pilkada 2018
30cards

pilkada 2018

Updated 16 Agustus 2018 16:06
  1. Gubernur Terpilih Sulsel ‘Pensiun’ Sebagai Bupati Bantaeng
  2. KPU Tetapkan Ali Mazi - Lukman Pemenang Pilkada Sultra
  3. KPU Dinilai tak Transparan Soal Rekam Jejak Caleg
  4. Ditetapkan KPU, Harnojoyo-Fitrianti Kembali Pimpin Palembang
  5. KPU Tetapkan Arinal Gubernur Lampung Terpilih
  6. KPU Tetapkan Herman Deru-Mawardi Yahya Pemenang Pilgub Sumsel
  7. Pelantikan Kepala Daerah Digelar Tiga Tahap
  8. Pasangan JADI Berikan Bukti Dugaan Pelanggaran Pilkada Bogor ke MK
  9. Tingkat Keterpilihan Perempuan dalam Pilkada Stagnan
  10. KPK Periksa Empat Saksi Penyuap Bupati Tulungagung
  11. Peretas Situs KPU Jabar Remaja 16 Tahun
  12. KPU Sulsel Ambil Alih Tugas KPU Palopo Usai Dipecat DKPP
  13. Jadwal Pendaftaran Pilpres tak Akan Mundur
  14. Nurdin Abdullah Sebut Belanja Pegawai di Sulsel Terlalu Besar
  15. KPU Tetapkan Nurdin-Sudirman Pemenang Pilgub Sulsel
  16. Ridwan Kamil Ajak Warga Jabar Salurkan Gagasan
  17. Sengketa Pilkada di MK Terus Menurun
  18. Mayoritas Sengketa di MK Memerkarakan Politik Uang
  19. Pilkada Susulan di Kabupaten Paniai Berlangsung Aman
  20. Sistem Noken di Pilgub Papua Dituding Penuh Kecurangan
  21. Tim Transisi Nurdin-Sudirman Mulai Susun Sinkronasi Program
  22. Kang Emil Luncurkan Tim Optimasi dan Sinkronisasi Jabar
  23. Ridwan Kamil Hargai Sikap TB Hasanuddin Tolak Merapat
  24. Alasan Emil Tunjuk Mantan Komisioner KPK Pimpin Sinkronasi
  25. Oded Sah Wali Kota Terpilih Bandung
  26. Edy-Musa Terpilih Pimpin Sumut
  27. Sutarmidji-Ria Norsan Sah Menangkan Pilgub Kalbar
  28. KPU Sumut Tetapkan Edy-Ijek Gubernur dan Wagub Terpilih Sumut 2018
  29. Khofifah-Emil Kepala Daerah Terpilih Jawa Timur
  30. Bawaslu: 721 Kasus Netralitas ASN di Pilkada 2018
  • Card 1 of 30
Pilkada

Dua Laporan Untuk Bima Arya ke Panwaslu Dicabut

Rizky Dewantara    •    13 Februari 2018 22:15

 Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bogor Yustinus Elias. Foto: Medcom.id/Rizky Dewantara Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bogor Yustinus Elias. Foto: Medcom.id/Rizky Dewantara

Bogor: Gugatan dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh calon petahana Bima Arya tidak bisa dipertanggungjawabkan pelapor. Dua dugaan pelanggaran yang dilakukan Bima Arya saat menjabat sebagai Wali Kota Bogor dicabut.

Dugaan pertama terkati pelanggaran dalam pelantikan pejabat struktural dan fungsional yang dilakukan oleh Bima Arya.

"Tadi sudah dicabut. Alasannya, saksinya tidak berani bertanggung jawab. Intinya tidak ada saksi yang bertanggung jawab. Makanya pihak Jufri sebagai pelapor mencabut gugatan itu di Panwas Kota Bogor. Dan sudah selesai itu," ungkap Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bogor, Yustinus Elias kepada Medcom.id, Selasa, 13 Februari 2018.

Yustinus juga menjelaskan, video yang dibawa pelapor Jufri Victor tidak bisa dijadikan barang bukti kuat. Sebab, tidak ada saksi menguatkan yang berani mempertanggungjawabkan video tersebut.

"Jadi kami anggap saksinya tidak ada, pelapor pun mencabut," jelasnya.

