• Card 18 of 30
Nasional

Anggota TGUPP Bantah Terima Politik Balas Budi Anies

Amanda Ariesta Aprilia    •    03 Januari 2018 22:27

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berfoto dengan TGUPP Komite Bidang Pencegahan Korupsi. Foto: Medcom.id/Whisnu Mardiansyah. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berfoto dengan TGUPP Komite Bidang Pencegahan Korupsi. Foto: Medcom.id/Whisnu Mardiansyah.

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menunjuk Tatak Ujiyati menjadi Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) di Bidang Riset dan Assesment Komite Pencegahan Korupsi DKI Jakarta.

Tatak Ujiyati mengatakan bahwa Anies menunjuk dirinya baru seminggu yang lalu untuk terlibat menjadi tim TGUPP. Tatak juga membantah bahwa ia dipilih karena adanya balas budi Gubernur terkait Pilkada DKI Jakarta.

"Saya tidak terlibat langsung pilkada DKI Jakarta, tapi cuma riset independen" kata Tatak Ujiyati saat dihubungi, Rabu, 3 Januari 2017.

Baca juga: Anies Umumkan TGUPP Komite Pencegahan Korupsi

Tatak mengaku telah mengenal Anies sejak bekerjasama di Partnership for Governance in Indonesia atau Kemitraan untuk Tata Pemerintahan yang Baik. Dari situ, Tatak mengatakn Anies tahu dan mengenali dirinya.

"Setelah kerja bareng Pak Anies di Kemitraan untuk Tata Pemerintahan yang Baik itulah, Pak Anies jadi tau kredibilitas saya" kata Tatak.

Baca juga: Ini Profil 5 Anggota Komite Pencegahan Korupsi DKI

Tugas pertama yang diberikan oleh gubernur yaitu merumuskan perubahan sistemik, mengenai tata kelola pemerintahan. Selanjutnya Tatak diminta untuk mengefektifkan pendapatan, dengan cara melakukan pencegahan pembocoran akibat potensi pendapatan yang belum diatur.

"Untuk sekarang ketika pemerintahan Pak Anies selama 2 bulan, revenue (pendapatan) sudah naik 105% dari target. Karena sebenernya potensi pendapatan Jakarta besar sekali," terang Tatak.