• Card 1 of 30
Pilkada

Dukung Gus Ipul, PKS Ogah Disebut Berkoalisi dengan PDIP

Ilham wibowo    •    11 Januari 2018 13:09

Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid--Medcom.id/Ilham Wibowo Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid--Medcom.id/Ilham Wibowo

Jakarta: Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid menganggap dukungan partainya di Pilkada Jawa Timur hanya untuk kandidat calon. Meski mendukung Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul, PKS ogah disebut berkoalisi dengan PDI Perjuangan (PDIP). 

"Saya tegaskan, kita (PKS) koalisi dengan Gus Ipul," kata Hidayat di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Kamis, 11 Januari 2018. 

Saat ini, Gus Ipul yang berpasangan dengan Puti Guntur Soekarno resmi diusung PKB dan PDIP. Pasangan ini pun disebut telah mendapat dukungan dari PKS dan Partai Gerindra. 

Meski demikian, Hidayat mengklaim dukungan partainya murni hanya sebatas untuk kemajuan wilayah Jatim.  

"Kami mendukung Gus Ipul menjadi cagub itu tidak terkait dengan lain-lain. Jadi ketika Gerindra sama dengan PKS ya, itu menegaskan kita mengupayakan yang terbaik untuk Jatim," ujarnya. 

Baca: PKS Dukung Gus Ipul-Anas

Wakil ketua MPR RI ini memaparkan ajang Pilkada berbeda dengan pemilihan presiden yang wajib membutuhkan koalisi partai poltik. Dalam UUD, kata dia, dijelaskan pemilihan kepala daerah hanya dilakukan secara demokratis tanpa perlu koalisi parpol. Sehingga muncul calon perseorangan bilamana sesesorang berminat mencalonkan diri secara mandiri. 

"Tidak ada koalisi antarpartai (di pilkada), yang ada koalisi dengan kandidat," ujarnya.



Hidayat menambahkan unsur kedekatan  menjadi alasan lain PKS mendukung Gus Ipul. Jauh sebelum diusung oleh beberapa partai politik, kata dia, Gus Ipul sempat meminta dukungan ke PKS untuk maju di Pilkada Jatim.

"Sebagaimana disampaikan Gus Ipul dan rilis PKS Jatim, Gus Ipul itu sudah jauh-jauh hari meminang PKS, jauh sebelum ke partai lain. Gus Ipul mengakui hubungan dengan PKS sudah lama," pungkasnya.