• Card 1 of 30
Nasional

Sri Mulyani Kritik 6.000 Kegiatan di Era Anies-Sandi

LB Ciputri Hutabarat    •    27 Desember 2017 14:59

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani. (Foto: MI/Ramdani) Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani. (Foto: MI/Ramdani)

Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani menyindir kuantitas program dan kegiatan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Ani mempertanyakan cara Anies-Sandi mengawasi ratusan program di tahun 2018.

"DKI punya 207 program. Saya enggak tahu Pak Anies dan Pak Sandi bisa tracking enggak itu program kalau pakai e-basedata harusnya bisa dillihat mana yang jalan atau tidak," kata Sri di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu, 27 Desember 2017.

Ani mengungkapkan 207 program itu diturunkan ke dalam 6.287 kegiatan. Dia kemudian mempertanyakan jenis kegiatan yang dianggarkan oleh Anies-Sandi.

"Mungkin lebih banyak pimpronya (pemimpin proyek) daripada Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dibandingkan yang betul-betul melayani," kata Ani.

Dia berharap pemerintah DKI bisa membuka seluas-luasnya kegiatan dan program DKI bagi masyarakat. Tujuannya agar ribuan program tersebut bisa sama-sama diawasi oleh masyarakat.

"Kalau 6.000 kan susah rakyat juga enggak tahu mana yang sebenarnya harus saya monitor sehingga dari segi akuntabilitas akan lebih sulit," ujar dia.

Terakhir Ani meminta Anies-Sandi lebih mengefisienkan jenis program dan kegaiatan di APBD DKI 2018 yang berjumlah Rp77,1 triliun. "Dari segi efektivitas kalau program tersebar di banyak kegiatan maka tidak akan fokus. Lebih baik diefisienkan," pungkas dia.