Tidak hanya gugatan mengenai pelantikan pejabat, lanjut dia, pelapor yang sama juga mencabut gugatan terkait tuduhan adanya aparatur sipil negara (ASN) yang terlibat kampanye. Video berbeda yang dijadikan bukti pelapor juga dicabut karena alasan sama.

"Ada videonya juga, tapi saksinya yang mau bertanggung jawab tidak ada. Dan sudah dicabut juga laporannya," terang dia.

Sejauh ini, Panwaslu Kota Bogor belum menerima laporan aduan lain dari masyarakat selain dari Jufri.

Sementara itu, Tim Advokasi Baraya Bima Arya-Dedie Rachim (BBM), Desta Amadeus, mengungkapkan, setelah dipelajari dan dianalisa, delik aduan terhadap Bima Arya Sugiarto memang tidak memenuhi unsur pelanggaran.

"Rotasi jabatan yang dilakukan Wali Kota Bogor sudah sesuai prosedural hukum. Persetujuan Mendagri melalui Dirjen Otonomi Daerah juga sudah ada. Artinya semua sudah sesuai regulasi.

Sambung Desta, terkait laporan terhadap dua camat dalam dugaan keterlibatan kampanye juga tidak memenuhi unsur delik pelanggaran karena saat acara berlangsung, Bima Arya masih menjabat Wali Kota Bogor.

"Yang notabene saat itu Bima Arya memeliki otoritas penuh terhadap bawahannya, termasuk di dalamnya camat," jelasnya.

pilkada 2018
30cards

pilkada 2018

Updated 16 Agustus 2018 16:06
  1. Gubernur Terpilih Sulsel ‘Pensiun’ Sebagai Bupati Bantaeng
  2. KPU Tetapkan Ali Mazi - Lukman Pemenang Pilkada Sultra
  3. KPU Dinilai tak Transparan Soal Rekam Jejak Caleg
  4. Ditetapkan KPU, Harnojoyo-Fitrianti Kembali Pimpin Palembang
  5. KPU Tetapkan Arinal Gubernur Lampung Terpilih
  6. KPU Tetapkan Herman Deru-Mawardi Yahya Pemenang Pilgub Sumsel
  7. Pelantikan Kepala Daerah Digelar Tiga Tahap
  8. Pasangan JADI Berikan Bukti Dugaan Pelanggaran Pilkada Bogor ke MK
  9. Tingkat Keterpilihan Perempuan dalam Pilkada Stagnan
  10. KPK Periksa Empat Saksi Penyuap Bupati Tulungagung
  11. Peretas Situs KPU Jabar Remaja 16 Tahun
  12. KPU Sulsel Ambil Alih Tugas KPU Palopo Usai Dipecat DKPP
  13. Jadwal Pendaftaran Pilpres tak Akan Mundur
  14. Nurdin Abdullah Sebut Belanja Pegawai di Sulsel Terlalu Besar
  15. KPU Tetapkan Nurdin-Sudirman Pemenang Pilgub Sulsel
  16. Ridwan Kamil Ajak Warga Jabar Salurkan Gagasan
  17. Sengketa Pilkada di MK Terus Menurun
  18. Mayoritas Sengketa di MK Memerkarakan Politik Uang
  19. Pilkada Susulan di Kabupaten Paniai Berlangsung Aman
  20. Sistem Noken di Pilgub Papua Dituding Penuh Kecurangan
  21. Tim Transisi Nurdin-Sudirman Mulai Susun Sinkronasi Program
  22. Kang Emil Luncurkan Tim Optimasi dan Sinkronisasi Jabar
  23. Ridwan Kamil Hargai Sikap TB Hasanuddin Tolak Merapat
  24. Alasan Emil Tunjuk Mantan Komisioner KPK Pimpin Sinkronasi
  25. Oded Sah Wali Kota Terpilih Bandung
  26. Edy-Musa Terpilih Pimpin Sumut
  27. Sutarmidji-Ria Norsan Sah Menangkan Pilgub Kalbar
  28. KPU Sumut Tetapkan Edy-Ijek Gubernur dan Wagub Terpilih Sumut 2018
  29. Khofifah-Emil Kepala Daerah Terpilih Jawa Timur
  30. Bawaslu: 721 Kasus Netralitas ASN di Pilkada 2018