• Card 18 of 30
Nasional

Khofifah Laporkan Rekapitulasi Pilgub Jatim ke Romy

M Sholahadhin Azhar    •    09 Juli 2018 13:02

Gubernur Jatim terpilih, Khofifah Indar Parawansa (kiri), menemui Ketum PPP Romahurmuziy (kanan). Foto: Medcom.id/M Sholahadhin Azhar. Gubernur Jatim terpilih, Khofifah Indar Parawansa (kiri), menemui Ketum PPP Romahurmuziy (kanan). Foto: Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.

Jakarta: Calon gubernur terpilih Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa melaporkan perhitungan suara KPU Provinsi Jatim kepada Ketum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy (Romy). Keduanya bertemu di DPP PPP.

"Saya ingin sampaikan proses hitungan di KPU Provinsi sudah selesai, diumumkan bahwa paslon nomor satu unggul 7,11 persen," kata Khofifah di lokasi, Senin, 9 Juli 2018.

Dalam hitungan, pasangan Khofifah-Emil Elestianto Dardak mendapatkan 53,55 persen atau 10.465.218 suara. Sementara itu, Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno meraup 46,45 persen dukungan atau 9.076.014 suara. 

Namun, Khofifah menyampaikan ada sedikit masalah. Dari dua saksi KPU Provinsi, satu tak menandatangani berita acara.

"Ada yang tidak tandatangani satu orang dari paslon nomor 2. Yang tak tanda tangan, karena ada saksi dari TPS (tempat pemungutan suara) yang mengaku tidak menerima D1 tapi diklarifikasi, ternyata saksinya waktu itu enggak hadir," kata Khofifah.

Baca: Khofifah Menyambangi DPP PPP

Di kesempatan yang sama, Romy menyebut PPP tak terlalu mempermasalahkan tanda tangan saksi. Yang jelas, saat ini selisihnya 7,11 persen. Menurut aturan pemilu, kemenangan ini mustahil untuk digugat.

"Untuk provinsi dengan 12 juta penduduk, maka selisihnya setengah persen (baru bisa digugat). Tentu ini sangat jauh, sehingga tak mungkin lagi pilkada Jatim digugat," kata Romy.

Menurut dia, jika ada yang menggugat, hal tersebut adalah hasil dari dampak psikologis. Penggugat mengira menang, tetapi dinyatakan kalah. 

Sementara itu, dalam kunjungan ini, Khofifah hadir bersama pasangannya di Pilgub Jatim 2018, Emil Dardak. Setelah dari PPP, rencananya mantan Menteri Sosial itu akan bertandang ke DPP NasDem di Gondangdia, Jakarta Pusat.