• Card 26 of 30
Pilkada

Polisi dan TNI Kawal Pedemo di Kemendagri

M Sholahadhin Azhar    •    06 Juli 2018 13:55

Sejumlah anggota polisi dan TNI melakukan apel pengamanan untuk mengawal massa aksi di kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Jumat, 6 Juli 2018. Medcom.id/ M Sholahadhin Azhar. Sejumlah anggota polisi dan TNI melakukan apel pengamanan untuk mengawal massa aksi di kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Jumat, 6 Juli 2018. Medcom.id/ M Sholahadhin Azhar.

Jakarta: Massa yang mengatasnamakan gerakan Aksi 67 berencana melakukan unjuk rasa di depan Kementerian Dalam Negeri. Mereka memprotes keputusan Mendagri Tjahjo Kumolo yang melantik Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Mochamad Iriawan.

Pantauan Medcom.id, ratusan anggota polisi dan TNI sudah menggelar apel pengamanan di lapangan upacara bendera Kemendagri.

"Aksi 67 ini, nanti yang kesini akan ada perwakilan dan diterima oleh perwakilan dari kemendagri, ruangnya pun sudah ada. Kalau mereka datang dengan massa yang banyak, kita sudah siap," kata anggota polisi yang memimpin apel di lokasi, Jumat, 6 Juli 2018.

Baca: Komjen Iriawan Resmi Menjabat Sebagai Pj Gubernur Jabar

Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan Kemendagri, Bahtiar menyatakan, pihaknya tak mempermasalahkan unjuk rasa itu. Ia siap menerima perwakilan aksi di kantor Kemendagri.

"Kita terima saja, kalau mereka ada perwakilannya kita siap terima, nanti saya sendiri yang menerima aspirasi mereka dari perwakilannya. Ini suatu yang biasa saja," ungkap Bahtiar.

Di lokasi, sejumlah mobil taktis juga sudah disiapkan, seperti Baracuda dan kawat berduri untuk membatasi massa. Ada tiga baracuda di depan Kemendagri serta mobil anti huru-hara.

Baca: Kemendagri: Pelantikan Iriawan Sesuai UU