pilkada 2018
30cards

pilkada 2018

Updated 14 November 2018 15:17
  1. Pemutakhiran Data Pemilih Sulteng Terkendala Bencana
  2. KPU Maluku Utara Diminta Laksanakan Rekomendasi Bawaslu
  3. Sampang Rawan Konflik dalam Pemungutan Suara Ulang
  4. 7.000 Personel Amankan Pilkada Ulang di Sampang
  5. Ribuan Polisi Kawal PSU Kabupaten Sampang
  6. Pemilihan Ulang Bupati TTS Diikuti 9.000 DPT
  7. KPU Mulai Sosialisasi Pilkada Ulang di Sampang
  8. Ratusan Personel Polisi dan TNI Kawal PSU di Sampang
  9. 555 Personel TNI-Polri Kawal PSU Distrik Kabupaten Deiyai
  10. Prabowo Sebut Prospek Ekonomi Indonesia Rawan
  11. Jokowi Lantik Gubernur Kaltim dan Sumsel
  12. Pencoblosan Ulang Pilkada Sampang 27 Oktober
  13. Pemilihan Ulang di Timor Tengah Selatan Direncanakan 20 Oktober
  14. Pemungutan Suara Ulang di Sampang Digelar 27 Oktober
  15. 24 TPS di Cirebon Lakukan Pemungutan Suara Ulang
  16. Polisi-TNI Jamin Pemilu 2019 di Jawa Barat Kondusif
  17. Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Dilantik
  18. NasDem Yakin Calonnya Menang di PSU Pilwalkot Cirebon
  19. MK Minta Maluku Utara Lakukan Pemungutan Suara Ulang
  20. Gugatan Pilkada Paniai Ditolak karena Selisih Suara
  21. Gugatan Hamdan-Babay Dinilai tak Logis
  22. Dedy Bersyukur Dimenangkan MK
  23. Dedy-Jumadi Pemenang Pilwakot Tegal
  24. MK tak Temukan Pelanggaran di Pilwalkot Tegal
  25. Gubernur Bali Dukung Jokowi di Pilpres 2019
  26. KPU Sampang Didesak Segera Laksanakan Pemungutan Suara Ulang
  27. Janji Ridwan Kamil Bahagiakan Warga Jabar
  28. Ini Program 100 Hari Kerja Edy-Musa
  29. Ridwan Kamil akan Buat Grup WhatsApp Bupati dan Wali Kota di Jabar
  30. Gubernur Nurdin Disambut Ribuan Relawan di Makassar
  • Card 1 of 30
Nasional

Memberi Ruang Rasa Malu

Sjaichul Anwar    •    15 Februari 2018 06:00

Foto: Antara Foto: Antara

MENGEDEPANKAN asas praduga tak bersalah adalah harga mati. Siapa pun tak boleh menghakimi siapa pun. Prinsipnya, sebelum keluar putusan mengikat dari pengadilan, kedudukan hak semua individu sama. Di mana pun di negeri ini.

Justru di situlah tantangannya. Lebih-lebih di tahun politik seperti sekarang. Karena, selagi proses politik pemilihan kepala daerah berjalan, ternyata beberapa calon kepala daerah ditangkap karena tersandung masalah hukum.

Lalu bagaimana? Ya, tak apa-apa, pun ketika sang calon ditetapkan menjadi tersangka dan ditahan. Proses pemilihan kepala daerah tetap lanjut. Sampai finis.

Galibnya, memang demikian. Tak ada aturan yang melarang, bahkan individu yang berstatus tersangka, mencalonkan diri. Calon kepala daerah hanya disyaratkan tidak pernah sebagai terpidana atau mantan terpidana. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 Tentang Pemilihan Kepala Daerah merinci itu semua. 

Begitulah aturan mainnya. Apalagi kalau tahapan pemilihan sudah sampai masa penetapan calon. Jangankan mundur, berpikir untuk mundur saja tak bisa. Mau tidak mau, malu tidak malu, calon wajib mengikuti semua proses kontestasi pemilihan.

Kalaupun ada celah setelah penetapan, pembatalan calon cuma bisa dilakukan jika yang bersangkutan diketahui tidak memenuhi syarat. Kedapatan menggunakan ijazah palsu, misalnya. Atau sang calon meninggal. Calon kepala daerah yang dipidana sebelum tahapan pemungutan suara juga bisa dibatalkan statusnya, kecuali dia mengajukan banding.

