• Card 1 of 30
Nasional

Pemprov DKI Klaim Sumur Resapan di Balai Kota Berfungsi Baik

Muhammad Al Hasan    •    18 April 2018 16:06

Ilustrasi Balai Kota Jakarta - MI/Galih Pradipta. Ilustrasi Balai Kota Jakarta - MI/Galih Pradipta.

Jakarta: Pemprov DKI mengklaim lingkungan Balai Kota sudah menyediakan sumur resapan dan instalasi pengelolaan air limbah serta pemanfaatan air tanah sesuai Pergub Nomor 20 Tahun 2013 tentang Sumur Resapan. Balai Kota disebut tidak menggunakan air tanah. 

"Di sini kami menggunakan air PDAM, terus untuk yang air limbah kita recycle lagi, untuk menyiram tanaman. Saya rasa sudah sesuai dengan Pergub," kata Kasubbag Jaringan Air dan Telekomunikasi Kantor Balai Kota DKI Jakarta, Johariady, saat berbincang dengan Medcom.id di kantornya, Rabu, 18 April 2018.

Johar mengungkapkan saat ini terdapat delapan sumur resapan di kompleks Balai Kota. Namun, dia tidak bisa memerinci kedalaman sumur, dan daya tampung. Sebab dia mengaku tidak memegang datanya.

"Di sini ada sekitar delapan di depan dan belakang kompleks," kata Johar. 

(Baca juga: Anies Belum Periksa Sumur Resapan di Balai Kota DKI)

Dia memastikan seluruh sumur resapan berfungsi dengan baik. Bahkan, kata dia, telah tersinergi dengan sistem pengolahan air limbah. 

"Intinya ada dan berfungsi bersama sewage treatment plant," kata dia.

Terkait pelaksanaan inspeksi air tanah yang dilakukan Pemprov, Johar menyebut, di Balai Kota sering dilakukan inspeksi. Bahkan, Balai Kota sudah punya pekerja harian yang memastikan keseluruhan sistem berjalan baik.

"Kalau kita selalu kontrol rutin, selalu kita jadwalkan untuk kontrol karena kita ada petugas harian," kata Johar.

Kadis Cipta Karya dan Tata Ruang Benny Agus Chandra juga memastikan lingkungan Balai Kota sudah memiliki sumur resapan. "Kalau sumur resapan pasti ada hanya saya lupa jumlahnya, tapi yang pasti cukup dalam," kata Benny terpisah. 

(Baca juga: Puluhan Gedung di Jakarta tak Taat Aturan)