaysia U-19 Tertarik Melatih Klub Indonesia
  4. Situasi Mepet dan Kejelian Hodak Menjadikan Malaysia Jawara Asia Tenggara
  5. Kekurangan Timnas U-19 di Mata Indra Sjafri
  6. Permohonan Maaf Indra Sjafri kepada Masyarakat Indonesia
  7. Timnas U-19 Bikin Thailand Patah Hati
  8. Timnas U-19 Beruntung Bisa Kalahkan Thailand
  9. Taklukkan Thailand, Timnas U-19 Juara Tiga Piala AFF
  10. Bungkam Myanmar, Malaysia Raih Gelar Piala AFF U-19
  11. Taklukkan Thailand, Indonesia Rebut Posisi Ketiga Piala AFF U-19
  12. Gasak Thailand, Timnas U-19 Finis di Posisi Ketiga
  13. Laga Timnas U-19 vs Thailand Sepi Penonton
  14. Susunan Pemain Timnas U-19 vs Thailand: Tidak Ada Egy dan Saddil
  15. Jadwal Final dan Perebutan Tempat Ke-3 Piala AFF U-19 2018
  16. Dokter Tim: Tipis, Peluang Saddil Tampil Lawan Thailand
  17. Cedera Egy Tidak Serius
  18. Egy dan Saddil Belum Tentu Main Lawan Thailand
  19. Indonesia Kalah Adu Penalti dari Malaysia
  20. Statistik Egy Maulana Vikri di Semifinal Piala AFF U-19
  21. PSSI Akan Evaluasi Indra Sjafri Usai Piala AFF U-19
  22. Plus Minus Suporter Timnas Indonesia U-19
  23. Gagal di Piala AFF U-19, PSSI Songsong Piala Asia
  24. Pelatih Malaysia: Suporter Indonesia Fantastis, tapi..
  25. Kunci Kemenangan Malaysia: Matikan Egy, Todd, dan Saddil
  26. Jawaban Indra Sjafri soal Egy Jadi Starter dan Kekalahan Adu Penalti
  27. Indonesia Takluk di Tangan Malaysia
  28. Timnas U-19 dan Nasib Indonesia di Titik 12 Pas
  29. Diwarnai Insiden Mati Lampu, Indonesia Takluk di Tangan Malaysia
  30. Myanmar Lebih Memilih Bentrok dengan Malaysia di Final