Selain ketiga prasyarat itu, calon jangan coba-coba nekat mundur. Sanksi berat menanti: pidana dan denda, seperti termaktub dalam Pasal 191 UU 8/2015 tentang Pilkada. Calon yang sengaja balik kanan terancam penjara antara 24-60 bulan. Denda paling sedikit Rp25 miliar dan paling banyak Rp50 miliar.

Hukuman yang sama menyasar pimpinan atau gabungan pimpinan parpol. Walhasil, sampai sekarang belum ada sejarahnya ada calon mundur atau partai politik menarik dukungan di tengah gelanggang, apa pun alasannya. Bulu kuduk siapa pun bakal merinding mendapati sanksi di atas.

Kita bisa memahami, kalau ada calon mundur di tengah pertarungan, itu jelas merepotkan pemerintah dan partai politik. Mengganggu keseimbangan. Tapi, ke depan sepertinya patut dipertimbangkan ada regulasi yang memungkinan calon tersandung kasus hukum boleh mundur atau dimundurkan, misalnya, karena malu.

Sebab, kita tak bisa bayangkan, bagaimana bila calon yang telah menjadi tersangka tetap dibiarkan mengikuti pilkada, dan: menang! Celaka. Meski boleh-boleh saja, jelas ini akan mecoreng wajah demokrasi di negeri ini. 

Biarkan rasa malu, meski sejauh ini kita belum melihat--maaf--ada politikus yang menjadikan malu sebagai benteng integritas, bekerja. Berikan nurani tempat di tengah aturan yang ketat. Jangan biarkan hasil proses demokrasi kita jadi malu-maluin.

pilkada 2018
30cards

pilkada 2018

Updated 14 November 2018 15:17
  1. Pemutakhiran Data Pemilih Sulteng Terkendala Bencana
  2. KPU Maluku Utara Diminta Laksanakan Rekomendasi Bawaslu
  3. Sampang Rawan Konflik dalam Pemungutan Suara Ulang
  4. 7.000 Personel Amankan Pilkada Ulang di Sampang
  5. Ribuan Polisi Kawal PSU Kabupaten Sampang
  6. Pemilihan Ulang Bupati TTS Diikuti 9.000 DPT
  7. KPU Mulai Sosialisasi Pilkada Ulang di Sampang
  8. Ratusan Personel Polisi dan TNI Kawal PSU di Sampang
  9. 555 Personel TNI-Polri Kawal PSU Distrik Kabupaten Deiyai
  10. Prabowo Sebut Prospek Ekonomi Indonesia Rawan
  11. Jokowi Lantik Gubernur Kaltim dan Sumsel
  12. Pencoblosan Ulang Pilkada Sampang 27 Oktober
  13. Pemilihan Ulang di Timor Tengah Selatan Direncanakan 20 Oktober
  14. Pemungutan Suara Ulang di Sampang Digelar 27 Oktober
  15. 24 TPS di Cirebon Lakukan Pemungutan Suara Ulang
  16. Polisi-TNI Jamin Pemilu 2019 di Jawa Barat Kondusif
  17. Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Dilantik
  18. NasDem Yakin Calonnya Menang di PSU Pilwalkot Cirebon
  19. MK Minta Maluku Utara Lakukan Pemungutan Suara Ulang
  20. Gugatan Pilkada Paniai Ditolak karena Selisih Suara
  21. Gugatan Hamdan-Babay Dinilai tak Logis
  22. Dedy Bersyukur Dimenangkan MK
  23. Dedy-Jumadi Pemenang Pilwakot Tegal
  24. MK tak Temukan Pelanggaran di Pilwalkot Tegal
  25. Gubernur Bali Dukung Jokowi di Pilpres 2019
  26. KPU Sampang Didesak Segera Laksanakan Pemungutan Suara Ulang
  27. Janji Ridwan Kamil Bahagiakan Warga Jabar
  28. Ini Program 100 Hari Kerja Edy-Musa
  29. Ridwan Kamil akan Buat Grup WhatsApp Bupati dan Wali Kota di Jabar
  30. Gubernur Nurdin Disambut Ribuan Relawan di Makassar