• Card 1 of 30
Pilkada

Khofifah Sebut Kekayaan Berasal dari Almarhum Suami

Daviq Umar Al Faruq    •    15 April 2018 19:12

Calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri Harlah Muslimat NU ke-72 dan Harlah Fatayat NU ke-68 di GOR Ken Arok, Kota Malang, Minggu 15 April 2018. (Medcom.id/DAVIQ UMAR AL FARUQ) Calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri Harlah Muslimat NU ke-72 dan Harlah Fatayat NU ke-68 di GOR Ken Arok, Kota Malang, Minggu 15 April 2018. (Medcom.id/DAVIQ UMAR AL FARUQ)

Malang: Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa-EMil Elistianto Dardak menjadi pasangan terkaya dibanding paslon lainnya. Khofifah menanggapi santai. 

"Biasa-biasa saja bagi saya," ujar Khofifah saat menghadiri Harlah Muslimat NU ke-72 dan Harlah Fatayat NU ke-68 di GOR Ken Arok, Kota Malang, Minggu 15 April 2018.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang didapat dari KPK kepada KPU Jatim, harta kekayaan Khofifah sebesar Rp23.552.699.762.

Baca: Khofifah-Emil Paslon Terkaya di Pilgub Jatim

Khofifah meluruskan, harta kekayaannya berasal dari sejumlah aset yang dimiliki oleh almarhum suaminya, Indar Parawansa. "Harta kekayaan saya bukannya nambah, tapi karena suami saya punya banyak tanah di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah," imbuhnya. 

Khofifah meminta agar masyarakat tak sekadar melihat LHKPN saat akan pemilihan gubernur. Tapi, saat dirinya masih menjadi menteri sosial. 

"Jangan melihat LKHPN ini saja, lihat LHKPN pada Pilgub 2008, Pilgub 2013, kemudian lihat LKPN pada saat saya jadi menteri. Jadi melihatnya harus diurutkan," jelasnya.

Dia mengimbau masyarakat, agar tak lupa untuk melaporkan LHKPN secara rutin. "Saya sampaikan sebaiknya LKHPN dilaporkan setiap tahun, jadi lebih enak rasanya. Kita bisa update secara online," pungkasnya.

Seperti diketahui, harta kekayaan Khofifah mengungguli Saifullah Yusuf sejumlah Rp 17.598.885.769. Sedangkan harta kekayaan calon wakil gubernur Emil Elistianto Dardak sebesar Rp 8.254.061.762 dan Puti Guntur Soekarno sebanyak Rp 1.865.423.077.