pilkada 2018
30cards

pilkada 2018

Updated 20 Mei 2018 18:10
  1. Surat Suara Pilgub Jateng Mulai Disortir
  2. Anton Charliyan Dipanggil Bawaslu
  3. Gus Ipul Nilai Pilgub Jatim Seperti El Clasico
  4. Enthus Meninggal, Azizah Jadi Calon Bupati Tegal
  5. Ganjar Ngabuburit Dengan Gowes Sembari Berbagi Rezki
  6. Tujuh Kades di Kerinci Jalani Sidang Pelanggaran Pilkada
  7. Dua Kepala Suku Kabupaten Puncak Papua Datangi DKPP
  8. Cara Djarot Jalani Puasa Pertama
  9. Surat Suara Pilbup Tegal bakal Dicetak Ulang
  10. Ketua PCNU Tegal Kandidat Kuat Pengganti Enthus
  11. Danny Pomanto Belum Menyerah Walau Digagalkan Nyalon
  12. KPU Makassar Pastikan Pilkada Makassar Tetap Satu Paslon
  13. Ridwan Kamil Ingin Hidupkan Pasar Malam Kuliner
  14. Ridwan Kamil 'Sprint' Kampanye di Bulan Ramadan
  15. Mimpi Besar Emil dalam Membangun Madura
  16. Pendidikan Jadi Prioritas Uu di Jabar
  17. PKB Siapkan Pengganti Enthus
  18. Tindakan Sudrajat-Syaikhu Dinilai Konyol
  19. Masyarakat Diminta Laporkan Cakada yang Kampanye di Masjid
  20. Debat Pilkada 2018: Jawa Barat, Pasangan Calon Nomor Urut 1
  21. Debat Pilkada 2018: Jawa Barat, Pasangan Calon Nomor Urut 2
  22. Benahi KBU, Emil akan Ciptakan Badan Koordinasi Bandung Raya
  23. Emil Tekankan Pentingnya Koordinasi dalam Penyelesaian Banjir Bandung
  24. RK-Uu Ingin Bikin SMK Tingkatkan Anak Muda terhadap Pertanian
  25. Ini Hanya Masalah Judul-judulan, Pak Syaikhu..
  26. Kang Emil Jual Konsep Pertanian Infus
  27. Kang Emil Buka Debat dengan Ajakan Lawan Terorisme
  28. Ketua MK Bahas Persiapan Sengketa Pilkada dengan Presiden
  29. Jokowi tak Mau Perbedaan Memecah Belah
  30. Kutipan Menarik 2 Paslon pada Debat Pilkada Sumatera Utara 2018
  • Card 1 of 30
Pilkada

Dua Laporan Untuk Bima Arya ke Panwaslu Dicabut

Rizky Dewantara    •    13 Februari 2018 22:15

 Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bogor Yustinus Elias. Foto: Medcom.id/Rizky Dewantara Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bogor Yustinus Elias. Foto: Medcom.id/Rizky Dewantara

Bogor: Gugatan dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh calon petahana Bima Arya tidak bisa dipertanggungjawabkan pelapor. Dua dugaan pelanggaran yang dilakukan Bima Arya saat menjabat sebagai Wali Kota Bogor dicabut.

Dugaan pertama terkati pelanggaran dalam pelantikan pejabat struktural dan fungsional yang dilakukan oleh Bima Arya.

"Tadi sudah dicabut. Alasannya, saksinya tidak berani bertanggung jawab. Intinya tidak ada saksi yang bertanggung jawab. Makanya pihak Jufri sebagai pelapor mencabut gugatan itu di Panwas Kota Bogor. Dan sudah selesai itu," ungkap Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bogor, Yustinus Elias kepada Medcom.id, Selasa, 13 Februari 2018.

Yustinus juga menjelaskan, video yang dibawa pelapor Jufri Victor tidak bisa dijadikan barang bukti kuat. Sebab, tidak ada saksi menguatkan yang berani mempertanggungjawabkan video tersebut.

"Jadi kami anggap saksinya tidak ada, pelapor pun mencabut," jelasnya.

