• Card 1 of 30
Nasional

Pemprov tak Mempersalahkan PKL di Trotoar Jati Baru

M Sholahadhin Azhar    •    28 Desember 2017 11:24

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Foto: Rosa Panggabean/Antara Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. Foto: Rosa Panggabean/Antara

Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tak mempermasalahkan masih adanya pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di atas trotoar Jati Baru, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Pemprov DKI tak akan bersikap represif terhadap PKL.

"Selama transisi ini terus secara persuasif memberikan (pemahaman). Saya sampaikan yang baru, kita tidak boleh represif," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno di Cibubur, Jakarta Timur, Kamis, 28 Desember 2017.

Sandi meminta semua pihak agar tidak memberi label miring kepada PKL. Selama ini kesan PKL selalu berkonotasi negatif. Padahal, para pedagang ini adalah pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM).

Menurut dia, PKL berkontribusi aktif memberi lapangan kerja dan menggerakkan roda perekonomian. "Mereka tidak seperti konglomerat besar yang selalu meminta keringanan kiri kanan, ngemplang pajak, tidak bayar pajak. Mereka ini bertugas sehari-hari untuk menyiapkan nafkah mereka sendiri," katanya.


PKL menggelar dagangannya di trotoar yang seharusnya bebas dari lapak pedagang di Tanah Abang. Foto: MI/Susanto

Dewan Pembina Partai Gerindra ini pun meminta persoalan yang terjadi di Jati Baru dilihat secara menyeluruh. Menurut dia, pihaknya sudah menyediakan lahan usaha yang langsung menarik minat pelaku Usaha Masyarakat Kecil Menengah (UMKM). 

Pendataan awal ada 394 PKL yang bakal ditempatkan di tenda yang ada di badan jalan. Namun begitu diaplikasikan, banyak PKL yang menyerbu tenda tersebut.

Menurut Sandi, masih adanya PKL di trotoar sebagai dampak susulan. Ia berjanji akan memberikan solusi konkret untuk menyelesaikan masalah PKL.

"Saya sampaikan kepada Pol PP (untuk) beri mereka penataan. Beri mereka penertiban yang manusiawi. Mereka, yang masih ada di trotoar itu diarahkan kemana," sebut Sandi.

Baca: Sandiaga tak bisa Paksa Pembeli Kembali ke Blok G

Pedagang Kaki Lima (PKL) Tanah Abang kembali merambah trotoar pejalan kaki di kawasan Jalan Jati Baru, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Sebab, hanya sebagian PKL yang mendapatkan tenda untuk berjualan di badan jalan depan Stasiun Tanah Abang.

Dari pantauan Medcom.id, sejumlah PKL kembali merambah trotoar untuk pejalan kaki. Sejumlah pedagang pakaian yang menjajakan barang dagangan mereka melebihi batas garis kuning yang diperuntukkan bagi penyandang disabilitas.

"Saya belum dapat tenda jadi berjualan di sini," kata Sumiyati, salah satu pedagang, Jumat, 22 Desember 2017.