• Card 1 of 30
Nasional

Anies Sarankan PNS Ambil Cuti bila tak Mau Masuk Kerja

Nur Azizah    •    27 Desember 2017 09:30

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan - Medcom.id/Nur Azizah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan - Medcom.id/Nur Azizah

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) datang tepat waktu di hari pertama kerja usai libur panjang. Biasanya, ada saja pegawai yang telat atau bahkan bolos. 

Anies menuturkan, bila berencana tidak hadir, sebaiknya PNS mengajukan cuti dari hari sebelumnya. Ia mengaku tak masalah bila PNS tidak hadir dengan alasan yang jelas.

"Bagi semua pegawai ada aturan kedisiplinan. Semua harus tepat  waktu, tunaikan pekerjaan dengan tuntas, dan bila berencana untuk tidak datang maka harus dari awal mengajukan cuti," kata Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu, 27 Desember 2017.

Mantan Menteri Pendidikan RI itu tak menampik ada sejumlah PNS yang tidak hadir di hari pertama masuk kerja usai libur panjang. Beberapa di antaranya tengah menjalani ibadah umrah dan sedang berada di luar kota.

(Baca juga: Sumarsono Ancam Demosi bagi PNS yang Terlambat)

"Karena ada yang ajukan cuti, ada yang di luar kota dan ada yang umrah. Tapi kita tetap saja akan jalankan semua aturan dengan tertib dan disiplin," pungkas dia.

Di kepemimpinan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono PNS yang terlambat masuk diberikan sanksi.  Sanksi diberikan berdasarkan undang-undang ASN yang mengatur kedispilinan. 

Tak tanggung-tanggung, Sumarsono akan menurunkan jabatan PNS yang nakal. Sementara di masa kepemimpinan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tegas memotong tunjangan kinerja daerah bagi PNS yang datang terlambat.

(Baca juga: Ahok tak Menoleransi PNS DKI Telat Ngantor)