Tidak hanya gugatan mengenai pelantikan pejabat, lanjut dia, pelapor yang sama juga mencabut gugatan terkait tuduhan adanya aparatur sipil negara (ASN) yang terlibat kampanye. Video berbeda yang dijadikan bukti pelapor juga dicabut karena alasan sama.

"Ada videonya juga, tapi saksinya yang mau bertanggung jawab tidak ada. Dan sudah dicabut juga laporannya," terang dia.

Sejauh ini, Panwaslu Kota Bogor belum menerima laporan aduan lain dari masyarakat selain dari Jufri.

Sementara itu, Tim Advokasi Baraya Bima Arya-Dedie Rachim (BBM), Desta Amadeus, mengungkapkan, setelah dipelajari dan dianalisa, delik aduan terhadap Bima Arya Sugiarto memang tidak memenuhi unsur pelanggaran.

"Rotasi jabatan yang dilakukan Wali Kota Bogor sudah sesuai prosedural hukum. Persetujuan Mendagri melalui Dirjen Otonomi Daerah juga sudah ada. Artinya semua sudah sesuai regulasi.

Sambung Desta, terkait laporan terhadap dua camat dalam dugaan keterlibatan kampanye juga tidak memenuhi unsur delik pelanggaran karena saat acara berlangsung, Bima Arya masih menjabat Wali Kota Bogor.

"Yang notabene saat itu Bima Arya memeliki otoritas penuh terhadap bawahannya, termasuk di dalamnya camat," jelasnya.

pilkada 2018
30cards

pilkada 2018

Updated 20 Mei 2018 18:10
  1. Surat Suara Pilgub Jateng Mulai Disortir
  2. Anton Charliyan Dipanggil Bawaslu
  3. Gus Ipul Nilai Pilgub Jatim Seperti El Clasico
  4. Enthus Meninggal, Azizah Jadi Calon Bupati Tegal
  5. Ganjar Ngabuburit Dengan Gowes Sembari Berbagi Rezki
  6. Tujuh Kades di Kerinci Jalani Sidang Pelanggaran Pilkada
  7. Dua Kepala Suku Kabupaten Puncak Papua Datangi DKPP
  8. Cara Djarot Jalani Puasa Pertama
  9. Surat Suara Pilbup Tegal bakal Dicetak Ulang
  10. Ketua PCNU Tegal Kandidat Kuat Pengganti Enthus
  11. Danny Pomanto Belum Menyerah Walau Digagalkan Nyalon
  12. KPU Makassar Pastikan Pilkada Makassar Tetap Satu Paslon
  13. Ridwan Kamil Ingin Hidupkan Pasar Malam Kuliner
  14. Ridwan Kamil 'Sprint' Kampanye di Bulan Ramadan
  15. Mimpi Besar Emil dalam Membangun Madura
  16. Pendidikan Jadi Prioritas Uu di Jabar
  17. PKB Siapkan Pengganti Enthus
  18. Tindakan Sudrajat-Syaikhu Dinilai Konyol
  19. Masyarakat Diminta Laporkan Cakada yang Kampanye di Masjid
  20. Debat Pilkada 2018: Jawa Barat, Pasangan Calon Nomor Urut 1
  21. Debat Pilkada 2018: Jawa Barat, Pasangan Calon Nomor Urut 2
  22. Benahi KBU, Emil akan Ciptakan Badan Koordinasi Bandung Raya
  23. Emil Tekankan Pentingnya Koordinasi dalam Penyelesaian Banjir Bandung
  24. RK-Uu Ingin Bikin SMK Tingkatkan Anak Muda terhadap Pertanian
  25. Ini Hanya Masalah Judul-judulan, Pak Syaikhu..
  26. Kang Emil Jual Konsep Pertanian Infus
  27. Kang Emil Buka Debat dengan Ajakan Lawan Terorisme
  28. Ketua MK Bahas Persiapan Sengketa Pilkada dengan Presiden
  29. Jokowi tak Mau Perbedaan Memecah Belah
  30. Kutipan Menarik 2 Paslon pada Debat Pilkada Sumatera Utara 2018